Orangtua Berhenti Gunakan Baby Walker, Bisa Mengancam Keselamatan Anak

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Selasa, 02 Februari 2021 | 10:53 WIB
Orangtua Berhenti Gunakan Baby Walker, Bisa Mengancam Keselamatan Anak
Ilustrasi baby walker. (elements.envato)

Suara.com - Momen di mana akhirnya bayi bisa berjalan membawa kebahagiaan tersendiri bagi orangtua. Masing-masing anak memiliki waktu yang berbeda untuk akhirnya mulai bisa berjalan. Namun umumnya, bayi bisa berjalan saat berusia 12-18 bulan.

Tak jarang orangtua menggunakan alat bantu jalan seperti baby walker. Ini adalah jenis perlengkapan bayi yang memiliki rangka beroda dengan kursi yang di bagian tengah, terkadang dengan ikat pinggang untuk menjaga bayi tetap di tempatnya, yang memungkinkan bayi mencoba berjalan menggunakan kaki mereka.

Meski dipercaya dapat membantu bayi berjalan, namun penggunaan baby walker ini sangat tidak direkomendasikan oleh ahli.

Dilansir dari Boldsky, para ahli menganggap bahwa baby walker adalah salah satu perlengkapan bayi terkenal yang telah mengakibatkan beberapa masalah terkait bahaya kesehatan dan keselamatan pada anak-anak

Baby walker cenderung menyeret bayi untuk berjalan, meskipun mereka belum sepenuhnya siap untuk melakukannya. Karena bayi tidak memiliki kendali penuh atas langkah kakinya, saat berada di baby walker, kemungkinan mereka menabrak benda berbahaya sangat tinggi.

Bayi dengan alat bantu jalan seperti ini tinggi kemungkinannya jatuh dari tangga, patah tulang atau mengalami cedera fisik.

Ilustrasi baby walker. (elements.envato)
Ilustrasi baby walker. (elements.envato)

Jika Anda sebagai orangtua bersikeras untuk menggunakan alat bantu jalan, gunakan alat bantu jalan yang tidak akan menghalangi perkembangan anak. Seperti alat bantu jalan yang dirancang dengan cara di mana seorang anak dapat memegangnya dari belakang dan mendorongnya sambil berjalan, ini yang akan dapat dilakukan oleh seorang anak ketika dia dapat berdiri di atas kakinya dan sudah siap untuk berjalan.

Namun, pastikan bahwa orang dewasa selalu mengawasi anak Anda apa pun jenis perlengkapan bayi yang digunakan.

Sebagai orangtua, tugas yang paling utama adalah menjaga bayi tetap aman. Jadi, sangat disarankan agar orangtua berhenti membeli baby walker, terlepas dari seberapa canggih atau mahal alat tersebut.

Biarkan bayi mencapai tonggak perjalanannya saat dia siap. Jangan mencoba memaksa mereka berjalan dengan menggunakan baby walker.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gangguan Tidur Sambil Berjalan, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Gangguan Tidur Sambil Berjalan, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Selasa, 29 Desember 2020 | 13:49 WIB

Diprediksi Tak Bertahan Hidup, Pasien Ini Justru Bugar Tanpa Ventilator

Diprediksi Tak Bertahan Hidup, Pasien Ini Justru Bugar Tanpa Ventilator

News | Minggu, 20 Desember 2020 | 16:25 WIB

Mitos atau Fakta? 10 Ribu Langkah Sehari Efektif Menurunkan Berat Badan

Mitos atau Fakta? 10 Ribu Langkah Sehari Efektif Menurunkan Berat Badan

Lifestyle | Minggu, 20 Desember 2020 | 07:55 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB