Pandemi Bikin Kasus Mata Minus, Ini Sebabnya

Bimo Aria Fundrika | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Selasa, 23 Februari 2021 | 06:30 WIB
Pandemi Bikin Kasus Mata Minus, Ini Sebabnya
Ilustrasi mata minus karena belajar online (freepik)

Suara.com - Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada saluran pernapasan. Ternyata, pandemi Covid-1919 memberi pengaruh pada penambahan kasus miopia tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh Dr. Gusti G. Suardana, SpM(K) Ketua Layanan JEC Myopia Control Care, Selasa (23/2/2021). Ia mengatakan, selain genetik, faktor risiko miopia lainnya adalah gaya hidup.

"Tak bisa dipungkiri, pandemi Covid-19 mengubah perilaku masyarakat. Aktivitas di luar ruangan jauh berkurang, sementara kelekatan terhadap gawai semakin tinggi. Anak-anak belajar jarak jauh secara daring, sedangkan kelompok dewasa juga bergantung pada gadget untuk bekerja dan bersosialisasi. Artinya, semua kalangan usia semakin berpotensi terserang miopia," kata Gusti.

Ilustrasi mata minus pada anak (Pixabay/lichdinh)
Ilustrasi mata minus pada anak (Pixabay/lichdinh)

Ia mengatakan, jika tidak diatasi, miopia bisa menyebabkan komplikasi lanjutan seperti katarak, glaukoma, dan retina lepas. Bahkan, bisa sampai berujung buta.

Oleh sebab itu, penting untuk mengenali gejala miopia. Adapun menurut Gusti, gejala itu antara lain sering memicingkan mata saat melihat, kesulitan memandang jauh saat berkendara, sering mendekatkan mata ke layar TV atau ponsel patut diwaspadai.

Untuk itu, Gusti mengatakan bahwa pihaknya meluncurkan Eye care leader Indonesia, JEC Eye Hospitals & Clinics. Layanan terbaru itu, Myopia Control Care yang menghadirkan penanganan mata minus secara menyeluruh berdasarkan tingkatan kebutuhan pasien.

Ia mengklaim bahwa layanan itu merupakan institusi kesehatan mata pertama di Indonesia yang memiliki sentra khusus miopia.

Sebagai informasi, selain itu, temuan WHO menyebut sekitar 40% dari populasi dunia (3,3 miliar orang) akan menderita miopia pada 2030 mendatang. Bahkan, akan mencapai lebih dari setengah populasi dunia (4,8 miliar orang) pada tahun 2050.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Penyebab dan Pengobatan Astigmatisme atau Mata Silinder

Kenali Penyebab dan Pengobatan Astigmatisme atau Mata Silinder

Bogor | Jum'at, 15 Januari 2021 | 16:07 WIB

Berbeda dengan Mata Minus, Kenali Penyebab Astigmatisme atau Mata Silinder

Berbeda dengan Mata Minus, Kenali Penyebab Astigmatisme atau Mata Silinder

Health | Jum'at, 15 Januari 2021 | 08:35 WIB

Fenomena Myopia Booming dan Risiko Mata Minus Akibat Belajar Online

Fenomena Myopia Booming dan Risiko Mata Minus Akibat Belajar Online

Your Say | Senin, 19 Oktober 2020 | 14:28 WIB

Terkini

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB