Ilmuwan Peringatkan Potensi Twin-Demic Fu dan Virus Corona

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 19 Februari 2021 | 09:27 WIB
Ilmuwan Peringatkan Potensi Twin-Demic Fu dan Virus Corona
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Suara.com - Kasus virus corona Covid-19 masih terus melonjak secara global sampai sekarang. Para ahli memperingatkan tentang potensi twin-demic atau kembar demik yang akan membuat tim medis kewalahan.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), telah melaporkan bahwa jumlah kasus flu di Amerika Serikat memang lebih rendah dari biasanya selama setahun lalu. Padahal kasus flu ini biasanya cukup tinggi.

Sejak Oktober 2020 yang bertepatan dengan mulainya musim flu, sudah ada 165 orang yang menjalani rawat inap akibat flu di Amerika Serikat.

Menurut CDC, jumlah kasus rawat inap akibat flu ini berada di bawah rata-rata. Tetapi, tingkat terendah kasus juga terlihat sejak pendataan dimulai pada tahun 2005.

Para ahli berpendapat jumlah kasus influenza yang lebih sedikit di tengah pandemi virus corona ini dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Menurutnya, langkah-langkah mitigasi yang dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19 mungkin berperan besar dalam mengendalikan kasus influenza.

"Fenomena yang sama ditemukan di belahan bumi selatan selama musim dingin tahun lalu. Berkurangnya kasus flu diduga disebabkan oleh intervensi non-farmasi yang dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona," kata Dr. Henry Miller, mantan pejabat FDA dikutip dari Fox News.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Intervensi non-farmasi untuk mencegah penyebaran virus corona ini, termasuk pemakaian masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan menghindari keramaian.

Dr. Abisola Olulade, seorang dokter pengobatan keluarga di California juga berpendapat penutupan sekolah akibat pandemi virus corona mungkin berperan dalam menekan angka kasus influenza yang lebih baik pada setahun lalu.

"Padahal penularan flu lebih sulit dikendalikan daripada penularan virus corona. Sedangkan, langkah-langkah mitigasi lebih terbatas pada mencegah orang tertular virus corona," kata Dr. Abisola Olulade.

Dr. Abisola Olulade mengatakan bahwa tindakan mitigasi yang berdampak pada penurunan kasus flu menimbulkan banyak pertanyaan menarik, seperti penggunaan masker ketika di ruang publik akan tetap berlaku setelah pandemi berakhir atau tidak.

"Saya tidak bisa membayangkan bahwa CDC tidak memikirkan hal ini dan saya berharap mereka mempertimbangkannya untuk membuat perbedaan besar dalam kasus flu sekaligus," katanya.

Dr. Abisola Olulade juga menunjukkan bahwa sementara ini beberapa orang menyarankan semua orang tidak melakukan tes flu di tengah pandemi virus corona.

Karena, tingkat positif mereka yang tetap lebih rendah dari biasanya menunjukkan bahwa penyebaran virus di masyarakat memang rendah dan bukan masalah besar.

Eric Legome, ketua pengobatan darurat di Gunung Sinai Barat dan Gunung Sinai Morningside, mencatat bahwa tidak hanya ada penurunan aktivitas flu setahun lalu. Tapi, ada pula penurunan penyakit pernapasan umum lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perketat Skrining, 1.060 Orang Masuk Indonesia Terjaring Positif Covid-19

Perketat Skrining, 1.060 Orang Masuk Indonesia Terjaring Positif Covid-19

Health | Kamis, 18 Februari 2021 | 16:58 WIB

Kucing hingga Kelinci, Studi Prediksi Hewan Pemicu Wabah Virus Corona

Kucing hingga Kelinci, Studi Prediksi Hewan Pemicu Wabah Virus Corona

Health | Kamis, 18 Februari 2021 | 14:44 WIB

Benarkah Vaksin Covid-19 Kurangi Penularan Virus Corona? Ini Penjelasannya

Benarkah Vaksin Covid-19 Kurangi Penularan Virus Corona? Ini Penjelasannya

Health | Kamis, 18 Februari 2021 | 12:25 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB