Kaki Sulit Diangkat, Waspadai Gejala Diabetes

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 02 Maret 2021 | 09:10 WIB
Kaki Sulit Diangkat, Waspadai Gejala Diabetes
Ilustrasi kaki sulit diangkat. (Shutterstock)

Suara.com - Diabetes tipe 2 disebabkan oleh disfungsi cara tubuh memproses gula darah. Biasanya, hormon insulin bertanggung jawab untuk mengatur gula darah tetapi penderita diabetes memiliki masalah dalam mengeluarkan dan menyerap insulin.

Hal ini menyebabkan kadar gula darah naik tak terkendali. Kadar gula darah yang tinggi secara terus-menerus dapat menyebabkan serangkaian efek yang merusak.

Beberapa gejala yang paling menonjol terjadi ketika kadar gula darah tinggi menyebabkan kerusakan saraf, suatu proses yang dikenal sebagai neuropati.

Menurut American Diabetes Association (ADA), kerusakan saraf dapat menyebabkan foot drop sepihak komplikasi di mana kaki tidak dapat diangkat.

Diabetes tipe 2 (Pixabay/stevepb)
Diabetes tipe 2 (Pixabay/stevepb)

"Ini terjadi karena kerusakan saraf peroneal kaki akibat kompresi atau penyakit pembuluh darah," jelas ADA

Saraf peroneal adalah cabang dari saraf skiatik, yang mensuplai gerakan dan sensasi ke tungkai bawah, kaki dan jari kaki.

Menurut Mayo Clinic, pengobatan foot drop tergantung penyebabnya.

"Jika penyebabnya berhasil diobati, foot drop mungkin akan membaik atau bahkan hilang," jelas badan kesehatan tersebut.

Dalam kasus diabetes tipe 2, menstabilkan kadar gula darah akan menjadi bagian integral dari upaya ini.

baca juga

Mengubah gaya hidup sehat adalah cara paling efektif untuk menurunkan kadar gula darah tinggi.

"Olahraga dapat membantu menurunkan gula darah dan jalan kaki adalah cara yang baik untuk mencapai hal ini," menurut Diabetes.co.uk.

Berolahraga lebih keras dapat memberikan manfaat kesehatan yang lebih besar tetapi tidak selalu demikian jika Anda memiliki kadar gula darah yang tinggi.

Seperti yang dijelaskan Diabetes.co.uk, olahraga dapat menghasilkan respons stres yang menyebabkan tubuh meningkatkan kadar glukosa darah, meskipun respons ini cenderung berbeda dari orang ke orang.

Jalan kaki adalah cara yang efektif untuk menjaga kadar gula darah tetap terkendali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dianggap Kearifan Lokal, Aksi Dorong Motor Pakai Kaki Ternyata Ilegal?

Dianggap Kearifan Lokal, Aksi Dorong Motor Pakai Kaki Ternyata Ilegal?

Otomotif | Minggu, 28 Februari 2021 | 15:02 WIB

Tradisi Potong Sapi Rejeb Warga Kaki Gunung Merapi

Tradisi Potong Sapi Rejeb Warga Kaki Gunung Merapi

Foto | Minggu, 28 Februari 2021 | 08:10 WIB

5 Jenis Minuman yang Bahaya Bagi Tubuh, Pantang Dikonsumsi Rutin!

5 Jenis Minuman yang Bahaya Bagi Tubuh, Pantang Dikonsumsi Rutin!

Health | Jum'at, 26 Februari 2021 | 09:59 WIB

Terkini

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

×