Cari Tahu, Apakah Kakek dan Nenekmu Masuk Kategori Layak Vaksin Covid-19?

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 19 Maret 2021 | 19:29 WIB
Cari Tahu, Apakah Kakek dan Nenekmu Masuk Kategori Layak Vaksin Covid-19?
Sebagai ilustrasi: vaksinasi lansia dengan layanan drive-thru di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/3/2021). [Ist]

Suara.com - Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) mengeluarkan rekomendasi vaksinasi Covid-19 terbaru. Rekomendasi ini diibuat menyusul penanganan Covid-19 di dunia yang terus berkembang dan berubah.

"Bukti ilmiah yang terus berkembang terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19 pada penyakit dan kondisi tertentu. Sudah dikeluarkan 4 kali rekomendasi PAPDI yang selalu disesuaikan dengan perkembangan keilmuan yang ada," terang kerangan PAPDI di surat rekomendasi yang diterima suara.com, Jumat (19/3/2021)

Salah satu perubahan itu adalah rekomendasi vaksinasi terhadap lansia berusia lebih dari 59 tahun.

Kini yang boleh menerima vaksin Covid-19 dengan mempertimbangan kerapuhan atau tua renta, tidak boleh melebihi dari 2 poin. Jika melebihi maka lansia tersebut masuk kategori belum layak vaksinasi Covid-19.

"Jika ragu dengan nilai dari individu lansia tersebut, maka dapat dikonsultasikan ke dokter ahli di bidangnya (Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Geriatri atau spesialis penyakit Dalam Umum (sppD) khususnya di lokasi yang tidak memiliki konsultan geriatri," tulis keterangan tersebut.

Berikut ini kuesioner rapuh atau tua renta rekomendasi PAPDI:

1. Apakah anda mengalami kesulitan untuk naik10 anak tangga tanpa bantuan alat dan tanpa istirahat diantaranya?
Skor 1 = apabila Ya, skor 0 = apabila tidak.

2. Seberapa sering dalam 4 minggu ada merasa kelelahan?
1). Sepanjang waktu
2). Sebagian besar waktu
3). Kadang - kadang
4). Jarang

Bila jawab 1 atau 2 skor = 1 dan selain itu skor = 0

baca juga

3. Partisipan ditanya, apakah dokter pernah mengatakan kepada anda tentang penyakit.
(11 penyakit utama: hipertensi, diabetes, kanker (selain kanker kulit kecil), penyakit parukronis, serangan jantung, gagal jantung kongestif, nyeri dada, asma, nyeri sendi, stroke danpenyakit ginjal)?

Bila jawaban jumlah total penyakit, skor yang tercatat 0-4 penyakit = 0 dan 5-11 penyakit = 1.

4. Dengan diri sendiri dan tanpa bantuan, apakah Anda mengalami kesulitan berjalan kira-kira sejauh 100 sampai 200 meter?
Skor Ya = 1, dan Tidak = 0

5. Berapa berat badan saudara dengan mengenakan baju tanpa alas kaki saat ini? Satu tahun yang lalu, berapa berat badan anda dengan mengenakan baju tanpa alas kaki?

  • Keterangan perhitungan berat badan dalam persen : (berat badan 1 tahun yang lalu dikurangi berat badan sekarang) dibagi berat badan satu tahun lalu, dikalikan 100 persen.
  • Bila hasil lebih dari 5 persen (mewakili kehilangan berat badan 5 persen) diberi skor 1. dan kurang dari 5 persen skor = 0.

Intepretasi : Skor 1 hingga 2 : Pre-Frail (menjelang rapuh), Skor lebih dari 2 : Frail (kategori rapuh atau renta)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dapat Izin BPOM dan MUI, Kemenkes Mulai Distribusi Vaksin AstraZeneca

Dapat Izin BPOM dan MUI, Kemenkes Mulai Distribusi Vaksin AstraZeneca

Bogor | Jum'at, 19 Maret 2021 | 19:21 WIB

BPOM Rilis Rekomendasi Penggunaan Vaksin Covid-19 AstraZeneca

BPOM Rilis Rekomendasi Penggunaan Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Health | Jum'at, 19 Maret 2021 | 19:14 WIB

Gencarkan Vaksinasi, Stok Vaksin di Kota Tangerang Sudah Habis

Gencarkan Vaksinasi, Stok Vaksin di Kota Tangerang Sudah Habis

Jakarta | Jum'at, 19 Maret 2021 | 19:15 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×