alexametrics

Studi Baru Sebut Gejala Virus Corona Tak akan Hilang

Rauhanda Riyantama | Shevinna Putti Anggraeni
Studi Baru Sebut Gejala Virus Corona Tak akan Hilang
Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)

Sebuah studi baru di JAMA menemukan beberapa gejala virus corona Covid-19 yang tak akan hilang.

Suara.com - Varian baru virus corona Covid-19 yang bermunculan semakin meningkatkan kecemasan semua orang di seluruh dunia. Apalagi banyak orang melaporkan mengalami efek samping jangka panjang virus corona Covid-19.

Studi baru pun menemukan bahwa beberapa gejala virus corona Covid-19 bisa bertahan sembilan bulan. Studi baru yang diterbitkan dalam jurnal JAMA pun berusaha mencari tahu gejala virus corona yang akan tetap bertahan pada 234 peserta.

Para peneliti memeriksa ratusan peserta antara Agustus hingga November 2020. Para peserta diminta untuk mengisi satu kuesioner antara 3 hingga 9 bulan terakhir penyakit atau gejala yang terdeteksi.

Tapi dilansir dari Times of India, ada 57 peserta yang menghilang selama proses penelitian atau tindak lanjut tanpa diketahui penyebabnya.

Baca Juga: Dua TKI Terpapar Virus Corona B117 Sudah Negatif Sebelum Masuk Karawang

Studi tersebut menemukan bahwa virus corona bisa menyebabkan gejala atau komplikasi medis yang berlangsung selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan setelah sembuh.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Beberapa gejala jangka panjang yang paling umum adalah kelelahan, hilangnya indra penciuman dan pengecap, kabut otak serta kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari.

1. Kelelahan

Kelelahan ekstrim salah satu gejala virus corona yang paling umum. Kelelahan telah terdiagnosis hampir dialami semua pasien virus corona, baik orang yang menderita komplikasi awal atau sedang berjuang melawan virus corona.

Sesuai studi JAMA baru-baru ini, para peneliti menemukan bahwa 24 dari 177 pasien dalam studi tersebut menderita kelelahan yang berkepanjangan.

Baca Juga: Varian Baru Virus Corona Lebih Mematikan, Ilmuwan Temukan Penyebabnya!

2. Hilangnya indra penciuman dan pengecap

Komentar