Gunakan MSG Secukupnya pada Makanan, Ini Manfaatnya bagi Lansia

Ririn Indriani | Suara.com

Jum'at, 05 Maret 2021 | 09:54 WIB
Gunakan MSG Secukupnya pada Makanan, Ini Manfaatnya bagi Lansia
Ilustrasi Monosodium Glutamat (MSG) yang populer dengan sebutan penyedap masakan. (Shutterstock)

Suara.com - Menjaga kesehatan orang lanjut usia (lansia) terutama di masa pandemi Covid-19 sangat penting. Oleh karena itu, asupan gizinya harus diperhatikan.

Namun yang menjadi masalah, lansia rentan mengalami gangguan kesehatan yang pada gilirannya memengaruhi nafsu makannya. Padahal menyantap makanan sehat dengan gizi seimbang sangat diperlukan untuk menjaga imunitas (daya tahan) tubuh untuk meminimalkan risiko terkena berbagai penyakit, termasuk Coronavirus Covid-19.

Untuk meningkatkan nafsu makan lansia saat sakit, salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah menambahkan penyedap rasa, Monosodium Glutamat (MSG) secukupnya pada makanan.

"Saat diopname di rumah sakit, pasien lansia memang kurang bersemangat dalam menyantap makanannya. Proses penyembuhannya menjadi semakin lama. Penggunaan MSG pada makanan di rumah sakit bisa menjadi solusi untuk mempercepat proses recovery pasien lansia," terang Pakar diet dan gizi klinik, dr. Johanes Chandrawinata, MND, SpGK pada Webinar "Edukasi Peran MSG dalam Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Lansia & Strategi Penurunan Asupan Garam," yang digelar Ajinomoto Indonesia bekerjasama dengan Lembaga Riset IDI, beberapa waktu lalu.

Penelitian yang dilakukan oleh Shigeru Yamamoto dan kawan-kawan pada tahun 2009, kata dr Johanes, menunjukkan bahwa pemberian MSG pada makanan yang dikonsumsi lansia membuatnya lebih banyak memproduksi saliva yang sangat penting untuk mambantu proses mengunyah dan menelan pada lansia.

“Penelitian tersebut juga membuktikan bahwa penambahan MSG pada makanan yang dikonsumsi lansia, membuat nafsu makan mereka meningkat. Kita sadar bahwa salah satu faktor utama penyebab malnutrisi pada lansia adalah turunnya nafsu makan dan juga masalah mengunyah serta menelan. Sehingga, peran MSG ini ternyata sangat baik,” terangnya merinci.

Sedangkan penambahan MSG secukupnya pada makanan yang disantap oleh lansia yang sehat, kata dr. Johanes, dapat membantu menjaga sistem imunitas tubuh karena nafsu makannya meningkat, sehingga tubuh mendapatkan asupan gizi yang baik dari makanan sehat yang dikonsumsinya.

Selain itu, sambung dia, melakukan diet rendah garam juga menjadi salah satu cara untuk mencegah munculnya penyakit degeneratif. Dengan mencegah hal tersebut, peluang untuk menjaga sistem imunitas semakin tinggi.

"Sudah banyak penelitian tentang penurunan asupan natrium (garam). Contohnya, Halim dkk dalam penelitian terbaru tahun 2020, Journal of Food Science juga membuktikan peran MSG dalam menjaga rasa nikmat pada makanan walaupun kadar natriumnya dikurangi antara 30-60%," jelas dr. Johanes.

Dari penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penurunan asupan garam dapat dicapai tanpa harus mengorbankan citarasa makanan dengan penambahan MSG secukupnya.

Webinar yang dihadiri seribu dokter ini sebagai upaya mendukung masyarakat Indonesia terutama lansia, agar tetap sehat dengan menyebarluaskan fakta informatif tentang MSG di tengah pandemi COVID-19.

“Acara webinar kali ini diperuntukkan bagi dokter, karena kami merasa perlu menyebarkan fakta yang benar dan informatif tentang MSG. Kami berharap para dokter di seluruh Indonesia, dapat menyebarkan fakta informatif dan ilmiah ini kepada masyarakat luas,” jelas Katarina Larasati, Public Relations Manager Ajinomoto Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Sekadar Menunggu Tua: Trik Menyiapkan Aging with Grace Sejak Hari Ini

Bukan Sekadar Menunggu Tua: Trik Menyiapkan Aging with Grace Sejak Hari Ini

Your Say | Minggu, 29 Maret 2026 | 09:10 WIB

Pesepeda Lansia Masuk Tol Jogja-Solo, Ngaku Bingung karena Jalan Baru

Pesepeda Lansia Masuk Tol Jogja-Solo, Ngaku Bingung karena Jalan Baru

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:35 WIB

Cerita dari Panti Jompo Mandalika, Para Lansia Berlebaran Tanpa Keluarga

Cerita dari Panti Jompo Mandalika, Para Lansia Berlebaran Tanpa Keluarga

Video | Rabu, 18 Maret 2026 | 13:20 WIB

Usai PLN 'Dirujak', Masalah Meteran Pasangan Lansia Dicabut Berakhir Bahagia

Usai PLN 'Dirujak', Masalah Meteran Pasangan Lansia Dicabut Berakhir Bahagia

Entertainment | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:26 WIB

Buka Puasa Bersama Lansia? Ini Cara Membuat Momennya Lebih Hangat

Buka Puasa Bersama Lansia? Ini Cara Membuat Momennya Lebih Hangat

Lifestyle | Selasa, 10 Maret 2026 | 15:29 WIB

Gus Ipul Bocorkan Rencana Kemensos untuk Jangkau Ratusan Ribu Lansia dapat MBG Tahun Ini

Gus Ipul Bocorkan Rencana Kemensos untuk Jangkau Ratusan Ribu Lansia dapat MBG Tahun Ini

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 17:38 WIB

Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia

Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia

Health | Jum'at, 27 Februari 2026 | 12:49 WIB

Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial

Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 16:43 WIB

Pelaku Percobaan Pemerkosaan Lansia di Gunungkidul Ternyata Pelajar, Kini Dititipkan ke LPKA

Pelaku Percobaan Pemerkosaan Lansia di Gunungkidul Ternyata Pelajar, Kini Dititipkan ke LPKA

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 22:41 WIB

Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang

Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang

Health | Kamis, 19 Februari 2026 | 10:48 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB