Terkait Penggumpalan Darah, Waspada 6 Gejala Ini Usai Vaksin AstraZeneca

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 08 April 2021 | 13:46 WIB
Terkait Penggumpalan Darah, Waspada 6 Gejala Ini Usai Vaksin AstraZeneca
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Suara.com - European Medicines Agency (EMA) mengatakan bahwa kemungkinan ada hubungan antara vaksin AstraZeneca dengan pembekuan darah langka.

Sebelum mencapai kesimpulannya itu, EMA mempertimbangkan semua bukti yang ada, termasuk saran dari kelompok ahli kesehatan.

EMA pun mengingatkan para professional perawatan kesehatan dan orang-orang yang menerima vaksin Covid-19 untuk tetap waspada terhadap kemungkinan kasus penggumpalan darah, dengan rendahnya tingkat trombosit darah yang terjadi dalam 2 minggu setelah vaksinasi.

Sejauh ini, sebagian besar kasus penggumpalan darah langka ini menyerang wanita di bawah usia 60 tahun dalam waktu 2 minggu setelah vaksinasi.

Berdasarkan bukti yang tersedia sekarang ini, fator risiko spesifik belum dikonfirmasi. Orang yang telah menerima vaksin harus segera mencari bantuan medis jika mengalami gejala gabungan pembekuan darah dan trombosit darah rendah.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Komite Keamanan EMA (PRAC) dilansir dari situs resmi EMA, mencatat bahwa pembekuan darah terjadi di pembuluh darah otak(cerebral venous sinus thrombosis, CVST), abdomen (splanchnic vein thrombosis) dan arteri. Semua pembekuan darah ini terjadi bersamaan dengan tingkat trombosit yang rendah.

Hasil yang diperoleh PRAC ini berdasarkan tinjauan terhadap 2 kasus trombosis sinus vena serebral dan 24 kasus trombosis vena splanknikus yang dilaporkan dalam database keamanan obat UE.

Meski begitu, EMA tetap mendukung penggunaan vaksin Covid-19 yang aman dan efektif. Mereka menjelaskan bahwa terjadinya penggumpalan darah dan trombosit darah yang rendah adalah efek dari respons imun.

PRAC pun meminta studi baru untuk memberikan informasi lebih lanjut mengenai hal tersebut dan akan mengambil tindakan lebih lanjut yang diperlukan.

PRAC menekankan pentingnya perawatan medis spesialis yang cepat dengan mengenali tanda-tanda penggumpalan darah dan trombosit darah rendah. Sehingga pasien bisa ditangani lebih dini dan tenaga kesehatan bisa membantu mereka yang terkena dampak pemulihannya.

Berikut ini, gejala yang harus diwaspadai oleh pasien setelah suntik vaksin AstraZeneca sehingga bisa langsung mencari bantuan medis.

  1. Sesak napas
  2. Sakit dada
  3. Bengkak di kaki
  4. Nyeri perut yang persisten
  5. Gejala neurologis, seperti sakit kepala terus-menerus dan penglihatan kabur
  6. Bercak daah kecil di bawah kulit di luar tempat suntikan

Vaksin AstraZeneca adalah satu dari 4 vaksin Covid-19 yang disahkan Inggris untuk melawan virus corona Covid-19. Studi menunjukkan bahwa vaksin itu efektif mencegah gejala parah akibat infeksi.

Selain itu, vaksin AstraZeneca ini juga mengurangi risiko rawat inap dan kematian akibat Covid-19. Sementara waktu, EMA akan terus memantau keamanan dan efektivitas vaksin AstraZeneca.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menjembatani Ketimpangan Pasokan Vaksin Dunia, AS Tingkatan Produksi

Menjembatani Ketimpangan Pasokan Vaksin Dunia, AS Tingkatan Produksi

Video | Kamis, 08 April 2021 | 12:55 WIB

AstraZeneca: Inggris Usut Kemungkinan Kaitan Pembekuan Darah dengan Vaksin

AstraZeneca: Inggris Usut Kemungkinan Kaitan Pembekuan Darah dengan Vaksin

News | Kamis, 08 April 2021 | 11:24 WIB

Singapura Segera Buka Jalur Udara, Begini Syarat Lengkapnya

Singapura Segera Buka Jalur Udara, Begini Syarat Lengkapnya

Batam | Rabu, 07 April 2021 | 19:55 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB