Ahli Khawatir Varian Baru Virus Corona India Kebal dari Vaksin Covid-19

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 17 April 2021 | 17:48 WIB
Ahli Khawatir Varian Baru Virus Corona India Kebal dari Vaksin Covid-19
Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)

Suara.com - Kemunculan varian baru virus corona India telah memicu kekhawatiran. Seorang ahli pun memperingatkan bahwa varian virus corona India mungkin juga kebal terhadap vaksin Covid-19.

Profesor Danny Altmann, seorang profesor imunologi di Imperial College London, mengatakan India harus masuk dalam daftar merah negara karantina, karena munculnya varian baru virus corona tersebut.

Danny Altmann mengatakan varian virus corona India pertama kali ditemukan di Inggris diduga bisa menyebabkan lonjakan kasus. Public Health England juga melaporkan bahwa 73 kasus varian virus corona India telah ditemukan di Inggris dan 4 kasus lainnya di Skotlandia.

Kini, varian virus corona India ini pun ditetapkan sebagai mutasi yang sedang diselidiki dan menjadi perhatian, seperti varian virus corona Brasil dan Afrika Selatan.

Tetapi, Profesor Altmann mengaku curiga dengan mutasi virus corona Covid-19 India akan berkembang mengkhawatirkan, karena bisa kebal terhadap salah satu vaksin Covid-19.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

"Saya pikir kemunculan varian baru ini perlu dikhawatirkan. Karena, varian baru ini berpotensi menyebabkan gelombang ketiga pandemi," kata Profesor Altmann dikutip dari The Sun.

Bahkan, ia sendiri sempat bingung dengan kemunculan varian baru virus corona ini di kala India tidak termasuk negara dalam daftar merah.

Tetapi, varian baru virus corona ini justru berada dalam proporsi yang cukup tinggi dari keseluruhan kasus virus corona di India.

Paul Hunter, profesor kedokteran di Universitas East Anglia, juga mengatakan varian virus corona India mengkhawatirkan. Ia khawatir varian ini memiliki dua mutasi yang kebal terhadap vaksin Covid-19.

baca juga

"Sebelumnya kita melihat varian virus corona Afrika Selatan memiliki satu mutasi yang kebal terhadap vaksin Covid-19. Sekarang, varian virus corona India memiliki dua mutasi yang bisa juga kebal dari vaksin," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Festival Keagamaan di India Picu Peningkatan Kasus Infeksi Covid-19

Festival Keagamaan di India Picu Peningkatan Kasus Infeksi Covid-19

News | Jum'at, 16 April 2021 | 20:47 WIB

Update 16 April: Warga Indonesia Positif Covid-19 Capai 1.594.722 Orang

Update 16 April: Warga Indonesia Positif Covid-19 Capai 1.594.722 Orang

News | Jum'at, 16 April 2021 | 16:56 WIB

Rawat 1.407 Pasien Corona, Keterpakaian Tempat Tidur Wisma Atlet Naik Lagi

Rawat 1.407 Pasien Corona, Keterpakaian Tempat Tidur Wisma Atlet Naik Lagi

News | Jum'at, 16 April 2021 | 16:21 WIB

Terkini

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

×