Nyeri Bahu, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 15 Februari 2021 | 13:09 WIB
Nyeri Bahu, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi nyeri bahu. (Shutterstock)

Anda harus menghubungi dokter jika Anda mengalami demam, ketidakmampuan untuk menggerakkan bahu, memar yang berkepanjangan, panas dan nyeri di sekitar sendi, atau nyeri yang terus berlanjut setelah beberapa minggu perawatan di rumah.

Jika nyeri bahu Anda terjadi tiba-tiba dan tidak terkait dengan cedera, segera datang ke rumah sakit karena ini mungkin tanda serangan jantung. Tanda-tanda serangan jantung lainnya termasuk kesulitan bernapas, sesak dada, pusing, keringat berlebih, nyeri di leher, serta nyeri di rahang.

Cara mengatasi nyeri bahu
Perawatan yang dibutuhkan akan tergantung pada penyebab dan tingkat keparahan nyeri bahu. Beberapa pilihan pengobatan termasuk terapi fisik atau okupasi, mengenakan pengikat selempang atau bahu, atau operasi.

Dokter Anda mungkin juga meresepkan obat-obatan seperti obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) atau kortikosteroid. Kortikosteroid adalah obat anti inflamasi yang kuat yang bisa diminum atau dokter Anda bisa menyuntikkan ke bahu Anda.

Beberapa nyeri bahu ringan bisa dirawat di rumah. Anda bisa mengompres bahu selama 15 hingga 20 menit tiga atau empat kali sehari selama beberapa hari untuk membantu mengurangi rasa sakit. Gunakan kantong es atau bungkus es dengan handuk. Hindari menempelkan es langsung ke kulit karena dapat menyebabkan radang dingin atau iritasi.

Mengistirahatkan bahu selama beberapa hari sebelum kembali ke aktivitas normal dan menghindari gerakan apa pun yang mungkin menyebabkan nyeri dapat membantu. Batasi pekerjaan atau aktivitas berlebihan.

Perawatan rumah lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan obat antiinflamasi nonsteroid yang dijual bebas untuk membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan, serta mengompres area tersebut dengan perban elastis untuk mengurangi pembengkakan.

Untuk menghindari nyeri bahu karena cedera atau aktivitas, Anda bisa melakukan latihan sederhana di rumah dengan peregangan otot dan tendon manset rotator. Seorang ahli terapi fisik atau terapis okupasi dapat menunjukkan kepada Anda bagaimana melakukannya dengan benar.

Jika Anda pernah mengalami masalah bahu sebelumnya, gunakan es untuk mengompres selama 15 menit setelah berolahraga untuk mencegah cedera di kemudian hari.

Setelah mengalami bursitis atau tendinitis, melakukan latihan rentang gerak sederhana setiap hari untuk mencegah bahu Anda membeku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Mencegah Gejala Nyeri Leher Selama Sekolah dan Work From Home

Cara Mencegah Gejala Nyeri Leher Selama Sekolah dan Work From Home

Health | Selasa, 20 Oktober 2020 | 12:10 WIB

Nyeri Bahu, Jangan Coba-coba Dipijat Ya!

Nyeri Bahu, Jangan Coba-coba Dipijat Ya!

Health | Jum'at, 04 Agustus 2017 | 10:13 WIB

Awas, Stres Bisa Sebabkan Nyeri Bahu!

Awas, Stres Bisa Sebabkan Nyeri Bahu!

Health | Jum'at, 04 Agustus 2017 | 09:12 WIB

Terkini

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Health | Kamis, 12 Maret 2026 | 08:38 WIB