Kanada Tunda Pemberian Vaksin AstraZeneca untuk Usia di Bawah 55 Tahun

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 30 Maret 2021 | 12:18 WIB
Kanada Tunda Pemberian Vaksin AstraZeneca untuk Usia di Bawah 55 Tahun
AstraZeneca. [Paul Ellis/AFP]

Suara.com - Kanada menangguhkan penggunaan vaksin AstraZeneca untuk orang-orang di bawah usia 55 tahun. Hal tersebut dilakukan atas kekhawatiran bahwa vaksin tersebut mungkin terkait dengan pembekuan darah yang jarang terjadi.

Melansir dari Medical Xpress, Komite Penasihat Nasional untuk Imunisasi merekomendasikan jeda vaksinasi AstraZeneca Covid-19 untuk orang di bawah 55 tahun karena alasan keamanan. Penangguhan diumumkan sejak hari Senin (29/03/2021).

"Ada ketidakpastian yang substansial tentang manfaat menyediakan vaksin AstraZeneca Covid-19 untuk orang dewasa di bawah 55 tahun mengingat potensi risikonya," kata Dr. Shelley Deeks, Wakil Ketua Komite Penasihat Nasional untuk Imunisasi.

Dokter Joss Reimer dari Manitoba's Vaccine Implementation Task Force mengatakan meskipun ditemukan bahwa tidak ada peningkatan risiko pembekuan darah secara keseluruhan terkait dengan AstraZeneca di Eropa, efek samping yang jarang tetapi sangat serius terlihat terutama pada wanita muda di Eropa.

"Jadi karena sangat berhati-hati, Manitoba akan merekomendasikan bahwa vaksin ini hanya digunakan pada orang yang berusia 55 tahun ke atas. Saya ingin mengatakan ini adalah jeda sementara kami menunggu informasi lebih lanjut untuk lebih memahami vaksin," kata Reimer.

Ilustrasi vaksin AstraZeneca. (Dok : Istimewa)
Ilustrasi vaksin AstraZeneca. (Dok : Istimewa)

Reimer mengatakan peningkatan jenis pembekuan darah yang jarang terjadi mempengaruhi sekitar satu dari 100.000 atau satu dari satu juta orang yang menerima AstraZeneca. Dia mengatakan kondisi tersebut biasanya terjadi antara empat hingga 20 hari setelah mendapatkan suntikan dan gejalanya dapat mencerminkan stroke atau serangan jantung.

Reimer mengatakan mereka belum melihat satu pun dari kasus ini di Kanada. "Meskipun kami masih percaya bahwa manfaat untuk segala usia lebih besar daripada risiko. Saya ingin melihat lebih banyak data yang keluar dari Eropa untuk mengetahui lebih dalam," kata Reimer.

Health Canada, regulator kesehatan negara tersebut menyatakan bahwa tindakan jeda hanya sebagai tindakan pencegahan. "Kami tidak khawatir dengan mereka yang telah menerimanya sejauh ini," kata Dr. David Williams, kepala petugas medis Ontario.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tinjau Program Vaksinasi Solo, Ganjar Beri Pesan Ini untuk Pegiat Wisata

Tinjau Program Vaksinasi Solo, Ganjar Beri Pesan Ini untuk Pegiat Wisata

News | Selasa, 30 Maret 2021 | 10:50 WIB

Kunker ke Kalteng, Ma'ruf Resmikan Bandara Muara Teweh dan Tinjau Vaksinasi

Kunker ke Kalteng, Ma'ruf Resmikan Bandara Muara Teweh dan Tinjau Vaksinasi

News | Selasa, 30 Maret 2021 | 10:45 WIB

Waduh ! Kepala Dinas Kesehatan Ini Tolak Vaksin AstraZeneca

Waduh ! Kepala Dinas Kesehatan Ini Tolak Vaksin AstraZeneca

Sulsel | Selasa, 30 Maret 2021 | 08:50 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×