Update Covid-19 Global: Kasus Positif & Kematian Meningkat 2 Bulan Terakhir

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Sabtu, 17 April 2021 | 10:14 WIB
Update Covid-19 Global: Kasus Positif & Kematian Meningkat 2 Bulan Terakhir
Ilustrasi Covid-19.(Pixabay/fernandozhiminaicela)

Suara.com - Peningkatan kasus positif juga kematian akibat infeksi Covid-19 makin mengkhawatirkan. Update Covid-19 global dilaporkan Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Ghebreyesus, peningkatan terjadi hingga dua kali lipat selama dua bulan terakhir.

Dikutip dari situs worldometers.info, per Sabtu (17/4) pukul 07.00 WIB, total kasus Covid-19 di seluruh dunia telah mencapai lebih dari 140,49 juta. Terjadi penambahan 824.189 kasus positif baru dan 12.441 kematian dalam 24 jam terakhir. Angka kematian keseluruhan kini telah mencapai lebih dari 3 juta.

“Ada peningkatan yang mengkhawatirkan dalam kasus dan kematian di seluruh dunia. Jumlah kasus baru per minggu hampir dua kali lipat selama dua bulan terakhir. Ini mendekati tingkat infeksi tertinggi yang kami lihat sejauh ini selama pandemi," kata Tedros dalam pertemuan virtual dengan Organisasi Perdagangan Dunia juga PBB dikutil dari Anadolu Agency.

Lonjakan kasus positif paling parah terjadi di India selama dua pekan terakhir. Hari ini, negara tersebut kembali melaporkan penambahan infeksi harian lebih dari 200 ribu dan angka kematian di atas seribu. Sementara peningkatan kematian per hari paling banyak dilaporkan Brasil dengan jumlah di atas 3 ribu jiwa.

Menurut Tedros, menyebarnya varian baru virus corona yang mampu menular lebih cepat jadi salah satu penyebab lonjakan kasus terjadi. Selain itu, penggunaan masker yang tidak konsisten, kewaspadaan masyarakat yang mereda terlalu cepat, kelelahan populasi dengan batasan sosial, dan ketidakadilan terhadap cakupan vaksin termasuk faktor penyebab lonjakan tersebut.

“Ekuitas vaksin adalah tantangan zaman kita. Dan kami gagal," Tedros memperingatkan.

Dia mengatakan bahwa lebih dari 832 juta dosis vaksin telah diberikan secara global, tetapi lebih dari 82 persen diberikan ke negara-negara berpenghasilan tinggi atau menengah ke atas. Sementara negara-negara berpenghasilan rendah hanya menerima 0,2 persen.

“Rata-rata, di negara berpenghasilan tinggi, lebih dari satu dari empat orang telah menerima vaksin. Di negara berpenghasilan rendah hampir satu dari 500,” ujarnya.

“Distribusi vaksin yang tidak adil bukan hanya kemarahan moral, tetapi juga merugikan diri sendiri secara ekonomi dan epidemiologis," tambahnya.

Ia mengingatkan agar dunia tidak mengulangi kesalahan masa lalu, seperti ketika wabah HIV muncul 40 tahun lalu. Obat antiretroviral yang menyelamatkan hidup dikembangkan, tetapi lebih dari satu dekade berlalu sebelum orang miskin dunia akhirnya bisa turut mendapat akses ke pengobatan HIV.

Ketika pandemi H1N1 merebak pada 12 tahun yang lalu juga vaksin dikembangkan dan disetujui, tetapi pandemi itu baru berakhir begitu masyarakat miskin dunia mendapat akses.

“Untuk alasan inilah WHO dan mitra kami menciptakan Access to Covid-19 Tools Accelerator dan pilar vaksin COVAX untuk mencegah hal yang sama terulang kembali. Kita tidak boleh melakukan kesalahan yang sama," tegas Tedros.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Angka Infeksi di India Lebih Parah dari Tahun Lalu

Update Covid-19 Global: Angka Infeksi di India Lebih Parah dari Tahun Lalu

Health | Jum'at, 16 April 2021 | 10:48 WIB

Update Covid-19 Global: Sehari, Hampir 200 Ribu Orang di India Terinfeksi

Update Covid-19 Global: Sehari, Hampir 200 Ribu Orang di India Terinfeksi

Health | Kamis, 15 April 2021 | 08:54 WIB

Update Covid-19 Kalbar: Semua Daerah Zona Kuning

Update Covid-19 Kalbar: Semua Daerah Zona Kuning

Kalbar | Rabu, 14 April 2021 | 16:21 WIB

Terkini

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB