Penghasilan Tinggi Tingkatkan Percaya Diri, Tapi Tak Pengaruhi Toleransi

Rauhanda Riyantama, Fita Nofiana

Jum'at, 05 Maret 2021 | 12:58 WIB
Penghasilan Tinggi Tingkatkan Percaya Diri, Tapi Tak Pengaruhi Toleransi
Ilustrasi orang kaya, kebebasan finansial. (Shutterstock)

Suara.com - Orang yang memiliki pendapatan tinggi dikenal lebih percaya diri dan tak takut dibandingkan dengan orang lain. Hal ini dinyatakan dalam sebuah studi yang diterbitkan pada American Psychological Association.

Melansir dari Mdlinx, data studi tersebut diambil dari 162 negara yang memprediksi bahwa pendapatan yang lebih tinggi berefek pada kepercayaan diri dan tekad. Sementara pendapatan yang lebih rendah memiliki efek sebaliknya di mana terkait dengan emosi harga diri yang negatif seperti kesedihan, ketakutan, dan rasa malu.

"Efek pendapatan pada kesejahteraan emosional kita tidak boleh diremehkan," kata pemimpin peneliti Eddie M.W. Tong, PhD, seorang profesor psikologi di National University of Singapore.

"Memiliki lebih banyak uang dapat menginspirasi kepercayaan dan tekad sementara penghasilan lebih sedikit dikaitkan dengan kesuraman dan kecemasan," imbuhnya.

Para peneliti melakukan analisis independen dan meta-analisis dari lima penelitian sebelumnya yang mencakup survei terhadap lebih dari 1,6 juta orang di 162 negara. Analisis tersebut juga memasukkan kategori emosi yang dirasakan orang tentang orang lain, seperti cinta, kemarahan, atau kasih sayang.

Tidak seperti emosi harga diri, studi tersebut tidak menemukan hubungan yang konsisten antara tingkat pendapatan dan bagaimana perasaan orang tentang orang lain.

Perencanaan finansial, nikah dulu atau mapan dulu? (Shutterstock)
Perencanaan finansial, nikah dulu atau mapan dulu? (Shutterstock)

"Memiliki lebih banyak uang tidak selalu membuat seseorang lebih berbelas kasih dan bersyukur,  kekayaan yang lebih besar mungkin tidak berkontribusi untuk membangun masyarakat yang lebih peduli dan toleran," kata Tong.

Temuan dari penelitian ini bersifat korelasional, sehingga penelitian tidak dapat membuktikan sebab akibat.  "Kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan rata-rata orang dan meningkatkan ekonomi dapat berkontribusi pada kesejahteraan emosional individu," kata Tong.

"Namun, itu tidak serta merta berkontribusi pada pengalaman emosional yang penting bagi keharmonisan masyarakat," imbuhnya. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Gejala Awal Kesehatan Mentalmu Bermasalah, Apa Saja?

5 Gejala Awal Kesehatan Mentalmu Bermasalah, Apa Saja?

Your Say | Jum'at, 05 Maret 2021 | 11:24 WIB

30 Persen Anak Muda Disebut Alami Kecanduan Smartphone, Ini Saran Pakar

30 Persen Anak Muda Disebut Alami Kecanduan Smartphone, Ini Saran Pakar

Health | Jum'at, 05 Maret 2021 | 09:07 WIB

Efek Pandemi dan Gejala Masalah Kesehatan Mental yang Terjadi

Efek Pandemi dan Gejala Masalah Kesehatan Mental yang Terjadi

Video | Kamis, 04 Maret 2021 | 20:45 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×