Jangan Sepelekan, Perut Kembung Bisa Jadi Tanda Kanker Ovarium

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 15 Maret 2021 | 15:30 WIB
Jangan Sepelekan, Perut Kembung Bisa Jadi Tanda Kanker Ovarium
perut kembung (shutterstock)

Suara.com - Kanker ovarium salah satu jenis kanker yang berisiko menyerang wanita. Kanker jenis ini tumbuh di ovarium dan saluran tubuh.

Jika tak terdeteksi lebih awal, ada kemungkinan besar kanker ovarium ini bisa menyebar ke tempat lain. Karena, tumor ganas bisa menyebar melalui aliran darah atau sistem limfatik untuk menyerang area lain di tubuh.

Sehingga Anda harus mewaspadai perubahan dalam tubuh yang bisa menunjukkan gejala kanker ovarium, seperti perut kembung terus-menerus.

Perut kembung yang tidak mereda termasuk salah satu tanda kanker ovarium. Biasanya, kondisi ini disertai dengan hilangnya nafsu makan atau merasa kenya segera setelah makan.

Tanda awal lainnya dari kanker ovarium adalah nyeri panggul atau perut dan masalah kencing. Masalah pada saluran kencing ini biasanya ditandai dengan Anda tidak bisa menahan buang air kecil atau lebih sering buang air kecil daripada biasanya.

Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)
Ilustrasi kanker, kanker ovarium (Pixabay/PDPics)

Terkadang, Anda mungkin juga mengalami perubahan lain pada kebiasaan buang air besar, seperti diare dan sembeli akibat kanker tersebut.

Penyakit ini mungkin juga akan membuat Anda merasa sangat lelah dan berat badan turun drastis tanpa berusaha. Pendarahan apapun yang terjadi setelah menopause, , terutama yang terjadi selama 12 bulan berturut-turut tanpa menstruasi perlu diselidiki oleh praktisi kesehatan.

Gejala kanker ovarium cenderung terjadi lebih dari sekali dalam sebulan. Jika Anda mengalami salah satu gejala yang tercantum di atas, periksakan diri Anda ke dokter umum.

Saat kondisi ini didiagnosis pada tahap paling awal, sekitar 9 dari 10 wanita akan bertahan hidup. Karena, pasien akan lebih sulit diobati atau bertahan hidup, bila kanker terlalu lama dibiarkan menguasai tubuh.

Badan kesehatan Kanker Ovarium Inggris pun mendorong pasien dalam kondisi ini meminta tes darah CA125 dari dokter mereka.

NHS menjelaskan bahwa CA125 diproduksi oleh beberapa sel kanker ovarium, dengan jumlah yang tinggi dalam darah kemungkinan menjadi indikator kanker ovarium.

Namun dilansir dari Express, profil darah CA125 yang meningkat tidak menjamin Anda mengidap penyakit tersebut. Karena, kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa hal berikut ini:

  1. Endometriosis
  2. Fibroid
  3. Kehamilan

Biasanya, dokter akan menyarankan Anda melakukan pemindaian ultrasound untuk menyelidiki lebih lanjut tanda-tanda kanker ovarium. Melalui pemindaian ini, Anda akan mengetahui seberapa parah kanker dalam tubuh Anda.

  1. Stadium 1: Kanker hanya menyerang satu atau kedua ovarium
  2. Stadium 2: Kanker telah menyebar dari ovarium ke panggul atau rahim
  3. Stadium 3: Kanker telah menyebar ke lapisan perut, permukaan usus atau ke kelenjar getah bening di panggul atau perut
  4. Stadium 4: Kanker telah menyebar ke bagian tubuh lain, seperti hati atau paru-paru

Tingkat keparahan ini juga berfungsi menggembarkan seberapa cepat kanker kemungkinan besar tumbuh dan menyebar. Tingkat satu berarti kanker cenderung tumbuh lebih lambat dan tingkat tiga kemungkinan kanker tumbuh lebih cepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pekerja Shift Malam Lebih Berisiko Terserang Kanker, Ini Sebabnya!

Pekerja Shift Malam Lebih Berisiko Terserang Kanker, Ini Sebabnya!

Health | Senin, 15 Maret 2021 | 13:18 WIB

Skrining Memang Penting, Tapi Mencegah Kanker untuk Wanita Itu Keharusan

Skrining Memang Penting, Tapi Mencegah Kanker untuk Wanita Itu Keharusan

Health | Sabtu, 13 Maret 2021 | 08:00 WIB

Rayakan Ulang Tahun, Suga BTS Sumbang 100 Juta Won Untuk pasien Kanker

Rayakan Ulang Tahun, Suga BTS Sumbang 100 Juta Won Untuk pasien Kanker

Your Say | Jum'at, 12 Maret 2021 | 14:23 WIB

Terkini

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB