Kenali Penyebab dan Cara Memperbaiki Mata Juling atau Jereng

Risna Halidi | Suara.com

Minggu, 04 April 2021 | 07:56 WIB
Kenali Penyebab dan Cara Memperbaiki Mata Juling atau Jereng
Ilustrasi mata. (Pixabay)

Suara.com - Seseorang dengan kondisi mata juling kerap mengalami masalah kepercayaan diri. Mata juling atau mata jereng sendiri merupakan kelainan pada mata yang terjadi akibat berbagai faktor.

Pertanyaannya kini, apakah mata juling bisa disembuhkan dan bagaimana caranya?

Dikutip Suara.com dari Hello Sehat, mata juling adalah kondisi di mana mata tidak mampu melihat ke satu arah dan fokus pada titik kejauhan.

Dikenal dengan nama medis Strabismus, mata juling biasanya terjadi pada anak atau bayi yang sedang mengalami perkembangan fisik dan memiliki masalah di bagian otak, otot mata, serta saraf mata yang tidak terkoordinasi dengan baik.

Moffy, model cantik bermata juling. (Instagram/@moffygathornehardy)
Ilustrasi: Moffy, seorang model cantik bermata juling. (Instagram/@moffygathornehardy)

Dalam beberapa kejadian, mata juling juga bisa diakibatkan oleh keturunan.

Mata juling jarang terjadi ketika seseorang sudah berusia dewasa. Meskipun begitu, stroke, trauma pada otak, serta diabetes dapat menjadi faktor risiko yang bisa menyebabkan mata juling pada orang dewasa.

Jika kondisi ini tidak ditangani dengan segera, maka bukan tidak mungkin anak akan mengalami penurunan kemampuan penglihatan atau bahkan kebutaan.

Sementara itu, ada beberapa jenis pengobatan yang bisa dilakukan untuk memperbaiki mata juling, yaitu:

  • Menggunakan kacamata atau lensa, hal ini dapat membantu orang dengan mata juling untuk fokus dalam melihat objek.
  • Pemberian obat-obatan melalui suntikan. Obat yang diberikan adalah obat yang berfungsi untuk meregangkan otot mata sehingga memudahkan penderita untuk lebih fokus.
  • Terapi lensa prisma. Lensa ini khusus diberikan untuk pasien dengan mata juling. Cara kerja lensa ini dengan mengurangi jumlah cahaya yang masuk ke dalam mata agar mata mudah fokus untuk melihat berbagai objek.
  • Melakukan operasi. Operasi dilakukan dengan tujuan untuk meluruskan serta membenarkan otot mata yang tidak benar. Tetapi biasanya metode ini sangat mahal untuk dilakukan.

Terapi mata juling dengan olahraga mata
Olahraga mata adalah salah satu cara alternatif yang dapat dilakukan untuk mengobati mata juling. Namun, bukan berarti terapi ini dapat menggantikan posisi terapi medis yang sebaiknya di jalani oleh penderita.

Lalu apa saja tahapan terapi mata juling dengan cara olahraga mata?Berikut adalah caranya:

  1. Pushup pencil. Cara pertama ini dapat dilakukan dengan bantuan pensil. Pensil diletakan pada satu titik sejajar dengan mata, kemudian penderita diminta untuk berusaha untuk melihat pensil tersebut dengan kedua mata mereka. Lalu, jauhkan dan dekatkan pensil ke arah mata. Lakukan hal ini selama 15 menit setiap harinya dengan 100 kali pengulangan. Cara ini dapat melatih mereka untuk fokus.
  2. Brock string. Olahraga ini membutuhkan tali sepanjang 12-30 cm dan manik-manik dengan 3 warna yang berbeda yang akan dikaitkan ke tali. Manik dipasang dengan jarak yang sama, kemudian tali yang sudah terpasang manik tersebut diposisikan di depan hidung. Lalu, penderita diminta untuk melihat dengan fokus warna manik yang ada di depannya.

Apakah mata juling bisa kembali normal?
Setelah melakukan perawatan medis,seperti operasi, pada sebagian besar kasus mata yang juling sudah bisa melihat lurus. Akan tetapi, kemampuan penglihatannya mungkin masih sama seperti penderita belum melakukan tindakan medis.

Sebenarnya, pada kasus yang ditemukan dalam kondisi dini, mata juling dapat menjadi normal kembali. Kemampuan penglihatan bisa hilang jika pengobatan yang harusnya dilakukan tertunda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyebab Mata Juling dan Cara Mengatasinya

Penyebab Mata Juling dan Cara Mengatasinya

Lampung | Sabtu, 27 Februari 2021 | 05:05 WIB

Mata Juling, Ini Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Mata Juling, Ini Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Health | Jum'at, 26 Februari 2021 | 18:47 WIB

10 Jam Sehari Pakai Smartphone, Mata Bocah 9 Tahun Ini juling

10 Jam Sehari Pakai Smartphone, Mata Bocah 9 Tahun Ini juling

Tekno | Rabu, 21 Agustus 2019 | 20:14 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB