Studi: Terapi CBT Bisa Bikin Pengangguran yang Depresi Mendapat Pekerjaan

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 23 Februari 2021 | 11:42 WIB
Studi: Terapi CBT Bisa Bikin Pengangguran yang Depresi Mendapat Pekerjaan
Ilustrasi ayah depresi karena tidak punya pekerjaan. [Shutterstock]

Suara.com - Kehilangan pekerjaan memang membuat stres dan depresi, terlebih saat kesulitan mencari pekerjaan yang baru. Untuk mengatasinya, peneliti menyarankan untuk menjalani terapi.

Berdasarkan studi baru, terapi kognitif perilaku (CBT) dapat membantu pengangguran atau pekerja paruh waktu mendapat pekerjaan baru penuh waktu.

Peserta penelitian yang memiliki pekerjaan tetapi merasa sulit untuk fokus dan menyelesaikan pekerjaan mereka karena depresi pun mengatakan CBT membantu mereka mengurangi masalah tersebut secara signifikan.

"Untuk sebagian besar, para peneliti berfokus untuk menunjukkan bahwa terapi meredakan depresi," kata penulis studi Daniel Strunk profesor psikologi di The Ohio State University, dilansir Medical Xpress.

Ia menambahkan, peserta CBT banyak yang berharap bisa mendapatkan pekerjaan atau meningkatkan produktivitas mereka setelah menjalani terapi.

Ilustrasi kelelahan, sedih, depresi (Pixabay/whoismargot)
Ilustrasi depresi tidak memiliki pekerjaan (Pixabay/whoismargot)

"Di sini kami menemukan bahwa terapi juga dapat membantu orang mencapai tujuan ini," sambungnya.

Peneliti dari The Ohio State University menganalisis 126 orang yang berpartisipasi dalam terapi CBT selama 16 minggu di Klinik Pengobatan dan Penelitian Depresi Negara Bagian Ohio. CBT membantu peserta melawan keyakinan negatif mereka.

"Terapi ini bekerja berdasarkan gagasan bahwa orang dengan depresi selalu memiliki pandangan yang terlalu negatif tentang diri mereka sendiri dan masa depannya," sambung Strunk.

Dalam penelitian ini, 27 pasien berusaha untuk meningkatkan status pekerjaan mereka pada awal terapi. Sebelas dari mereka (41%) berhasil pada akhir minggu ke-16.

"Pasien yang bekerja melaporkan pada akhir terapi bahwa mereka jauh lebih berhasil dalam berkonsentrasi dan menyelesaikan tugas dalam pekerjaan mereka," lanjut Strunk.

Menurutnya, CBT membantu pasien mengatasi pandangan negatif dengan memberitahu bahwa depresi bukanlah kesalahan mereka dan mereka dapat mengambil langkah untuk meningkatkan konsentrasi serta menyelesaikan pekerjaan secara lebih sukses bahkan ketika mengalami gejala depresi.

Strunk melakukan penelitian dengan Iony Ezawa dan Graham Bartels, mahasiswa pascasarjana di Ohio State saat penelitian dilakukan. Studi dipublikasikan bulan ini di jurnal Cognitive Behavior Therapy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kurangi Angka Pengangguran, Kemnaker Optimalkan Kinerja Pengantar Kerja

Kurangi Angka Pengangguran, Kemnaker Optimalkan Kinerja Pengantar Kerja

News | Minggu, 14 Februari 2021 | 18:22 WIB

Ada 'Istana Pengangguran' di Malang, Ini Dia Potretnya

Ada 'Istana Pengangguran' di Malang, Ini Dia Potretnya

Malang | Minggu, 14 Februari 2021 | 10:26 WIB

Gara-gara Banyak PHK Massal, Angka Pengangguran di Cimahi Naik Drastis

Gara-gara Banyak PHK Massal, Angka Pengangguran di Cimahi Naik Drastis

Jabar | Senin, 01 Februari 2021 | 16:55 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB