Agar Anak Percaya Diri, Orangtua Harus Kenali Tipe Temperamen Anak

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 25 Maret 2021 | 16:56 WIB
Agar Anak Percaya Diri, Orangtua Harus Kenali Tipe Temperamen Anak
Ilustrasi anak pemalu. (Shutterstock)

Suara.com - Tidak semua anak bisa langsung merasa nyaman dan membaur ketika berhadapan dengan lingkungan baru. Terutama anak yang baru memasuki usia prasekolah. Dibutuhkan dorongan orangtua untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak agar ia mau beradaptasi dengan lingkungan barunya.
Psikolog anak Fathya Artha menjelaskan bahwa menumbuhkan rasa percaya diri pada anak perlu disesuaikan dengan karakter temperamen anak.

"Temperamen anak itu ada tiga umumnya. Pertama anak yang easy, di mana dia terlihat lebih berani, lebih bisa beradaptasi dengan baik. Kedua, anak yang slow to warm up, anak-anak yang seperti mobil zaman dulu, harus dipanasin dulu sampai akhirnya dia bisa nyaman di dunia sosial. Biasanya anak seperti ini terlihat pemalu. Ketiga anak yang difficult, di mana masuk ke dunia sosial atau ke dunia baru respon pertamanya enggak mau, nangis," papar Fathya dalam webinar Bebelac, Kamis (25/3/2021).

Menurut Fathya, setiap anak sudah memiliki karakter temperamen masing-masing sejak lahir. Sehingga, tugas orangtua membimbing anak tahu cara menyesuaikan diri di setiap lingkungan baru.

Fathya mencontohkan, jika anak termasuk tipe pemalu biasanya dia belum akan berani membaur dan terus berada di dekat orangtuanya selama 30 menit hingga 1 jam. Setelah cukup mengamati dan merasa lingkungannya menyenangkan, anak akan bisa beradaptasi dengan sendirinya.

"Anak-anak yang seperti ini untuk menunjukkan percaya diri, pertama tentu tidak mau buru-buru prosesnya. Yang penting kita sediakan dulu bahwa lingkungan ini adalah aman, kita pancing dulu dengan kita yang bermain duluan, kita yang maju dulu. Sehingga dia juga PD karena 'Oh papa mama aku nggak apa-apa main ini'. Nanti dia akan coba juga," ucapnya.

Setelah anak berhasil beradaptasi, orangtua bisa memberinya keyakinan lagi kepada anak bahwa lingkungan barunya menyenangkan.

"Jadi dia merasa terbangun, enggak apa-apa untuk bermain seperti ini," ucapnya.

Cara lainnya, terutama bagi anak-anak dengan tipe difficult, orangtua bisa mencoba menumbuhkan kepercayaan diri melalui permainan tantangan. Fathya mengingatkan agar tantangan dibuat sesuai usianya. Selain menumbuhkan percaya diri, tantangan juga bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran anak bahwa dirinya mampu.

"Terakhir sebagai orangtua perlu secara sadar memberikan feedback, itu bisa jadi pujian atau kritikan. Karena hal itu yang menentukan bagaimana anak memaknai peristiwa tersebut. Kalau dia merasa kecewa atau gagal, kita pun perlu meresponnya dengan tidak langsung mengkritik apa yang dilakukan tapi coba pahami apa yang sebetulnya terjadi," paparnya.

Menurut Fathya, jika orangtua langsung mengkritik tindakan anak, berisiko membuat anak enggan melakukan inisiatifnya sendiri dan takut untuk mencoba.

"Terpenting membuat anak merasa secure," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Tanda Bahwa Kamu Sedang Mengalami Insecure

4 Tanda Bahwa Kamu Sedang Mengalami Insecure

Your Say | Senin, 22 Maret 2021 | 10:46 WIB

Ingin Tingkatkan Percaya Diri, Coba Saja Rutin Meditasi

Ingin Tingkatkan Percaya Diri, Coba Saja Rutin Meditasi

Health | Jum'at, 12 Maret 2021 | 18:05 WIB

4 Tips Terbaik Meningkatkan Kepercayaan Diri

4 Tips Terbaik Meningkatkan Kepercayaan Diri

Your Say | Kamis, 11 Maret 2021 | 16:56 WIB

Terkini

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB