Melukis Jadi Cara Gadis Penderita Kanker Ini Mendapat Dana Perawatan Medis

Risna Halidi | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Rabu, 03 Februari 2021 | 20:18 WIB
Melukis Jadi Cara Gadis Penderita Kanker Ini Mendapat Dana Perawatan Medis
Ilustrasi: Melukis Jadi Cara Gadis Penderita Kanker Ini Mendapat Dana Perawatan Medis

Suara.com - Sambil membungkukkan badanya di atas kanvas dengan susah payah, Belle Chok yang berusia 13 tahun berusaha menghidupkan mahakarya warna-warni berupa bentuk bunga dan juga hewan.

Belle diketahui menderita penyakit lupus eritematosus sistemik (SLE), penyakit autoimun yang mengakibatkan peradangan dan kerusakan jaringan pada organ tubuh.

Penyakit tersebut mengharuskannyamenghabiskan sebagian besar hidup menjalani perawatan di rumah sakit sambil menyelesaikan mahakarya yang akan dijual untuk membiayai perawatan medisnya.

Dikutip dari The Star (03/02/2021), Belle dirawat di Rumah Sakit di Selayang, Kuala Lumpur.

Salah satu karya Belle Chok (Angie Lim/The Star)
Salah satu karya Belle Chok (Angie Lim/The Star)

Ayahnya adalah seorang kontraktor pipa yang harus membayar ribuan ringgit untuk biaya pengobatan. Obat-obatan yang dibutuhkan setiap hari juga mencapai RM60 per hari (RM1.800 per bulan) atau setara Rp6.2 juta per bulan.

Namun alih-alih hanya mengandalkan sumbangan atau amal, Belle yang gemar menggambar dan melukis ini berharap bisa menggalang dana untuk pengobatan melalui karya seninya sendiri.

Bibinya, Angie Lim, merupakan seorang desainer dan guru seni paruh waktu. Dan ia telah mengajarkan seni lukis akrilik nya agar karya seninya dapat dijual untuk mengumpulkan dana biaya pengobatannya.

“Saat dia di rumah sakit, kecintaannya pada seni juga yang dapat mengangkat semangatnya, dan memotivasi dia untuk terus maju saat berada dalam kondisi kesehatan yang buruk,” katanya, dengan menambahkan bahwa spesialis dan perawat di rumah sakit juga memperhatikan dan mendorong bakat Belle.

Sejak masa pandemi, Belle telah mengeksplorasi dan mengembangkan dalam proses kreatifnya, dan telah menghasilkan beberapa karya seni yang  berharap dapat dijual secara online untuk mengumpulkan dana perawatan medis dan juga pengobatannya.

“Sekarang setelah berusia 13 tahun, dia tidak lagi berhak atas perawatan medis gratis untuk penyakit jangka panjang di rumah sakit pemerintah,” kata Lim. “Jadi dana itu akan berguna untuknya,” tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisa Datang Tiba-Tiba, Kenali Gejala Kanker Ovarium si Silent Killer

Bisa Datang Tiba-Tiba, Kenali Gejala Kanker Ovarium si Silent Killer

Health | Rabu, 03 Februari 2021 | 20:12 WIB

Sembuh dari 3 Kanker, Remaja Ini Meninggal Setelah Terinfeksi Covid-19

Sembuh dari 3 Kanker, Remaja Ini Meninggal Setelah Terinfeksi Covid-19

Health | Rabu, 03 Februari 2021 | 18:40 WIB

Kanker Ovarium Sulit Dideteksi Dini, Perempuan Disarankan Rutin USG

Kanker Ovarium Sulit Dideteksi Dini, Perempuan Disarankan Rutin USG

Health | Rabu, 03 Februari 2021 | 13:47 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB