Cegah Penundaan Vaksin Covid-19 Terulang, Tiga Negara Eropa Bentuk Aliansi

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 05 Maret 2021 | 11:49 WIB
Cegah Penundaan Vaksin Covid-19 Terulang, Tiga Negara Eropa Bentuk Aliansi
Vaksinator menyiapkan vaksin COVID-19 untuk disuntikkan kepada tenaga kependidikan di SMA Negeri 70 Jakarta, Rabu (24/2/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Tiga negara anggota Uni Eropa yakni Israel, Austria, dan Denmark membentuk aliansi vaksin Covid-19, demi memastikan pasokan vaksin lancar.

Dilansir ANTARA, aliansi akan fokus pada dana penelitian dan pengembangan bersama demi memfasilitasi produksi vaksin Covid-19.

Harapannya, aliansi ini bisa menghasilkan vaksin Covid-19 sehingga pasokan aman dan mampu menghalau mutasi virus Corona.

Dua negara anggota Uni Eropa itu, Austria dan Denmark, telah kesal karena penundaan dalam pemesanan, persetujuan dan pendistribusian vaksin di dalam Uni Eropa yang telah membuat dua negara itu tertinggal jauh dalam pelaksanaan vaksinasi COVID di belakang Israel.

Israel menjadi yang tercepat dan mengalahkan negara-negara di dunia dalam hal pelaksanaan vaksinasi COVID-19.

Setelah menjamu rekan-rekan Austria dan Denmarknya untuk melakukan pembicaraan dan tur ke sebuah pusat kebugaran Israel yang terbuka bagi mereka yang terdokumentasi telah divaksinasi atau pulih dari COVID-19 dengan dugaan kekebalan, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengumumkan pakta aliansi vaksin tersebut.

"Setelah kami mengatasi siklus penyakit ini, kami tidak memiliki jaminan bahwa penyakit itu tidak akan kembali. Kami tidak tahu berapa lama - tidak ada yang tahu - berapa lama vaksin ini akan bertahan," kata Netanyahu pada konferensi pers bersama.

"Dan karena itu kami harus melindungi rakyat kami dari kemunculan kembali pandemi atau mutasi virus ini," ujarnya.

Kanselir Austria Sebastian Kurz mengatakan dia sangat senang tentang inisiatif vaksin Uni Eropa tetapi Austria juga perlu bekerja sama dengan negara lain di seluruh dunia.

baca juga

Komisi Eropa mengatakan negara-negara anggota Uni Eropa bebas untuk membuat kesepakatan terpisah jika mereka mau.

Pakta trilateral itu, kata Kurz, akan mencakup investasi di pabrik produksi vaksin di Eropa dan Israel, dan setiap negara berkontribusi semaksimal mungkin untuk siklus manufaktur.

"Di Austria, misalnya, produksi lipid yang diperlukan untuk banyak vaksin sudah berlangsung," ujar Kurz.

Sementara itu, Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mengatakan negaranya ingin meningkatkan kapasitas produksi vaksinnya.

"Kami ingin bersama juga untuk mengeksplorasi kemungkinan kerja sama dalam uji klinis vaksin dengan Israel dan Austria," katanya.

Netanyahu, yang mengatakan 90 persen orang Israel yang memenuhi syarat telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Pfizer/BioNTech atau pulih dari virus corona, telah menjadikan program vaksinasi di Israel itu sebagai kampanyenya untuk pemilihan umum 23 Maret.

"Kami akan bersama-sama menjadi 'Bangsa Vaksinasi'. Dan kami sepakat bahwa jika negara lain ingin bergabung dengan kami, kami akan membahas ini di antara kami sendiri dan menyambut negara lain untuk ikut bergabung," kata Netanyahu tentang pakta aliansi vaksin Israel dengan Austria dan Denmark.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:45 WIB

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:30 WIB

Diskon Jalan-jalan ke Eropa dari BRI di Antavaya, Klaim di Sini!

Diskon Jalan-jalan ke Eropa dari BRI di Antavaya, Klaim di Sini!

Bri | Jum'at, 11 September 2026 | 17:08 WIB

Media Eropa Gambarkan Kengerian Krakatau Meletus: Tahun 1883 Bikin Dunia Dingin, 2018 Tsunami

Media Eropa Gambarkan Kengerian Krakatau Meletus: Tahun 1883 Bikin Dunia Dingin, 2018 Tsunami

News | Selasa, 08 September 2026 | 10:22 WIB

Bio Farma Kantongi Izin BPOM, Vaksin Rotavirus Neonatal Siap Diproduksi di RI

Bio Farma Kantongi Izin BPOM, Vaksin Rotavirus Neonatal Siap Diproduksi di RI

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 13:38 WIB

Google Ubah Kebijakan Spam SEO untuk Menghindari Denda Antitrust Digital di Eropa

Google Ubah Kebijakan Spam SEO untuk Menghindari Denda Antitrust Digital di Eropa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 13:10 WIB

Sebentang Kearifan dari Barat: Menyusuri Islam di Tanah Eropa

Sebentang Kearifan dari Barat: Menyusuri Islam di Tanah Eropa

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Mengintip Rumah Sakit Berbasis Stem Cell yang Usung Pengobatan Regeneratif hingga Vaksin Kanker

Mengintip Rumah Sakit Berbasis Stem Cell yang Usung Pengobatan Regeneratif hingga Vaksin Kanker

Health | Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:11 WIB

BUMN Farmasi Kirim 3.000 Dosis Vaksin untuk Korban Gempa NTT

BUMN Farmasi Kirim 3.000 Dosis Vaksin untuk Korban Gempa NTT

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:08 WIB

Bukan Sekadar Daur Ulang, Bagaimana Uni Eropa Ubah Industri Elektronik agar Lebih Ramah Lingkungan?

Bukan Sekadar Daur Ulang, Bagaimana Uni Eropa Ubah Industri Elektronik agar Lebih Ramah Lingkungan?

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26 WIB

Terkini

Relatable! Ini Alasan Novel Harga Teman Cocok Dibaca Pejuang Quarter-Life Crisis

Relatable! Ini Alasan Novel Harga Teman Cocok Dibaca Pejuang Quarter-Life Crisis

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 19:27 WIB

Ongkos Jalan Mobil Listrik Polytron vs Mobil Bensin: Sehari Tempuh 50 Km, Setahun Hemat Berapa?

Ongkos Jalan Mobil Listrik Polytron vs Mobil Bensin: Sehari Tempuh 50 Km, Setahun Hemat Berapa?

Otomotif | Minggu, 20 September 2026 | 19:23 WIB

Belanja Telur Ayam di Indomaret Pakai BRImo, Dapatkan Diskon Harga!

Belanja Telur Ayam di Indomaret Pakai BRImo, Dapatkan Diskon Harga!

Bri | Minggu, 20 September 2026 | 19:20 WIB

Bara dari Bumi, Jalan Menuju Kedaulatan Energi

Bara dari Bumi, Jalan Menuju Kedaulatan Energi

Sumsel | Minggu, 20 September 2026 | 19:15 WIB

Wacana Ambang Batas 5 Persen Disebut Ekspresi Ketakutan Parpol Parlemen

Wacana Ambang Batas 5 Persen Disebut Ekspresi Ketakutan Parpol Parlemen

News | Minggu, 20 September 2026 | 19:15 WIB

Kartu Edisi Terbatas BRIZZI x Arkiv Siap Jadi Buruan Kolektor Bulan Ini

Kartu Edisi Terbatas BRIZZI x Arkiv Siap Jadi Buruan Kolektor Bulan Ini

Bri | Minggu, 20 September 2026 | 19:11 WIB

9 Sunscreen Niacinamide Lokal Murah untuk Mencerahkan Wajah Kusam

9 Sunscreen Niacinamide Lokal Murah untuk Mencerahkan Wajah Kusam

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 18:55 WIB

3 Rekomendasi Home Chemical Peeling untuk Pudarkan Flek Hitam

3 Rekomendasi Home Chemical Peeling untuk Pudarkan Flek Hitam

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 18:52 WIB

Sinopsis Vibe, Film India yang Dibintangi Kunal Kemmu dan Preity Zinta

Sinopsis Vibe, Film India yang Dibintangi Kunal Kemmu dan Preity Zinta

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 18:50 WIB

Video Call Saat Rapat DPR Viral, Moreno: Saya Hanya Ingin Menghibur Anak

Video Call Saat Rapat DPR Viral, Moreno: Saya Hanya Ingin Menghibur Anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 18:36 WIB

×