Ternyata Orgasme Saat Menstuasi Bisa Atasi PMS, Begini Penjelasannya

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 02 Februari 2021 | 19:50 WIB
Ternyata Orgasme Saat Menstuasi Bisa Atasi PMS, Begini Penjelasannya
Ilustrasi perempuan alami orgasme. [shutterstock]

Suara.com - Selama ini berhubungan seksual selama menstruasi bagi sebagian orang mungkin adalah suatu hal yang menjijikkan. Terlepas juga ada risiko yang mungkin terjadi.

Tapi, berhubungan seksual, atau bahkan masturbasi saat menstruasi ternyata memiliki keiistimewaan tersendiri.

Faktanya, bersamaan dengan kram menstruasi, orgasme selama menstruasi juga dapat membantu Anda meredakan masalah PMS lainnya seperti stres, sakit kepala, sakit punggung, dan suasana hati yang sering berubah.

Dilansir dari Healthshot, hal itu terjadi karena tiga hormon yang disekresikan oleh tubuh saat orgasme - serotonin, oksitosin, dan dopamin.

Ilustrasi menstruasi. (Shutterstock)
Ilustrasi menstruasi. (Shutterstock)

Dokter obgyn Dr Aruna Kalra menjelaskan bagaimana orgasme bekerja pada kram menstruasi. Saat mengalami orgasme, tubuh kita melepaskan bahan kimia seperti oksitosin dan dopamin yang bertindak sebagai obat penghilang rasa sakit, dan membantu kita mengatasi kram menstruasi.

Saat orgasme, darah mengalir ke rahim dan membantu meredakan kram. Ini juga membantu kita menghilangkan stres dan bahkan melepaskan endorfin dalam tubuh, sehingga meningkatkan relaksasi dan membantu Anda tidur lebih nyenyak.

Endorfin diproduksi oleh kelenjar hipofisis dan sistem saraf, dan membantu meredakan kram menstruasi. Mereka berinteraksi dengan reseptor opiat di otak kita yang meningkatkan ambang nyeri kita, dan mengurangi persepsi kita tentang nyeri. Endorfin adalah pereda nyeri alami tubuh kita.

“Serotonin dan dopamin adalah hormon peningkat suasana hati, yang dilepaskan saat mengalami orgasme. Ini efektif dalam menyembuhkan kram menstruasi," kata Dr Kalra dari CK Birla Hospital.

Ia menjelaskan, saat mengalami orgasme, aliran darah meningkat dan toleransi rasa sakit meningkat, sehingga pada akhirnya membuat kita merasa bahagia, rileks, hangat, dan mengantuk.

baca juga

Banyak perempuan mengeluh tentang pola tidur mereka yang terganggu selama siklus menstruasi, tetapi berhubungan seks atau masturbasi selama menstruasi juga dapat membantu tidur lebih nyenyak.

Pelepasan hormon bahagia akan membantu meningkatkan mood, menghilangkan kelelahan dengan lebih dari satu cara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warganet Ini Mengira Kalau Wanita Non Muslim Tidak Mens, Bikin Ngelus Dada

Warganet Ini Mengira Kalau Wanita Non Muslim Tidak Mens, Bikin Ngelus Dada

Jabar | Selasa, 02 Februari 2021 | 12:21 WIB

Haid Lagi Setelah Lama Menopause? Waspada Gejala Kanker Rahim

Haid Lagi Setelah Lama Menopause? Waspada Gejala Kanker Rahim

Health | Senin, 01 Februari 2021 | 15:54 WIB

Masturbasi Bisa Meredakan Rasa Sakit Kronis, Benarkah?

Masturbasi Bisa Meredakan Rasa Sakit Kronis, Benarkah?

Health | Senin, 01 Februari 2021 | 19:30 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB