Belasan Anak di India Keracunan Hand Sanitizer yang Dikira Vaksin Polio

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 04 Februari 2021 | 09:22 WIB
Belasan Anak di India Keracunan Hand Sanitizer yang Dikira Vaksin Polio
Imunisasi polio (Shutterstock)

Suara.com - Sebanyak 12 anak di negara bagian Maharashtra, India, dilarikan ke rumah sakit lantaran salah diberi cairan. Mereka seharusnya diberi vaksin polio tetes oral, tetapi justru diberi tetesan hand sanitizer.

Insiden ini terjadi pada Minggu (1/2/2021) di sebuah pusat kesehatan di Yavatmal, Maharashtra, selama program vaksinasi National Pulse Polio.

Berdasarkan laporan Hindustan Times, lebih dari dua ribu anak berusia satu hingga lima tahun berkumpul, bersama orang tuanya, untuk program vaksin polio.

Setelah diberi tetesan hand sanitizer, anak-anak tersebut mulai muntah dan jatuh sakit.

Semuanya pun dibawa ke bangsal anak di Government Medical College dan Rumah Sakit di Yavatmal.

Ilustrasi Anak Pakai Hand Sanitizer. (Shutterstock)
Ilustrasi Anak Pakai Hand Sanitizer. (Shutterstock)

Menurut ketua Government Medical College, Milind Kamble, dampak kasus ini tidak fatal. Tetapi kandungan alkohol berkadar 70% di dalamnya berpotensi menimbulkan komplikasi kesehatan, terutama pada anak-anak.

Untungnya setelah dirawat, kondisi anak-anak mulai membaik. "Kondisi anak-anak stabil dan masih terus diawasi," katanya.

One P Meshram, warga desa dari Kapsi-Kopari yang kedua putranya termasuk di antara 12 anak yang terkena dampak, mengatakan bahwa petugas kesehatan awalnya tidak mau bertanggung jawab.

"Mereka memanggil kami lagi saat di rumah setelah beberapa waktu dan memberikan dosis vaksin polio kepada anak saya. Namun mereka tidak mengungkapkan alasan di balik pemberian vaksin lagi. Kami menyadari kesalahan mereka ketika anak-anak mulai muntah," tutur Meshram.

Ketika empat dari 12 anak mulai menunjukkan gejala muntah dan pusing, petugas yang bertugas membawa mereka ke puskesmas setempat.

Namun setelah didesak oleh warga desa, akhirnya petugas kesehatan mau merujuk anak-anak ke dua rumah sakit tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efikasi 94 Persen, Vaksin Moderna Boleh Digunakan di Singapura

Efikasi 94 Persen, Vaksin Moderna Boleh Digunakan di Singapura

Health | Rabu, 03 Februari 2021 | 22:56 WIB

Vaksin Mandiri Dijual Swasta, LaporCovid-19: Gotong Royong Jadi Nyolong

Vaksin Mandiri Dijual Swasta, LaporCovid-19: Gotong Royong Jadi Nyolong

Health | Kamis, 04 Februari 2021 | 07:40 WIB

Tuai Kritik, Wacana Vaksin Mandiri Tak Boleh Ganggu Vaksinasi Gratis

Tuai Kritik, Wacana Vaksin Mandiri Tak Boleh Ganggu Vaksinasi Gratis

Health | Rabu, 03 Februari 2021 | 20:55 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB