Kanker Testis: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Risna Halidi | Suara.com

Jum'at, 05 Februari 2021 | 15:03 WIB
Kanker Testis: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi: Kanker testis

Suara.com - Kanker merupakan penyakit mengerikan bagi banyak orang. Apalagi kanker termasuk dalam lima peyakit yang menyebabkan kematian terbanyak di dunia.

Oleh karena itu, 4 Februari selalu diperingati sebagai Hari Kanker Sedunia untuk meningkatkan kesadaran terhadap kanker dan mendorong pencegahan, deteksi, dan pengobatan kanker.

Kanker terdiri dari berbagai macam jenis, tergantung di mana sel tersebut tumbuh. Salah satu kanker yang cukup mengerikan, khususnya untuk pria yaitu kanker terstis yang tumbuh di bagian dalam skrotum.

Hingga saat ini masih belum jelas penyebab kanker tersebut. Namun kanker ini terjadi ketika sel-sel pada testis mengalami perubahan.

Hal ini yang menyebabkan sel mengembangkan kelainan yang tidak terkendali. Pertumbuhan ini juga menyebabkan munculnya sel-sel baru yang tidak diperlukan bagi tubuh.

Dikatakan, banyak kanker testis yang dimulai di sel germinal, yaitu tempat untuk menghasilkan sperma yang belum matang. Hal ini menyebabkan sel germinal menjadi tidak normal dan berkembang menjadi kanker.

Dilansir dari Mayo Clinic, kanker testis biasanya menimbulakan beberapa gejala yang dirasakan, antara lain:

  • Benjolan atau pembesaran di salah satu testis
  • Perasaan berat di skrotum
  • Sakit di perut atau selangkangan
  • Pengumpulan cairan secara tiba-tiba di skrotum
  • Nyeri atau ketidaknyamanan pada testis atau skrotum
  • Pembesaran atau nyeri pada payudara
  • Sakit punggung

Selain gejala yang timbul, terdapat beberapa faktor yang meningkatkan seseorang terkena kanker testis, di antaranya:

1. Testis yang tidak turun (cryptorchidism)
Testis pada manusia terbentuk di daerah perut saat perkembangan janin dan turun ke skrotum sebelum lahir. Untuk pria yang memiliki testis yang tidak pernah turun, memiliki risiko yang lebih besar terkena kanker ini.

2. Perkembangan testis yang tidak normal
Perkembangan testis yang tidak normal, seperti sinfrom klinefeler, dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker testis.

3. Sejarah keluarga
Memiliki anggota keluarga yang terdapat riwayat kanker testis, dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami hal yang sama.

4. Usia
Kanker testis cenderung menyerang remaja dan pria yang lebih muda, terutama yang berusia antara 15 dan 35. Namun, kanker ini juga bisa menyerang pria yang lebih tua.

5. Ras
Kanker testis lebih sering terjadi pada pria kulit putih daripada pria kulit hitam.

Karena penyebabnya belum diketahui, sampai saat ini belum bisa dipastikan bagaimana cara mencegah kanker testis.

Namun, lebih baik untuk terus menjaga kesehatan mulai dari berolahraga, mengonsumsi makanan yang sehat untuk sistem reproduksi, dan istirahat yang cukup./ Fajar Ramadhan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Haru, Detik-detik Ibu Ikut Botaki Rambut Sendiri Demi Anak yang Idap Kanker

Haru, Detik-detik Ibu Ikut Botaki Rambut Sendiri Demi Anak yang Idap Kanker

Health | Jum'at, 05 Februari 2021 | 14:18 WIB

Dokter AS: Efek Samping Vaksin Covid-19 Bisa Dikira Gejala Kanker Payudara

Dokter AS: Efek Samping Vaksin Covid-19 Bisa Dikira Gejala Kanker Payudara

Health | Jum'at, 05 Februari 2021 | 10:41 WIB

Hal yang Bisa Dilakukan untuk Mencegah Kanker Sesuai Tahapan Usia

Hal yang Bisa Dilakukan untuk Mencegah Kanker Sesuai Tahapan Usia

Health | Jum'at, 05 Februari 2021 | 06:49 WIB

Terkini

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB