Hati-hati, Ini yang Terjadi Pada Tubuh Jika Kamu Menahan Kentut

Risna Halidi

Rabu, 10 Februari 2021 | 17:56 WIB
Hati-hati, Ini yang Terjadi Pada Tubuh Jika Kamu Menahan Kentut
Ilustrasi kentut (Elements Envato)

Suara.com - Buang angin atau kentut merupakan respon tubuh biasa yang umum dilakukan untuk membuang gas dalam perut.

Meski begitu, kentut sembarangan dengan suara yang lantang juga bisa membuat malu pelakunya. Selain memiliki suara yang khas, kentut juga kerap diiringi bau yang tak sedap.

Itulah mengapa banyak orang memilih untuk menahan kentut.

Padahal dilansir dari Healthline, beberapa penelitian menunjukkan menahan kentut dapat memberikan efek negatif bagi tubuh.

Beberapa efeknya adalah rasa sakit di bagian perut, perasaan tidak nyaman, kembung, gangguan pencernaan, hingga maag.

Pada tahun 1970-an, para ahli menemukan, kebiasaan menahan kentut dapat dikaitkan dengan perkembangan divertikulitis.

Gangguan divertikulitis adalah peradangan kantong saluran pencernaan yang dapat menyebabkan infeksi yang cukup parah dan akan menganggu jalannya pencernaan.

Pada dasarnya, saat seseorang kentut, gas yang terdapat pada sistem pencernaan akan keluar melalui anus. Namun, seseorang yang menahannya akan menekan otot sfingter anus sehingga mengatup dan gas kentut tidak dapat keluar.

Gejalanya bisa menimbulkan rasa nyaman kepada orang tersebut. Selain itu, biasanya setelah menahan kentut seseorang akan merasakan gelembung atau getaran yang terjadi di dalam sistem pencernaan.

baca juga

Dalam penelitian dikatakan, gas yang tertahan di dalam perut tersebut akan diserap oleh darah dan dikeluarkan melalui penapasan. Namun, hal ini tidak memberikan dampak yang sehat karena seharusnya gas tersebut keluar melalui anus atau sendawa.

Menurut kedokteran gas yang ada di dalam tubuh cepat atau lambat akan keluar. Namun, lebih baik untuk segera mengeluarkannya setelah muncul gejala-gejala ingin kentut.

Jika merasa tidak enak kentut di depan publik, seseorang bisa pergi ke suatu tempat yang lebih sepi atau ke kamar mandi sehingga bisa mengeluarkannya.

Seseorang yang jarang kentut dapat menjadi pertanda kondisi medis yang serius.

Namun, kentut yang berlebihan juga menjadi tanda kondisi yang kurang baik. Gejala-gejala akibat menahan dan seringnya kentut antara lain sebagai berikut:

  • Perubahan kebiasaan buang air besar
  • Kembung parah
  • Mual
  • Muntah
  • Sembelit
  • Diare
  • Sakit perut yang berlangsung lama dan parah
  • Tinja berdarah
  • Penurunan berat badan yang tidak disengaja
  • Ketidaknyamanan dada
  • Merasa cepat kenyang
  • Kehilangan selera makan

Permasalahan yang terjadi karena menahan kentut biasanya berhubungan dengan masalah pencernaan, intoleransi makanan, dan kanker.

Untuk itu, hal yang paling sehat adalah mengeluarkannya. Hal tersebut juga mencegah munculnya berbagai penyakit yang mungkin akan membahayakan pada tubuh.

Jika terjadi masalah pencernaan akibat menahan atau kentut yang berlebih, segera konsultasi dengan dokter untuk mendapat penanganan medis. Biasanya, dokter akan memberikan saran atau obat jika terdapat gangguan-gangguan lainnya. / Fajar Ramadhan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Sebut Virus Corona Bisa Menular Lewat Kentut, Begini Penjelasannya

Peneliti Sebut Virus Corona Bisa Menular Lewat Kentut, Begini Penjelasannya

Batam | Jum'at, 29 Januari 2021 | 18:48 WIB

Bahaya Buat Tubuh, Jangan Pernah Menahan 4 Keinginan Ini

Bahaya Buat Tubuh, Jangan Pernah Menahan 4 Keinginan Ini

Lifestyle | Selasa, 19 Januari 2021 | 14:51 WIB

Kembung dan Takut Kentut, Perempuan Ini Tinggalkan Pesan Lucu Untuk Pacar

Kembung dan Takut Kentut, Perempuan Ini Tinggalkan Pesan Lucu Untuk Pacar

Malang | Senin, 28 Desember 2020 | 20:05 WIB

Terkini

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Bola | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat

Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Menunggu Desember: Apa yang Masih Mengganjal dari RUU Perampasan Aset?

Menunggu Desember: Apa yang Masih Mengganjal dari RUU Perampasan Aset?

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Karhutla Makin Membara di Kalteng, Hotspot Bertambah 876 Jadi 5.391 Titik

Karhutla Makin Membara di Kalteng, Hotspot Bertambah 876 Jadi 5.391 Titik

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:42 WIB

×