Tak Capai Target, Angka Vaksinasi Covid-19 Lansia di Indonesia Masih Rendah

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 06 April 2021 | 13:20 WIB
Tak Capai Target, Angka Vaksinasi Covid-19 Lansia di Indonesia Masih Rendah
Vaksinasi covid-19 bagi lansia di Kota Bogor. [Ayobogor.com]

Suara.com - Jumlah orang lanjut usia (lansia) yang telah lakukan vaksinasi Covid-19 di Indonesia masih jauh dari target pemerintah.

Dikatakan juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr. Siti Nadia Tarmidzi mengatakan, antusiasme lansia untuk mendapatkan vaksin sebenarnya cukup besar. 

Hanya saja, cakupan penerima vaksin Covid-19 untuk orang di atas 60 tahun masih rendah  dibanding dengan kelompok prioritas yaitu para petugas pelayanan publik.

"Total lansia yang sudah mendapatkan vaksin dosis pertama 1,73 juta. Ini baru 8,2 persen dari rencana kita untuk memvaksinasi 21,5 juta di atas 60 tahun," kata Nadia dalam konferensi virtual, Selasa (6/4/2021).

Nadia mengungkapkan, masih banyak provinsi yang cakupan pemberian vaksinasi Covid-19 kepada lansia masih kurang dari 10 persen. Selain itu juga masih ada sekitarb36 kabupaten/kota yang belum memulai vaksinasi kepada lansia.

Lantaran jumlah dosis yang terbatas, Nadia mengatakan bahwa beberapa daerah lebih dulu fokus melakukan vaksinasi pada petugas pelayanan publik.

"Memang kalau melihat cakupan dari pemberi vaksinasi lansia, justru provinsi besar ternyata belum mencapai target yang kita harapkan. Seperti Jawa Barat targetnya besar, Jawa Timur, dan Jawa Tengah target vaksinasi pada lansia cukup besar. Tapi angkanya masih sangat kecil," ucapnya.

Kendala lainnya, menurut Nadia, kemungkinan lansia masih ragu terhadap keamanan vaksi sehingga menunda datang ke sentra vaksinasi.  "Karena kita tahu di awal kita meminta, karena risiko kerentanan dari lansia, untuk mereka berada di rumah, mengurangi aktivitas keluar rumah, dan tentunya membatasi mobilitas," ucapnya.

Faktor lainnya, lansia yang jauh dari keluarganya kemungkinan sulit datang sendiri ke tempat vaksinasi karena keterbatasan fisik. Terlebih kesulitan untuk mendaftarkan diri secara online sebagai peserta vaksin Covid-19.

"Ini yang penting juga bahwa lansia ini memiliki keterbatasan fisik untuk bisa mendatangi sentra vaksinasi," ucap Nadia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baru 1,8 Juta Warga Disuntik, Wagub DKI Bantah Vaksinasi Covid-19 Lamban

Baru 1,8 Juta Warga Disuntik, Wagub DKI Bantah Vaksinasi Covid-19 Lamban

News | Selasa, 06 April 2021 | 13:02 WIB

Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Pariaman, Wapres Maruf: Lansia Tak Perlu Takut

Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Pariaman, Wapres Maruf: Lansia Tak Perlu Takut

News | Selasa, 06 April 2021 | 12:32 WIB

Imbas Banjir Bandang, Vaksinasi Covid-19 di NTT Dihentikan Sementara

Imbas Banjir Bandang, Vaksinasi Covid-19 di NTT Dihentikan Sementara

News | Selasa, 06 April 2021 | 12:26 WIB

Terkini

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB