Sebanyak 138 Negara Telah Lakukan Vaksinasi Covid-19, Siapa Paling Cepat?

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Sabtu, 27 Maret 2021 | 09:10 WIB
Sebanyak 138 Negara Telah Lakukan Vaksinasi Covid-19, Siapa Paling Cepat?
Vaksinasi Covid-19 di AS. (VOA Indonesia)

Suara.com - Program vaksinasi Covid-19 jadi salah satu upaya dalam mencegah paparan virus corona SARS Cov-2 tersebut. Data yang dikumpulkan oleh Our World in Data dari Universitas Oxford mencatat, ada 138 negara yang telah melakukan program vaksinasi Covid-19 pada penduduknya.

Chili disebut sebagai negara tercepat melakukan vaksinasi berdasarkan per kapita 1 juta penduduk. Negara di bagian Amerika Selatan itu telah memberikan rata-rata harian vaksin sebanyak 1.299 dosis per 100.000 orang dalam tujuh hari terakhir, menurut analisis Reuters. 

Menurut Reuters, umumnya, negara yang lebih kaya dan lebih maju memiliki akses lebih baik terhadap vaksin Covid-19. Karena negara tersebut memiliki infrastruktur perawatan kesehatan yang lebih efisien untuk memproduksi, memperoleh, dan mengelola dosis.

Sekitar 62 persen orang yang telah menerima, setidaknya satu dosis vaksin berasal dari negara berpenghasilan tinggi, dan setidaknya 60 persen berasal dari Eropa dan Amerika Utara, menurut analisis data Reuters.

Penghitungan mengecualiakan data negara-negara yang hanya melaporkan dosis total tanpa menyebutkan jumlah orang yang divaksinasi.

Kebanyakan vaksin Covid-19 membutuhkan dua dosis, seperti yang dikembangkan oleh AstraZeneca, Moderna, dan Pfizer-BioNtech. Hingga saat ini, baru vaksin yang dikembangkan oleh Johnson & Johnson hanya membutuhkan satu dosis.

Sementara itu, di Indonesia, per Jumat (26/3) data dari Satgas Penanganan Covid-19 disebutkan bahwa jumlah orang yang sudah mendapat satu dosis vaksin telah lebih dari 6,9 juta orang. Sedangkan yang sudah mendapat dua dosis telah 3,14 juta orang.

Pemerintah menargetkan vaksinasi mencapai 70 persen penduduk atau 181,5 juta orang mendapat dua dosis vaksin pada akhir tahun ini.

"Kita akan usahakan tercapai," kata Sekretaris Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Raden Pardede dalam keterangannya, Jumat, (25/3/2021). 

Menurut Raden, perkembangan akhir-akhir ini menunjukkan kemajuan sangat signifikan. Jika pada dua minggu sebelumnya vaksinasi mencapai 200 ribu hingga 400 ribu, pekan ini mencapai 400 ribu lebih.

"Bahkan per 24 Maret 2021, sudah 477 ribu orang telah divaksinasi," ujar Raden.

Raden melanjutkan, di bulan Mei ditargetkan vaksinasi mencapai paling sedikit 1 juta orang, sedangkan pada Juni ditargetkan lebih dari 1 juta orang. Dengan demikian target 181,5 juta dari penduduk Indonesia tervaksin Covid-19 akan tercapai.

"181,5 juta adalah magic number untuk herd immunity. Bahkan ditargetkan bukan hanya 15 bulan untuk herd immunity, tapi akhir tahun harus bisa dilakukan. Kalau bisa di atas 1 juta vaksin per hari," kata dia.

Raden mengatakan, vaksinasi di Pulau Jawa dan Bali akan dilakukan secara agresif. Di dua pulau itu, ditargetkan vaksinasi selesai pada September atau Oktober.

"Karena penderita Covid-19 di Pulau Jawa dan Bali paling banyak. Kita berusaha keras. Teman-teman di kesehatan berusaha keras untuk mencapai target yang ditargetkan presiden," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Indonesia Kontroversi, AstraZeneca Kembangkan Vaksin COVID-19 Semprot

Di Indonesia Kontroversi, AstraZeneca Kembangkan Vaksin COVID-19 Semprot

Batam | Sabtu, 27 Maret 2021 | 07:15 WIB

Bobby Targetkan 75 Persen Penduduk Kota Medan Divaksinasi Covid-19

Bobby Targetkan 75 Persen Penduduk Kota Medan Divaksinasi Covid-19

Sumut | Jum'at, 26 Maret 2021 | 21:20 WIB

Studi: Tolak Vaksinasi Covid-19 Tingkatkan Risiko Kematian Suatu Negara

Studi: Tolak Vaksinasi Covid-19 Tingkatkan Risiko Kematian Suatu Negara

Health | Sabtu, 27 Maret 2021 | 07:10 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB