Setahun Pandemi, Ini Empat Strategi Penanganan Covid-19 Versi IDI

M. Reza Sulaiman

Senin, 01 Maret 2021 | 18:59 WIB
Setahun Pandemi, Ini Empat Strategi Penanganan Covid-19 Versi IDI
Ilustrasi Pandemi Covid-19. (Pexels)

Suara.com - Sudah setahun pandemi Covid-19 terjadi di Indonesia. Beragam program hingga aturan yang dilakukan belum berhasil menuntaskan penyakit yang sudah merenggut hampir 36.000 nyawa penduduk Indonesia.

Menurut Ketua Tim Mitigasi PB IDI, dr Adib Khumaidi, SpOT, strategi penanganan Covid-19 selama satu tahun terakhir masih belum bisa mencapai target yang diinginkan.

Hal ini masih menjadi perhatian karena penanganan yang belum efektif, baik karena kendala yang terjadi dalam penanganan hingga kurang patuhnya masyarakat terhadap regulasi yang telah ditetapkan pemerintah.

Dalam diskusi virtual IDI, Senin (1/3/2021), dr Adib membagikan empat strategi yang dapat dilakukan dalam upaya penanganan Covid-19. Strategi ini dilihat dari faktor atau krisis yang terjadi selama satu tahun pandemi terjadi, khususnya di Indonesia.

1. Memperkuat sistem kesehatan nasional

Hal pertama yang harus dilakukan adalah memperkuat sinergitas regulasi tentang sistem kesehatan nasional yang adaptif dengan pandemi.

Strategi ini memfokuskan penguatan Puskesmas dalam rangka meningkatkan fungsi promotif dan preventif serta pelayanan kesehatan di daerah sulit. Selain itu, strategi ini juga untuk sinkronisasi pelayanan kesehatan sebagai fokus utama.

Di samping itu, strategi ini mengatur mengenai perlindungan dan hak tenaga medis dan kesehatan dalam melakukan pelayanan kesehatan.

2. Menyiapkan sistem pelayanan kesehatan nasional

baca juga

Dalam strategi ini, terbagi menjadi beberapa poin yang difokuskan dalam mengatasi Covid-19, di antaranya:

  • Rumah sakit yang mempersiapkan untuk menangani penyakit yang tidak terduga (pandemi)
  • Melakukan klastering untuk menentukan rumah sakit Covid-19 dan non Covid dengan menyiapkan protokol dan alat-alat kesehatan yang memadai.
  • Melakukan penataan sistem rujukan dan distribusi tenaga medis serta tenaga kesehatan.
  • Melakukan penataan terhadap kebutuhan tenaga medis dan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan riil.
  • Mendorong Indonesia menjadi pusat penyakit menular (tropical disease, new emerging disease dan re-emerging disease).
  • Meningkatkan program anggaran kesehatan sesuai dengan amanat UU kesehatan dan standar WHO (minimal 5 persen PDB).
  • Membangun dan mengembangkan teknologi informasi di bidang Kesehatan.

3. Memperkuat industri dan teknologi kesehatan

Dalam strategi ini, memfokuskan negara membangun dan mengembangkan industri kimia dasar. Selain itu, negara juga mempercepat transfer teknologi di bidang kesehatan agar proses penyembuhan pasien dapat dilakukan dengan baik dan cepat.

Di samping itu, membangun dan mempersiapkan infrastruktur dan teknologi bidang kesehtan juga diperlukan dapat membantu proses pengobatan pasien.

Selain, fasilitas dan teknologi yang ditingkatkan, strategi ini mengacu untuk mempercepat pusat-pusat penelitian dan pengembangan sebagai prioritas nasional.

Seperti yang kita tahu, kesehatan menjadi salah satu satu faktor yang cukup diprioritaskan di masa pandemi selain perekonomian. Untuk itu, pusat penelitian dipercepat dalam membantu proses penanganan Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar

Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:53 WIB

3 Pemimpin Negara dengan Pendidikan di Bawah SMA: Muka Tebal Suka Tabrak Aturan dan Jahat

3 Pemimpin Negara dengan Pendidikan di Bawah SMA: Muka Tebal Suka Tabrak Aturan dan Jahat

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:48 WIB

Kelas Menengah RI Terus Merosot Setelah Pandemi, Kesempatan Kerja Makin Sedikit

Kelas Menengah RI Terus Merosot Setelah Pandemi, Kesempatan Kerja Makin Sedikit

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:05 WIB

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:45 WIB

IDAI: Keamanan Pangan MBG Tak Cukup dengan Guru Mencicipi Makanan

IDAI: Keamanan Pangan MBG Tak Cukup dengan Guru Mencicipi Makanan

News | Jum'at, 11 September 2026 | 19:47 WIB

Kunjungan Wisman ke RI Pecah Rekor di Juli 2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19 2020

Kunjungan Wisman ke RI Pecah Rekor di Juli 2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19 2020

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 08:45 WIB

IDI Desak Audit RS dan BPJS Usai Tragedi Yusrizal: Pelayanan Kesehatan Tak Boleh Diefisiensi

IDI Desak Audit RS dan BPJS Usai Tragedi Yusrizal: Pelayanan Kesehatan Tak Boleh Diefisiensi

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Fleksibel Atur Strategi Toko Ekspor, Penjualan Seller Ini Naik 2,5 Kali Lipat Lewat Ekspor FLEXI

Fleksibel Atur Strategi Toko Ekspor, Penjualan Seller Ini Naik 2,5 Kali Lipat Lewat Ekspor FLEXI

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:18 WIB

Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun

Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun

Otomotif | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:38 WIB

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:23 WIB

Terkini

37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka

37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka

Kaltim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:36 WIB

Kenapa Vaksin HPV Diberikan Sejak Anak-anak? Ini Penjelasan Kemenkes

Kenapa Vaksin HPV Diberikan Sejak Anak-anak? Ini Penjelasan Kemenkes

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:34 WIB

Undangan Sudah Diterima, Jokowi dan Ajudan Tegaskan Bakal Hadir Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo

Undangan Sudah Diterima, Jokowi dan Ajudan Tegaskan Bakal Hadir Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:34 WIB

Titik Rawan Banjir Jaksel Dibenahi: Lumpur Kali Mampang Diangkat, Tanggul Diperkuat

Titik Rawan Banjir Jaksel Dibenahi: Lumpur Kali Mampang Diangkat, Tanggul Diperkuat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:31 WIB

Tampil Stand Out ala Profesional dalam Buku Presentasi yang Mencekam

Tampil Stand Out ala Profesional dalam Buku Presentasi yang Mencekam

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Beda Impor Migas via Pertamina dan Lemigas, Bahlil Sebut Tak Pakai APBN

Beda Impor Migas via Pertamina dan Lemigas, Bahlil Sebut Tak Pakai APBN

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Tanggapi Pertemuan Hambalang, DPR Minta Kerja Sama RI-Singapura Saling Menguntungkan

Tanggapi Pertemuan Hambalang, DPR Minta Kerja Sama RI-Singapura Saling Menguntungkan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar

Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar

Sumbar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:28 WIB

JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi

JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:27 WIB

Merawat Laut Lewat Egek, Kearifan Lokal Suku Moi di Papua Barat Daya

Merawat Laut Lewat Egek, Kearifan Lokal Suku Moi di Papua Barat Daya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:27 WIB

×