Waspada, Ini Penyakit yang Mengintai Anak Saat Bermain di Genangan Banjir

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 28 Februari 2021 | 14:07 WIB
Waspada, Ini Penyakit yang Mengintai Anak Saat Bermain di Genangan Banjir
Banjir kiriman yang mengepung di Kampung Pulo, Jakarta, Sabtu (27/12).

Suara.com - Genangan banjir kerap menjadi 'wahana bermain' bagi anak-anak. Genangan banjir yang tidak terlalu tinggi  dengan arus air yang tenang, biasa dimanfaatkan oleh mereka untuk berenang atau sekadar berlarian.

Meski terlihat menyenangkan, orangtua perlu waspada dengan risiko penyakit yang bisa ditimbulkan akibat bermain di air banjir.

Dokter spesialis anak dr. Herbowo Agung, Sp. A(K) mengatakan, penyakit kulit menjadi penyakit yang paling umum terjadi setelah banjir. 

"Karena kulit cenderung berkontak langsung dengan banjir. Pada saat seseorang anak berendam di banjir, ternyata pada saat di dalam air pertahanan kulitnya menurun itu yang paling penting," kata dokter Herbowo dikutip dari siaran langsungnya di Instagram beberapa hari lalu.

Seorang bocah perempuan berjalan melintasi banjir di kawasan Kedoya Utara, Jakarta Barat, Minggu (21/2/2021). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]
Seorang bocah perempuan berjalan melintasi banjir di kawasan Kedoya Utara, Jakarta Barat, Minggu (21/2/2021). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]

Saat pertahanan kulit menurun, maka bakteri atau virus yang ada di air banjir bisa mudah masuk ke dalam tubuh.

Menurut dokter Herbowo, kebanyakan bakteri berserta kotoran yang akan menempel pada kulit ketika masuk ke genangan banjir.

"Kalau kotoran yang nempel itu bisa menyebabkan iritasi. Tapi kalau misalnya bakteri masuk, itu bisa jadi infeksi akan terjadi infeksi kulit. Bedakan antara infeksi kulit karena bakteri atau karena alergi," ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa infeksi akibat bakteri akan menyebabkan kulit bernanah. Dokter Herbowo juga mengingatkan agar hati-hati dengan risiko infeksi kulit impetigo.

"Bentuknya seperti cacar air, jadi kalau melembung ada airnya tapi besar-besar. Kalau dia pecah bekasnya seperti tersundut rokok. Orang Indonesia sering bilangnya cacar monyet. Tapi itu sebetulnya kurang cocok disebut cacar monyet karena bukan dari monyet," jelasnya.

Anak-anak bisa mengalami infeksi impetigo jika kontak langsung dengan air yang kotor. Atau bisa juga tertular dari orang yang sudah terinfeksi. 

"Kuncinya adalah pada saat berendam di air, pertahanan tubuh menurun karena dingin kulitnya keriput semua. Kemudian jadi gampang tembus (bakteri) masuknya dari luka. Jadi misalnya anaknya suka garuk-garuk maka masuklah bakteri," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jambret HP Anak Petinggi Polri Buat Main Game Online, LF Ditembak Polisi

Jambret HP Anak Petinggi Polri Buat Main Game Online, LF Ditembak Polisi

News | Minggu, 28 Februari 2021 | 13:46 WIB

PDIP: Mungkin Kebijakan Anies Soal Banjir Sudah Bagus, Tapi..

PDIP: Mungkin Kebijakan Anies Soal Banjir Sudah Bagus, Tapi..

News | Minggu, 28 Februari 2021 | 13:40 WIB

Gegara Suka Intip Keponakan saat Mandi, Paman Dilaporkan ke Polisi

Gegara Suka Intip Keponakan saat Mandi, Paman Dilaporkan ke Polisi

News | Minggu, 28 Februari 2021 | 11:29 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB