Viral Bayi Histeris Kerokan Pakai Bawang Merah, Warganet Berdebat

M. Reza Sulaiman | Dinda Rachmawati | Suara.com

Selasa, 02 Februari 2021 | 11:50 WIB
Viral Bayi Histeris Kerokan Pakai Bawang Merah, Warganet Berdebat
Viral bayi histeris kerokan dengan bawang merah. (Dok. TikTok)

Suara.com - Kerokan masih menjadi salah satu cara yang digunakan banyak orang untuk mengatasi masuk angin atau tidak enak badan.

Tak hanya orang dewasa, pengobatan tradisional satu ini juga umum dilakukan pada bayi dan anak-anak.

Namun, karena kulit bayi dan anak-anak masih cukup lembut dan sensitif, kerokan tidak dilakukan dengan koisn seperti biasanya, melainkan bawang merah.

Umumnya, kerokan dengan bawang merah dilakukan dengan cara mengupas dan memotong bawang merah menjadi beberapa bagian besar.

Ada yang mencampurkan bawang dengan minyak esensial atau baby oil sebelum mengeriknya ke tubuh seperti leher atau punggung, namun ada juga yang langsung tanpa campuran.

Viral bayi histeris kerokan dengan bawang merah. (Dok. TikTok)
Viral bayi histeris kerokan dengan bawang merah. (Dok. TikTok)

Salah satunya seperti bayi satu ini. Videonya viral di TikTok dan diunggah di beberapa media sosial lainnya seperti Twitter. Video itu memperlihatkan seorang bayi laki-laki yang sedang menangis histeris karena sedang dikerok oleh sang nenek.

Seluruh punggungnya memerah karena baru saja dikerok dengan bawang merah. Ia terus menangis, membuat siapapun yang melihatnya merasa tak tega.

Namun, tantenya yang merekam momen tersebut dan mengunggahnya di akun @lily_andriyana11 malah menulis jika dirinya justru ingin tertawa melihat ponakannya menangis, dibandingkan mengasihaninya.

"Keponakan dikerokin ga kasian malah ngakak sama nangisnya. Ini dikerokin pakai bawang merah," tulisnya.

Hal ini pun menarik perhatian warganet. Video tersebut telah dilihat hingga lebih dari 110 ribu kali. Akun Twitter @tubirfess pun turut membagikannya dan mengundang respon beragam dari para pengikutnya.

"2beer! No comment deh anak bayi dikerokin kaya orang dewasa, nangis sampe teriak-teriak pas di comment dikasih tau malah bilangnya "Saya percaya sama orang jaman dulu"," tulis akun tersebut.

Bahkan, seorang dokter yang sedang mengambil sekolah spesialis anak, melalui akun TikToknya ikut berkomentar.

"Gue nggak ngerti sama video ini. Jelas-jelas anak itu udah nangis-nangis. Matanya menangis minta tolong kesakitan, badannya merah-merah iritasi, dan sampe sekarang emang ga ada penelitian tentang bagusnya dikerok untuk anak. Setahu saya sih ga ada dan ga disarankan. Aduh, bawang juga bisa bikin iritasi sih," ungkap dia.

Lainnya mengatakan, "padahal anak cukup disusuin kalo pilek yang ga sampe demam. Kalo udah MPASI ditambah makan aja sama air putih. Bamer tuh panas banget,".

Namun, tak sedikit yang mengatakan jika cara ini merupakan metode pengobatan yang wajar dan umum dilakukan.

"Btw nder, saya juga seorang ibu punya anak 2th dari bayi klo flu/commond cold bahasa kerennya, selalu alternatif pake bawang+minyak telon dr pd pake obat bahan kimia, lebih serem kasian ginjalnya. Dan Alhamdulillah gpp tuh, malah cenderung jarang flu ketimbang anak lain," kata yang lain.

"loLo kecil gapernah dikerok pake bawang nder? Anak kecil gausa dikerok anjrit, diurut aja jerit-jeritan. Lagian pake bawang ga ada unsur kekerasan kok, itu cuma dibalurin aja biar anget badannya," bela warganet lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wanita Viral Pengejek Outfit Fauzan Muncul, Akui Salah dan Minta Maaf

Wanita Viral Pengejek Outfit Fauzan Muncul, Akui Salah dan Minta Maaf

Entertainment | Jum'at, 03 April 2026 | 16:12 WIB

Penuh Perjuangan, Petugas Disdukcapil Kejar-kejaran dengan ODGJ untuk Ambil Foto KTP

Penuh Perjuangan, Petugas Disdukcapil Kejar-kejaran dengan ODGJ untuk Ambil Foto KTP

Entertainment | Jum'at, 03 April 2026 | 15:23 WIB

Detik-Detik Rudal Iran Meledak di Pemukiman Israel: Pertahanan Jebol, Serangan Masif

Detik-Detik Rudal Iran Meledak di Pemukiman Israel: Pertahanan Jebol, Serangan Masif

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 15:22 WIB

Pria Ini Ungkap Neneknya Sosok Pemetik Teh di Uang Pecahan Rp20 Ribu, Alhamdulillah Masih Sehat

Pria Ini Ungkap Neneknya Sosok Pemetik Teh di Uang Pecahan Rp20 Ribu, Alhamdulillah Masih Sehat

Entertainment | Jum'at, 03 April 2026 | 12:20 WIB

Pertunangan Anak-Anak di Madura dengan Seserahan Minyak Telon hingga Bedak Bayi Tuai Kritik

Pertunangan Anak-Anak di Madura dengan Seserahan Minyak Telon hingga Bedak Bayi Tuai Kritik

Entertainment | Jum'at, 03 April 2026 | 10:00 WIB

Hesti Purwadinata Semprot Pria yang Atur Cara Melahirkan Calon Istri

Hesti Purwadinata Semprot Pria yang Atur Cara Melahirkan Calon Istri

Entertainment | Kamis, 02 April 2026 | 08:00 WIB

Pamitan ke Kakek Nenek, Polosnya Si Cucu Bilang 'Jangan Meninggal Dulu Ya'

Pamitan ke Kakek Nenek, Polosnya Si Cucu Bilang 'Jangan Meninggal Dulu Ya'

Entertainment | Kamis, 02 April 2026 | 22:00 WIB

BGN Klarifikasi Konten Viral Susu 'Makan Bergizi Gratis' Dijual di Minimarket

BGN Klarifikasi Konten Viral Susu 'Makan Bergizi Gratis' Dijual di Minimarket

News | Kamis, 02 April 2026 | 19:35 WIB

Kisah Aipda Vicky Pengusut Kasus Korupsi: Mundur Usai Dimutasi Mendadak, Kini Bahagia Jualan Kopi

Kisah Aipda Vicky Pengusut Kasus Korupsi: Mundur Usai Dimutasi Mendadak, Kini Bahagia Jualan Kopi

Entertainment | Kamis, 02 April 2026 | 17:05 WIB

Viral Nakes Bikin Konten Joget saat Pasien Dioperasi

Viral Nakes Bikin Konten Joget saat Pasien Dioperasi

Entertainment | Kamis, 02 April 2026 | 14:12 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB