Perempuan Lebih Mungkin Alami Efek Vaksin, Dokter: Tak Perlu Khawatir

Arendya Nariswari, Fita Nofiana

Selasa, 23 Maret 2021 | 08:09 WIB
Perempuan Lebih Mungkin Alami Efek Vaksin, Dokter: Tak Perlu Khawatir
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Suara.com - Perempuan mungkin bisa mengalami efek samping vaksin yang lebih berarti daripada pria. Hal ini disebabkan oleh respons hormon mereka terhadap kekebalan.

Melansir dari Healthline, para ahli menduga bahwa pada perempuan terutama sebelum menopause memiliki kadar estrogen yang membantu mengaktifkan respons kekebalan terhadap penyakit begitu juga terhadap vaksin.

Sebaliknya, pria memiliki lebih banyak testosteron, hormon yang agak meredam atau memperlambat respons yang sama.

Sederhananya, perempuan pada umumnya memiliki respons yang lebih kuat terhadap vaksin karena tubuh mereka lebih cepat dan lebih kuat dalam hal mengaktifkan apa yang diperkenalkan oleh vaksin ke dalam tubuh.

“Penyakit menular pada umumnya selalu tentang respons kekebalan dan bukan bugnya,” kata Dr. Larry Schlesinger, presiden dan kepala eksekutif Texas Biomedical Research Institute di San Antonio.

“Pada perempuan, ada respons yang lebih kuat terhadap vaksin,” katanya kepada Healthline.

Menurut Schlesinger, di masa lalu telah diketahui bahwa respons vaksin yang lebih kuat pada perempuan telah terlihat dalam vaksin untuk demam kuning, DPT, influenza, dan penyakit lainnya.

Schlesinger mengatakan estrogen mendorong tubuh untuk memproduksi lebih banyak sel T, sel reaktor yang melindungi kita saat vaksin diperkenalkan.

"Karena itu, kami melihat respons yang lebih cepat dan lebih kuat yang dialami banyak perempuan," ujar Schlesinger.

baca juga
Vaksinator memberikan suntikan vaskin Covid-19 dalam acara vaksinasi massal petugas pelayanan publik, TNI hingga wartawan di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat (26/2/2021). [Suara.com/Muhammad Jehan Nurhakim]
Vaksinator memberikan suntikan vaskin Covid-19 dalam acara vaksinasi massal petugas pelayanan publik, TNI hingga wartawan di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat (26/2/2021). [Suara.com/Muhammad Jehan Nurhakim]

Menurut para ahli, tantangannya sekarang adalah untuk membagikan informasi tanpa menimbulkan kekhawatiran atau alasan untuk menghindari vaksin.

Dr. William Schaffner, pakar penyakit menular dan profesor di divisi penyakit menular di Vanderbilt University School of Medicine di Tennessee, mengatakan kepada Healthline bahwa fenomena ini telah diperhatikan selama bertahun-tahun.

Dia mendesak agar perempuan memahami bahwa respons yang lebih kuat dan gejala sementara bukanlah alasan untuk menolak vaksin.

“Covid-19 buruk dan akan menempatkan wanita di ICU seperti halnya pria,” kata Schaffner.

"Sementara efek samping vaksin hanya bersifat sementara dan sebagian besar hilang dalam 24 jam," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detik-detik Penemuan Mayat Guru Paruh Baya Tewas di Bekasi

Detik-detik Penemuan Mayat Guru Paruh Baya Tewas di Bekasi

Bekaci | Selasa, 23 Maret 2021 | 07:35 WIB

Soal Penemuan Mayat Guru di Bekasi, Polisi: Diduga Tewas Gegara Sakit

Soal Penemuan Mayat Guru di Bekasi, Polisi: Diduga Tewas Gegara Sakit

Bekaci | Selasa, 23 Maret 2021 | 07:10 WIB

Wali Kota Samarinda Andi Harun Sebut Kasus Covid-19 Menurun Signifikan

Wali Kota Samarinda Andi Harun Sebut Kasus Covid-19 Menurun Signifikan

Kaltim | Selasa, 23 Maret 2021 | 07:30 WIB

Terkini

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:34 WIB

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Jakarta | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:26 WIB

3 Rekomendasi Face Oil Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Ada yang Cuma Rp20 Ribuan

3 Rekomendasi Face Oil Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Ada yang Cuma Rp20 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity

Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Ekonom CORE Apresiasi Pemerintah Berkomitmen Jaga Defisit di bawah 3 Persen

Ekonom CORE Apresiasi Pemerintah Berkomitmen Jaga Defisit di bawah 3 Persen

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:21 WIB

×