Tiap Menit 3 Juta Masker Terbuang, Peneliti: Bakal Jadi Masalah Baru

Bimo Aria Fundrika, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 23 Maret 2021 | 11:35 WIB
Tiap Menit 3 Juta Masker Terbuang, Peneliti: Bakal Jadi Masalah Baru
Petugas memindahkan kantong-kantong berisi masker habis pakai dari truk milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta ke truk milik PT Wastec Internasional di Dipo Sampah Ancol, Jakarta, Rabu (15/7/2020). DLH DKI Jakarta bekerja sama dengan PT Wastec untuk memusnahkan sampah masker dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)

Suara.com - Dalam satu tahun terakhir, penggunaan masker menjadi salah satu hal wajib untuk bisa terhindar dari virus corona. 

Kondisi itu membuat masyarakat menjadi ketergantungan dengan  penggunaan masker.  Masalah baru justru muncul dari penggunaan masker itu. 

Hal itu karena masker satu kali pakai yang terbuat dari mikrofiber plastik  dapat berkontribusi pada masalah plastik yang sedang berlangsung di dunia.

Dilansir melaui Foxnews, menurut penelitian terbaru hampir 130 miliar masker digunakan secara global setiap bulan, atau sekitar 3 juta per menit.

Namun, dengan banyak masker yang terbuang dan sedikitnya pedoman tentang daur ulang, ini bisa jadi masalah baru yang menanti. 

Ilustrasi sarung tangan dan masker medis. (Pixabay/leo2014)
Ilustrasi sarung tangan dan masker medis. (Pixabay/leo2014)

"Sangat penting untuk mengenali potensi ancaman lingkungan ini dan mencegahnya menjadi masalah plastik berikutnya," kata para peneliti dari Universitas Denmark Selatan dan Universitas Princeton, dalam studi baru.

Dalam sebuah penelitian yang baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal Frontiers of Environmental Science & Engineering, para peneliti memperingatkan bahwa masker sekali pakai yang dibuat dengan mikrofiber plastik "tidak dapat langsung terurai secara hayati tetapi dapat terfragmentasi menjadi partikel plastik yang lebih kecil, yaitu plastik mikro dan nano yang tersebar luas di ekosistem."

Peneliti sendiri mengungkapkan bahwa pandemi meningkatkan produksi masker sekali pakai, dengan skala yang sama dengan botol plastik. Seperti diketahui botol plastik ialah penyumbang utama masalah plastik dunia dengan sekitar 43 miliar botol diproduksi di seluruh dunia setiap bulan.

Namun, ada perbedaan utama di antara keduanya: tidak seperti botol plastik - sekitar 25 persen di antaranya didaur ulang - "tidak ada panduan resmi tentang daur ulang masker, membuatnya lebih mungkin untuk dibuang sebagai limbah padat," kata para peneliti di pembelajaran.

baca juga

"Jika tidak dikumpulkan dan dikelola dengan benar, masker dapat diangkut dari darat ke air tawar dan lingkungan laut melalui aliran permukaan, aliran sungai, arus laut, angin, dan hewan (melalui belitan atau tertelan). Penggunaan masker limbah semakin meningkat. Dilaporkan di lingkungan yang berbeda dan media sosial telah berbagi tentang satwa liar yang terjerat tali elastis dari topeng, "tulis para peneliti dalam penelitian tersebut.

"Seperti sampah plastik lainnya, masker sekali pakai dapat menumpuk dan melepaskan zat kimia dan biologis berbahaya, seperti bisphenol A, logam berat, serta mikro-organisme patogen."

Selain itu pengambilan partikel plastik kecil diketahui menyebabkan efek kesehatan yang merugikan dengan tiga cara utama: toksisitas partikel, toksisitas kimiawi, dan vektor mikroorganisme patogen."

Sehingga para peneliti mengatakan bahwa masker sekali pakai bahkan dapat menimbulkan lebih banyak masalah daripada kantong plastik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polusi Masker Meningkat, Setiap Menit Capai 3 Juta Masker Dibuang

Polusi Masker Meningkat, Setiap Menit Capai 3 Juta Masker Dibuang

Sumsel | Selasa, 23 Maret 2021 | 06:52 WIB

3 Juta Masker Dibuang Per Menit Saat Pandemi, Ancaman Ngeri Bagi Lingkungan

3 Juta Masker Dibuang Per Menit Saat Pandemi, Ancaman Ngeri Bagi Lingkungan

Jatim | Selasa, 23 Maret 2021 | 07:10 WIB

Bagian dari Protokol Kesehatan, Ternyata 3 Juta Masker Dibuang Setiap Menit

Bagian dari Protokol Kesehatan, Ternyata 3 Juta Masker Dibuang Setiap Menit

Kaltim | Selasa, 23 Maret 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

×