Tak Perlu Cotton Bud, Benarkah Telinga Bisa Bersih Sendiri?

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 03 Maret 2021 | 17:15 WIB
Tak Perlu Cotton Bud, Benarkah Telinga Bisa Bersih Sendiri?
Ilustrasi cotton bud. (Shutterstock)

Suara.com - Kebiasaan banyak orang menggunakan cotton bud untuk mengeluarkan kotoran di dalam telinga. Padahal hal itu tidak perlu dilakukan karena sebenarnya telinga bisa bersih dengan sendirinya.

"Bagian dalam telinga itu, mulai dari lubang telinga ke dalam, sebenarnya diciptakan bisa membersihkan sendiri dengan pergerakan rambut-rambut atau pergerakan rahang. Kita hanya perlu membersihkan area luar telinga saja," jelas dokter spesialis THT dr. Fatia Permata Sari, Sp.THTKL., dalam siaran langsung Radio Kesehatan Kemenkes, Rabu (3/3/2021).

Fatia menambahkan, jika bagian dalam telinga dibersihkan dengan cotton bud justru bisa mengakibatkan hilangnya lapisan pelindung telinga. Lapisan itu berfungsi untuk mencegah masuknya kuman agar tidak terjadi infeksi. Selain itu juga, jika membersihkan telinga terlalu dalam bisa menyebabkan nyeri.

"Cotton bud memang sebenarnya bukan diciptakan untuk membersihkan telinga. Tetapi penggunaan cotton bud untuk membersihkan telinga justru bisa menghilangkan lapisan pelindung," katanya.

Ilustrasi telinga. (Shutterstock)

Ia menyarankan, cara membersihkan telinga cukup pada area luar, yakni daun telinga sampai batas lubang telinga luar. Membersihkannya juga cukup menggunakan handuk berbahan lembut atau dengan kapas. Membersihkan dengan cara itu diperbolehkan secara rutin.

Dokter Fatia mengingatkan bahwa mengorek telinga dengan cotton bud tidak berfungsi sama sekali untuk membersihkan telinga. Selain itu, kemungkinan kotoran justru akan tetap berada di dalam telinga.

"Karena kan tidak terlihat, dibersihkan sendiri. Kedua bisa merusak liang telinga itu sendiri karena kulitnya sangat tipis. Kemudian kotorannya juga bisa terdorong, kalau kotorannya terdorong maka akan bisa menyebabkan gangguan pendengaran juga," paparnya.

Jika telinga terasa gatal juga tidak disarankan untuk mengorek telinga dengan tangan atau benda apapun seorang diri. Dokter Fatia menyarankan, sebaiknya minta tolong kepada orang lain agar bisa melihat langsung kotoran di telinga. 

Sedangkan, jika telinga masuk air juga tidak perlu dikeluarkan. Karena bisa keluar sendiri. Atau jika terasa tidak nyaman, Fatia menyarankan untuk mencoba dikeluarkan dengan menggunakan tisu.

"Minta tolong orang lain dengan tisu yang dililit kemudian dimasukkan ke telinga. Ditunggu beberapa saat, maka tisunya bisa menyerap air. Kalau tidak membaik harus ke dokter," ucapnya.

Menurutnya, jika air tidak keluar sendirinya ada kemungkinan kotoran menumpuk yang menyebabkan air jadi menggenang di dalam telinga sehingga tidak bisa keluar. Atau juga kemungkinan ada binatang yang masuk ke telinga. 

"Itu tentu tidak bisa dikeluarkan sendiri atau orang yang tidak pada bidangnya, harus oleh dokter. Kalau memang ada keluhan yang sekiranya tidak hilang atau sulit pakai tisu tidak hilang, juga maka sebaiknya ke dokter," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Dikorek, Begini Beda Perawatan Telinga Dewasa dan Anak

Jangan Dikorek, Begini Beda Perawatan Telinga Dewasa dan Anak

Health | Rabu, 03 Maret 2021 | 12:38 WIB

Jangan Dibiarkan, Ahli Ungkap Kapan Harus Membersihkan Telinga

Jangan Dibiarkan, Ahli Ungkap Kapan Harus Membersihkan Telinga

Health | Selasa, 02 Maret 2021 | 16:15 WIB

Tinggalkan Cotton Bud, Ini Cara Lain Membersihkan Telinga yang Aman!

Tinggalkan Cotton Bud, Ini Cara Lain Membersihkan Telinga yang Aman!

Health | Kamis, 11 Februari 2021 | 19:40 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB