9 Pertanyaan Seputar Vaksin Covid-19

Rabu, 10 Februari 2021 | 18:31 WIB
9 Pertanyaan Seputar Vaksin Covid-19
Petugas medis menyiapkan Vaksin COVID-19 Sinovac yang akan disuntikan kepada tenaga kesehatan di Puskesmas Duren Sawit, Jakarta, (14/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

“Uji coba tidak dirancang untuk melihat dampak infeksi tanpa gejala. Dan seperti yang kita semua tahu, orang tanpa gejala masih bisa menularkan penyakit,” ujar Rana.

6. Apakah Yang Sudah Terjangkit Covid-19 Harus Diimunisasi?
Rekomendasi saat ini menyarankan bahwa mereka yang sudah tertular Covid-19 tetap mendapatkan vaksin.

Meskipun infeksi alami oleh virus memberi Anda kekebalan, itu tidak memberi Anda perlindungan secara penuh. Vaksin secara khusus dibuat untuk menetralkan virus. Dengan memiliki vaksin, infeksi berulang Covid-19 sangat berkurang dan dapat membantu pencegahan infeksi pada mereka yang rentan beresiko.

7. Apakah Ibu Menyusui Boleh Divaksinasi?
Dengan uji coba yang sudah dilakukan, data mengenai ibu menyusui dan vaksin Covid-19 belum secara formal dipelajari.

Menurut CDCTrusted Source, ibu menyusui merupakan salah satu kelompok yang direkomendasikan untuk menerima vaksin Covid-19, seperti halnya petugas kesehatan, dapat memilih untuk divaksinasi.

Baik vaksin Pfizer maupun Moderna adalah jenis mRNA, dan dianggap tidak berisiko bagi bayi yang sedang disusui.

8. Kapan Ibu Hamil Bisa Divaksinasi?
Uji coba vaksin Covid-19 yang sedang diselesaikan oleh beberapa perusahaan tidak menyertakan orang hamil. Secara historis, pembuat obat dan vaksin cenderung enggan memasukkan ibu hamil ke dalam uji klinis awal karena takut mengancam kehamilan.

Studi pada ibu hamil direncanakan meskipun American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menganjurkan untuk memasukkan mereka ke dalam uji coba awal.

Namun, data dari studi toksisitas reproduksi dan perkembangan hewan (DART) sedang berlangsung, dan studi pada manusia sedang direncanakan.

Baca Juga: Banyak Hoaks, Ketua Satgas Covid-19 IDI Jelaskan 5 Fakta Seputar Vaksinasi

“Saat ini, kami tidak yakin ada alasan untuk khawatir pada ibu hamil. Kami mendorong wanita hamil untuk berbicara dengan dokter kandungan mereka jika mereka memiliki pertanyaan atau kekhawatiran,” kata Dr. Keipp Talbot, profesor kedokteran di Divisi Penyakit Menular di Vanderbilt University Medical Center.

Banyak ahli memperingatkan bahwa memiliki Covid-19 selama kehamilan mungkin lebih buruk daripada hasil potensial dari vaksin mRNA yang baru-baru ini mendapat izin darurat dari FDA.

“Meskipun saat ini tidak ada data yang tersedia tentang keamanan vaksin pada wanita hamil, saya percaya wanita hamil harus tahu bahwa vaksin mRNA bukanlah vaksin hidup dan itu terdegradasi dengan cepat oleh proses sel normal. Akibatnya, ia tidak memasuki inti sel, atau mengubah DNA-nya," kata Talbot.

Rana juga mendukung orang yang sedang hamil untuk mendapatkan vaksin.

“Ada peningkatan risiko penyakit parah yang dilaporkan termasuk masuk ke ICU [unit perawatan intensif], ventilasi mekanis, dan kematian di antara wanita hamil dengan Covid-19,” katanya.

“Seorang wanita hamil harus mendiskusikan pilihan vaksin dengan penyedia layanan kesehatannya untuk membantu membuat keputusan yang tepat,” kata Rana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI