98 Ribu Tenaga Kesehatan Batal Dapat Vaksin Covid-19

Risna Halidi, Lilis Varwati

Kamis, 04 Februari 2021 | 13:48 WIB
98 Ribu Tenaga Kesehatan Batal Dapat Vaksin Covid-19
Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 Sinovac ke tenaga kesehatan di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Jumat (22/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Pemerintah menargetkan sebanyak 1,5 juta tenaga kesehatan atau nakes di 34 provinsi mendapatkan vaksinasi Covid-19 hingga akhir Febuari 2021.

Sejak program vaksinasi dimulai pada 13 Januari 2021 lalu, baru 43 persen nakes yang telah divaksinasi.

Juru bicara vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi mengakui ada puluhan ribu nakes yang ditunda atau batal mendapat vaksin Covid-19.

Data Kemenkes menunjukan bahwa pada suntikan vaksin pertama, sebanyak 800.849 orang nakes telah datang ke fasilitas layanan kesehatan. Tetapi hanya 652.166 orang di antaranya yang mendapatkan vaksin. 

"Jadi kita melihat ada 50 ribu yang ditunda dan ada 98 ribu yang batal vaksin karena beberapa kondisi terkait dengan tidak terpenuhinya pada saat skrining sebelum mendapatkan vaksinasi," tutur Nadia dalam perayaan Hari Kanker Sedua 'Vaksin Covid-19 dan Kanker', Kamis (4/2/2021).

Sementara untuk vaksinasi Covid-19 suntikan kedua, lanjut Nadia, jumlah nakes yang datang ke fasilitas kesehatan sebanyak 75.258 orang. Tetapi baru 74.121 nakes yang sudah mendapat suntikan kedua.

Adapun jumlah nakes yang ditunda penyuntikan kedua vaksin covid sebanyak 786 orang dan batal vaksin ada 351. 

"Kita masih improve bagaimana kriteria penundaan dan kriteria batal ini. Sehingga nakes tentunya yang sudah mengakses fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapat vaksin bisa betul-betul terlayani," kata Nadia.

Tren baiknya, kemampuan vaksinasi per hari terus meningkat. Nadia menyampaikan, saat ini rata-rata vaksinasi dilakukan terhadap 67 ribu orang per hari  

baca juga

"Kalau kita bandingkan diawal kita memang bergerak agak perlahan. Mulai dari 10 ribu, 20 ribu, 40 ribu, sampai kemarin 67 ribu. Diharapkan akselerasi peningkatan tren ini terus bisa kita lakukan. Sehingga kita tidak perlu menunggu pelaksanaan vaksinasi selesai sampai dengan Februari 2021," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Insentif Nakes Dipotong, Said Didu Singgung Gaji BPIP

Soal Insentif Nakes Dipotong, Said Didu Singgung Gaji BPIP

Bekaci | Kamis, 04 Februari 2021 | 13:44 WIB

Makin Abai, Pemerintah Didesak Batalkan Pemotongan Insentif Nakes

Makin Abai, Pemerintah Didesak Batalkan Pemotongan Insentif Nakes

News | Kamis, 04 Februari 2021 | 12:40 WIB

Bolehkah Gabungkan Vaksin Pfizer dan Oxford? Ini Kata Ahli!

Bolehkah Gabungkan Vaksin Pfizer dan Oxford? Ini Kata Ahli!

Health | Kamis, 04 Februari 2021 | 12:32 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×