Apa itu Long Covid? Temukan Penjelasannya di Sini!

Rifan Aditya | Suara.com

Rabu, 03 Maret 2021 | 10:52 WIB
Apa itu Long Covid? Temukan Penjelasannya di Sini!
Ilustrasi Covid-19, apa itu long covid, dan seperti apa dampak long Covid-19? (Pexels)

Suara.com - Bagi kebanyakan orang, Covid-19 merupakan penyakit yang singkat dan ringan. Namun, bagi sebagian lainnya, Covid-19 harus dihadapi dalam jangka waktu yang lama dan sederet keluhan kesehatan yang terus-menerus menetap. Seperti contohnya adalah kasus long Covid-19. Sebenarnya, apa itu long covid, dan seperti apa dampak long Covid-19?

Mengenal Apa itu Long Covid

Long covid merupakan kondisi gejala Covid-19 yang dialami oleh pasien yang telah sembuh dari virus Corona. Istilah long Covid merupakan suatu gejala Covid-19 jangka panjang yang dialami oleh pasien beberapa bulan pasca infeksi atau saat masa pemulihan.

Dari sejumlah studi, gejala long Covid banyak dijumpai pada pasien yang berusia 18-34 tahun. Sementara itu, sekitar 20 persen pasien long Covid mengalami gejala yang bersifat menetap.

Dampak long Covid tentunya akan mengurangi kualitas hidup seseorang dan tidak menutup kemungkinan akan muncul gejala berat pada kasus-kasus khusus. 

Gejala Long Covid

Pada umumnya, gejala long Covid yang muncul di bidang THT-KL antara lain:

  • Hilangnya kemampuan untuk mencium bau (anosmia) dan gangguan indera penciuman dalam mengidentifikasi bau-bauan (parosmia).
  • Hilangnya kemampuan mengecap (dysgeusia), juga menjadi salah satu gejala yang kerap ditemukan pada pasien dengan long Covid.
  • Gejala lain yang sering muncul adalah batuk, sesak napas, nyeri otot, diare, mual, malaise, nyeri perut, dan gangguan saraf.
  • Tidak jarang pula muncul gejala berupa kesulitan berpikir, napas pendek pendek, gangguan irama jantung, dan gejala Covid lainnya. 
INFOGRAFIS: Istilah baru 'Long Covid-19'. Apakah itu?
INFOGRAFIS: Istilah baru 'Long Covid-19'. Apakah itu?

Cara Mendeteksi Long Covid

Dokter spesialis patologi klinik Primaya Hospital Bekasi Timur, dr Muhammad Irhamsyah SpPK M.Kes, menjelaskan dalam mendeteksi pasien yang mengalami long Covid bisa dilakukan dengan beberapa tahapan. Di antaranya adalah sebagai berikut ini:

  • Wawancara
  • Pemeriksaan fisik
  • Riwayat penyakit sebelumnya
  • Pemeriksaan penunjang oleh dokter-dokter ahli agar dapat menentukan bahwa pasien mengalami gejala long Covid. Pemeriksaan penunjang juga berperan sangat penting untuk membantu klinis apakah gejala yang dialami oleh pasien adalah gejala Covid-19 atau tidak.

Bagaimana, setelah membaca ulasan singkat di atas, sekarang Anda sudah paham tentang apa itu long Covid, bukan?

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setahun Pandemi, Pasien 01 Alami Efek Long Covid Penggumpalan Darah

Setahun Pandemi, Pasien 01 Alami Efek Long Covid Penggumpalan Darah

News | Selasa, 02 Maret 2021 | 16:35 WIB

Penderita Gejala Ringan Bisa Mengalami Long Covid-19 Hingga Berbulan-bulan

Penderita Gejala Ringan Bisa Mengalami Long Covid-19 Hingga Berbulan-bulan

Health | Minggu, 21 Februari 2021 | 07:37 WIB

Long Covid Pada Setiap Orang Bisa Berbeda, Kenapa?

Long Covid Pada Setiap Orang Bisa Berbeda, Kenapa?

Health | Sabtu, 23 Januari 2021 | 09:35 WIB

Terkini

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB