Ftalat, Bahan Kimia Berbahaya yang Ditemukan di Kehidupan Sehari-hari

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 16 Maret 2021 | 17:30 WIB
Ftalat, Bahan Kimia Berbahaya yang Ditemukan di Kehidupan Sehari-hari
Ilustrasi wadah plastik (shutterstock)

Suara.com - Setiap hari kita pasti terpapar ftalat atau ortho-ftalat. Bahan kimia ini banyak ditemukan di plastik, termasuk kemasan makanan, serta produk kecantikan dan kebersihan seperti sampo serta detergen.

Fungsi dari bahan kimia ini adalah untuk membuat plastik lebih fleksibel dan lebih sulit dihancurkan.

Ftalat kembali menjadi pembahasan setelah ilmuwan di American Journal of Public Health menyerukan bahayanya dan mendesak perubahan regulasi federal tentang pengunaan bahan kimia.

Para ilmuwan mendesak lembaga negara bagian dan federal untuk menghilangkan penggunaan ftalat pada produk khusus wanita hamil dan anak-anak.

Sebab, dilansir The Conversation, bahan kimia sintetis ini dapat menganggu sistem endokrin, kelenjar yang melepaskan hormon sebagai pembawa pesan kimiawi tubuh.

Ilustrasi Penggunaan Kantong Plastik (pixabay/cocoparisienne)
Ilustrasi Penggunaan Kantong Plastik (pixabay/cocoparisienne)

Bahan kimia ini dimetabolisme secara cepat dan umumnya dikeluarkan dari tubuh setelah paparan berhenti.

Salah satu cara mengurangi paparannya adalah dengan mengganti semua wadah kemasan makanan plastik dengan wadah kaca.

Jika tidak memungkinkan, sebaiknya biarkan makanan mendingin hingga mencapai suhu kamar sebelum memasukkannya ke dalam wadah penyimpanan makanan plastik.

Jangan memasukkan bahan plastik ke dalam microwave, karena ftalat dapat berpindah dari wadah penyimpanan ke makanan.

Mencari tahu produk mana yang memiliki tingkat ftalat tinggi tidak selalu mudah. Meski ftalat seharusnya dicantumkan pada label bahan, terkadang justru dimasukkan sebagai bagian dari wewangian.

Banyak perusahaan secara sukarela membuang bahan ftalat dan banyak juga produk yang berlabel 'bebas ftalat'. Namun, Anda harus tetap memeriksa label terlebih dahulu sebagai langkah pencegahan.

Jika Anda tidak yakin, Anda dapat membuka website Skin Deep Environmental Working Group untuk mengetahui produk yang aman untuk digunakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Paparan Bahan Kimia Sehari-hari: Jumlah Sperma Sedikit & Mr P Kecil

Dampak Paparan Bahan Kimia Sehari-hari: Jumlah Sperma Sedikit & Mr P Kecil

Health | Senin, 15 Maret 2021 | 19:00 WIB

Studi: Ada Lebih dari 100 Bahan Kimia Berbahaya dalam Mainan Plastik Anak

Studi: Ada Lebih dari 100 Bahan Kimia Berbahaya dalam Mainan Plastik Anak

Health | Selasa, 09 Maret 2021 | 17:06 WIB

Merusak Otak Bayi, Ilmuwan Desak Pelarangan Penggunaan Bahan Kimia Ftalat

Merusak Otak Bayi, Ilmuwan Desak Pelarangan Penggunaan Bahan Kimia Ftalat

Health | Minggu, 21 Februari 2021 | 11:30 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB