Update Covid-19 Global: WHO Setuju AstraZeneca Jadi Vaksin Darurat

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 16 Februari 2021 | 12:07 WIB
Update Covid-19 Global: WHO Setuju AstraZeneca Jadi Vaksin Darurat
AstraZeneca. [Paul Ellis/AFP]

Suara.com - Vaksin jadi salah satu upaya menekan penularan infeksi Covid-19. Penyakit yang disebabkan oleh virus corona SARS Cov-2 itu telah menginfeksi lebih dari 109,66 juta orang yang tersebar di 221 negara.

Dikutip dari worldometers.info, sebanyak 257.515 orang baru terinfeksi dalam 24 jam terakhir. Selain menekan penularan, vaksin juga menjadi upaya agar angka kematian akibat Covid-19 menurun.

Sejak setahun terakhir, infeksi virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China, itu telah menyebabkan kematian pada lebih dari 2,41 juta jiwa.

Kematian paling banyak dilaporkan di Amerika Serikat dengan 498.197 jiwa dan Brasil dengan 239.895 jiwa.

Program vaksinasi Covid-19 juga telah dilakukan sejumlah negara sejak akhir 2020 lalu. Laporan dari AFP, hingga 8 Februari 2021, lebih dari 100 juta orang di dunia telah disuntik vaksin Covid-19.

Ada beragam merek vaksin yang tersebar di dunia salah satunya Coronavac buatan perusahaan pengembang, Sinovac, asal China yang digunakan di Indonesia. 

Bukan hanya harus melewati uji klinis berlapis dan pembuktiaan efektivitas, vaksin juga harus mendapat persetujuan penggunaan darurat dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Terbaru, WHO mendaftarkan vaksin Covid-19 dari AstraZeneca dan Universitas Oxford untuk penggunaan darurat. Vaksin itu diklaim relatif lebih murah bagi negara berkembang.

"Kami sekarang memiliki semua bagian untuk distribusi cepat vaksin. Tapi kami masih perlu meningkatkan produksi," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus saat jumpa pers di Jenewa, Senin (15/2/2021) waktu setempat, dikutip dari Channel News Asia.

baca juga

Tedros mengingatkan, agar para pengembang vaksin Covid-19 untuk menyerahkan berkas mereka ke WHO untuk ditinjau. 

Pernyataan WHO juga menyatakan telah menyetujui vaksin yang diproduksi oleh AstraZeneca-SKBio (Republik Korea) dan Serum Institute of India.

AstraZeneca menjanjikan memproduksi vaksin Covid-19 hingga 300 juta dosis pada paruh pertama 2021.

"Vaksin akan tersedia untuk 145 negara melalui COVAX, sambil menunggu pasokan dan tantangan operasional," kata produsen obat Inggris itu dalam pernyataan terpisah.

Daftar oleh badan kesehatan PBB muncul beberapa hari setelah panel WHO memberikan rekomendasi sementara tentang vaksin, mengatakan dua dosis dengan interval sekitar 8 hingga 12 minggu harus diberikan kepada semua orang dewasa, dan dapat digunakan di negara-negara yang terinfeksi virus varian Afrika Selatan. 

Tinjauan WHO menemukan bahwa vaksin Astrazeneca memenuhi kriteria keamanan dan manfaat kemanjurannya lebih besar daripada risikonya.

Vaksin AstraZeneca-Oxford diklaim lebih murah dan lebih mudah didistribusikan daripada merek vaksin Covid lainnya, termasuk Pfizer-BioNTech, yang juga telah terdaftar untuk penggunaan darurat oleh WHO pada akhir Desember 2020.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Doni Monardo Targetkan Indonesia Bebas Covid-19 saat HUT RI 17 Agustus

Doni Monardo Targetkan Indonesia Bebas Covid-19 saat HUT RI 17 Agustus

News | Selasa, 16 Februari 2021 | 11:21 WIB

Positif Virus Corona Covid-19, Wanita Ini Baru Pulih Total setelah 3 Bulan

Positif Virus Corona Covid-19, Wanita Ini Baru Pulih Total setelah 3 Bulan

Health | Selasa, 16 Februari 2021 | 10:36 WIB

Kabar Baik, Obat Radang Sendi Diklaim Kurangi Risiko Kematian Covid-19

Kabar Baik, Obat Radang Sendi Diklaim Kurangi Risiko Kematian Covid-19

Tekno | Selasa, 16 Februari 2021 | 10:30 WIB

Terkini

Tayang 2027, Jin Young dan Kim Min Ho Dipastikan Bintangi Film Aksi Fighter

Tayang 2027, Jin Young dan Kim Min Ho Dipastikan Bintangi Film Aksi Fighter

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Dewa United vs Persija Jakarta, Jakmania Dilarang Hadir ke Banten!

Dewa United vs Persija Jakarta, Jakmania Dilarang Hadir ke Banten!

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:25 WIB

The Cat Returns: Tentang Nyaris Berubah Jadi Kucing Karena Menolong Kucing

The Cat Returns: Tentang Nyaris Berubah Jadi Kucing Karena Menolong Kucing

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:21 WIB

Kerja Sama Bantargebang Diperpanjang, Jakarta Justru Diberi Peringatan

Kerja Sama Bantargebang Diperpanjang, Jakarta Justru Diberi Peringatan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:12 WIB

×