Terinfeksi Virus Corona, Wanita Ini Melahirkan saat Koma

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 03 Februari 2021 | 16:05 WIB
Terinfeksi Virus Corona, Wanita Ini Melahirkan saat Koma
Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/mohamed_hassan)

Suara.com - Seorang wanita asal Wisconsin, Amerika Serikat yang baru sembuh dari serangan virus corona Covid-19 parah, akhirnya bisa memeluk bayi perempuannya untuk pertama kalinya. Peristiwa ibu melahirkan saat koma ini lantas menjadi perbincangan publik. 

Padahal, ia sudah melahirkan bayi perempuannya itu hampir 3 bulan lalu. Sebab, wanita bernama Kelsey Townsend didiagnosis virus corona Covid-19 ketika hamil 9 bulan pada Oktober 2020 lalu.

Menurut rilis dari UW Health, wanita itu mengalami koma yang diinduksi secara medis karena terinfeksi virus corona Covid-19. Sehingga ia melahirkan anak perempuannya yang bernama Lucy dalam kondisi operasi melalui proses operasi caesar pada 4 November 2020.

Saat bayinya yang baru lahir sudah diperbolehkan pulang ke rumah keluarganya, kondisi Townsend memburuk dengan cepat dan membutuhkan 75 hari menggunakan ventilator dan mesin lain untuk menopang paru-parunya.

"Pada awalnya, tidak jelas apakah tindakan medis itu bisa mendukung kondisi kesehatan seseorang. Tapi pada akhirnya, seseorang bisa dinyatakan sembuh dan boleh pulang dari rumah sakit," Dr. Daniel McCarthy, ahli bedah kardiotoraks UW Health dan direktur program ECMO dikutip dari Fox News.

Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)
Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)

Pada Desember 2020, dokter memberi tahu keluarganya bahwa Townsend akan membutuhkan transplantasi paru ganda untuk bertahan hidup. Suaminya, Derek Townsend, menceritakan kondisi istrinya itu pada malam Natal 2020 lalu.

Beberapa hari setelahnya, nama Townsend masuk ke dalam daftar penerima transplantasi dan mulai melalui proses pemulihan.

"Kami tidak tahu persis hal yang bisa membuat paru-paru cepat pulih setelah hampir dua bulan terbaring di rumah sakit karena penyakit parah," kata Dr. Dan McCarthy, ahli bedah kardiotoraks UW Health dan direktur program ECMO.

Kemudian, Townsend dipindahkan dari unit perawatan intensif. Petugas rumah sakit mengatakan Townsend diizinkan pulang dari rumah sakit Universitas di Madison pada 27 Januari 2021.

Pada waktu itulah, pertama kalinya Townsend bertemu dengan anaknya yang baru lahir 3 bulan lalu. Ia juga senang bertemu suami serta ketiga anaknya yang lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Bupati Kritik Gerakan Jateng di Rumah Saja Bikin Istri Mudah Hamil

Viral Bupati Kritik Gerakan Jateng di Rumah Saja Bikin Istri Mudah Hamil

Jakarta | Rabu, 03 Februari 2021 | 15:53 WIB

Ahli Sebut Pasien Virus Corona Covid-19 Butuh Satu Kali Suntikan Vaksin

Ahli Sebut Pasien Virus Corona Covid-19 Butuh Satu Kali Suntikan Vaksin

Health | Rabu, 03 Februari 2021 | 15:23 WIB

Usai Suntik Vaksin Covid-19, Kapan Wanita Bisa Merencanakan Kehamilan?

Usai Suntik Vaksin Covid-19, Kapan Wanita Bisa Merencanakan Kehamilan?

Health | Rabu, 03 Februari 2021 | 14:18 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB