Tak Sengaja Menelan Baterai Kancing, Bayi 17 Tahun Meninggal

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Sabtu, 06 Maret 2021 | 15:51 WIB
Tak Sengaja Menelan Baterai Kancing, Bayi 17 Tahun Meninggal
Trista dan Reese (Facebook/Pray For Reese)

Suara.com - Seorang bayi berusia 17 bulan secara tidak sengaja menelan baterai kancing. Tanpa diketahui orang tuanya, baterai itu pun menyebabkan lubang di kerongkongan dan membuatnya meninggal pada Desember tahun lalu.

Sebelum diketahui kondisinya, bayi bernama Reese ini mengalami mengi. Namun, sang ibu, Trista Hamsmith, mengira putrinya itu menderita batuk parah.

Trista, dari Texas, pun membawa Reese ke dokter anak. Batita ini didiagnosis flu parah.

Tak lama sepulangnya dari rumah sakit Trista menyadari baterai remote control menghilang. Di sinilah sang ibu mulai panik dan langsung membawa putrinya ke rumah sakit.

Reese dibawa ke ruang gawat darurat dan dokter mendapati baterai kancing kecil berada di tenggorokan bayi malang tersebut.

Reese setelah operasi (Facebook/Pray For Reese)
Reese setelah operasi (Facebook/Pray For Reese)

"Dokter melakukan rontgen dan memastikan bahwa baterai ada di tenggorokan dan mereka melakukan operasi darurat untuk mengeluarkannya," tutur Trista, dilansir The Sun.

Secara umum, baterai yang tertelan dapat menyebabkan reaksi kimia mematikan di tubuh. Baterai bereaksi dengan air liur dan menyebabkan penumpukan soda kaustik, ini akan 'memakan' daging seperti asam segera setelah ditelan.

Setelah dioperasi dan menginap di rumah sakit selama beberapa saat Reese dipulangkan. Namun, ternyata kondisinya makin memburuk.

"Kami menemukan baterai telah membentuk fistula, yang seperti lorong. Ada lubang yang menembus trakea dan esofagusnya," sambung Trista.

baca juga

Ia melanjutkan, lubang ini memungkinkan udara, makan dan minuman, masuk ke tempat yang tidak seharusnya. Dokter pun memasang gastronomi pada lubang tersebut dan ventilator untuk mendukung sistem pernapasannya.

Pada awal Desember Reese kembali dioperasi untuk memperbaiki fistula.

Beberapa minggu setelahnya dokter melepas ventilator. Namun, kondisinya memburuk hingga dokter harus memasang trakeostomi, yakni memasukkan selang ke dalam tenggorokan untuk membantu pernapasan.

Tiga hari setelah prosedur tersebut, tepatnya pada 17 Desember 2020, Reese pun meninggal dunia.

Sekarang, Trista membagikan kisahnya ini melakui Facebook dan mendirikan organisasi Reese's Purpose. Tujuannya untuk menyadarkan pada orang tua akan bahaya baterai kancing.

"Kami harus melakukan segala hal yang kami bisa untuk menyampaikan informasi ini kepada orang tua dan mendesak industri untuk membuat perubahan terhadap produknya guna melindungi anak-anak," tulis Trista dalam halaman Facebook Pray for Reese Hamsmith.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Inovasi Digital, Menteri BUMN Sebutkan Baterai Mobil Listrik

Selain Inovasi Digital, Menteri BUMN Sebutkan Baterai Mobil Listrik

Otomotif | Rabu, 03 Maret 2021 | 19:16 WIB

Erick Thohir Ingin Indonesia Produksi Baterai Lithium di 2023

Erick Thohir Ingin Indonesia Produksi Baterai Lithium di 2023

Otomotif | Kamis, 25 Februari 2021 | 23:27 WIB

Rawan Tertelan, Mainan dengan Baterai Kancing Jangan Dijadikan Kado Natal

Rawan Tertelan, Mainan dengan Baterai Kancing Jangan Dijadikan Kado Natal

Health | Rabu, 25 Desember 2019 | 17:19 WIB

Terkini

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:40 WIB

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:06 WIB

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

×