Bukan Gagal, Ini Alasan Angka Kematian Covid-19 di Indonesia Masih Tinggi

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 15 Maret 2021 | 19:30 WIB
Bukan Gagal, Ini Alasan Angka Kematian Covid-19 di Indonesia Masih Tinggi
Petugas pemakaman penanganan jenazah pasien COVID-19 menurunkan peti jenazah dari dalam mobil jenazah di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Rabu (2/9/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Satgas Penanganan Covid-19 mengakui bahwa hingga kini angka kematian Covid-19 di Indonesia belum terkendali.

Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Brigjen TNI (Purn). dr. Alexander K. Ginting, S. Sp.P (K) mengatakan tingkat kematian Covid-19 masih sebesar 2,71 persen.

"Angka kematian itu masih cukup tinggi," kata Alexander dalam webinar BNPB Indonesia, Senin (15/3/2021).

Di sisi lain, Alexander menolak angka kematian tinggi karena pemerintah gagal melakukan penanggulangan Covid-19. Ia menuduh semua ini terjadi karena tingkat kesadaran masyarakat terhadap gejala covid-19 masih rendah hingga menyebabkan keterlambatan datang ke rumah sakit.

"Morbiditas naik bukan berarti penanggulangan tidak berhasil. Mortalitas naik, angka kematian naik, itu lebih karena telatnya masuk rumah sakit oleh karena kelalaian dan yang kedua juga oleh karena faktor komorbid," kata Alexander.

Ia menyampaikan bahwa seseorang yang terinfeksi Covid-19 akan meningkatkan morbiditas dan mortalitas, terutama pada seseorang yang memiliki komorbid baik usia muda maupun usia lanjut.

Selain itu, kemunculan gejala covid juga kerap disadari terlambat, sehingga tak jarang datang ke rumah sakit letika kondisi sudah mulai berat. 

"Artinya kalau dia sudah di fase 2, sudah ada pneumoni. Oleh karena itu memang edukasi ke masyarakat perlu dilakukan terus-menerus. Apalagi dicurigai sekarang ini ada tren baru yang menular lebih cepat, agar masyarakat lebih bisa sensitif, lebih cepat mendeteksi melakukan penilaian kalau dia sudah gejala Covid-19 atau tidak," ucapnya.

Kontak erat juga harus diperhatikan. Masyarakat diminta untuk menyadari jika ada kontak langsung dengan seseorang yang pernah positif Covid-19 agar benar-benar mematuhi protokol kesehatan atau sesegera mungkin melakukan tes swab. 

baca juga

Menurut Alexander, tempat makan umum termasuk area penularan paling tinggi katena banyak orang pasti melepas masker.

"Sehingga dia mengatakan 'saya pakai masker kok, masih bisa tertular', salah satu adalah seperti yang tadi duduk bersama atau antrean tidak ada jaga jarak dan kemudian membuka masker. Inilah proses yang membuat terjadinya infeksi," ucapnya.

Terkait obat-obatan untuk pasien Covid-19, Alexander memastikan bahwa persediaannya masih cukup. Termasuk juga obat anti-virus dan antiinflamasi.

"Kemudian satgas juga sudah melakukan pelatihan terhadap dokter-dokter untuk update mengenai tata klinis, bagaimana merawat pasien di ICU. Artinya untuk ini pemerintah sudah menyiapkan infrastrukturnya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Doni Monardo: Indonesia Dapat Reagen Hasil Kerja Sama China dan Korsel

Doni Monardo: Indonesia Dapat Reagen Hasil Kerja Sama China dan Korsel

News | Senin, 15 Maret 2021 | 14:07 WIB

Doni Monardo: Kalau Saya Tak Ambil Keputusan, Mau jadi Apa Negara Kita?

Doni Monardo: Kalau Saya Tak Ambil Keputusan, Mau jadi Apa Negara Kita?

Liks | Senin, 15 Maret 2021 | 09:00 WIB

Digerebek Satgas Covid-19, Lomba Burung dan Mancing di Sukoharjo Buyar!

Digerebek Satgas Covid-19, Lomba Burung dan Mancing di Sukoharjo Buyar!

Surakarta | Minggu, 14 Maret 2021 | 19:12 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×