alexametrics

Teliti Antibodi, Inggris Suntik Penyintas COVID-19 dengan Virus Corona

M. Reza Sulaiman
Teliti Antibodi, Inggris Suntik Penyintas COVID-19 dengan Virus Corona
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Para ilmuwan Inggris melakukan penelitian dengan menyuntikkan relawan penyintas COVID-19 dengan virus corona lagi. Apa tujuannya?

Suara.com - Penelitian tentang virus Corona terus dilakukan oleh berbagai ilmuwan di dunia.

Terbaru, para ilmuwan Inggris melakukan penelitian dengan menyuntikkan relawan penyintas COVID-19 dengan virus corona lagi. Hal ini dilakukan untuk memeriksa respons kekebalan dan melihat apakah orang dapat terinfeksi kembali.

Pada Februari, Inggris menjadi negara pertama di dunia yang memberikan lampu hijau untuk "uji coba tantangan" pada manusia, yaitu sukarelawan sengaja ditulari COVID-19 untuk memajukan penelitian tentang penyakit yang disebabkan oleh virus corona.

Studi yang diluncurkan pada Senin itu berbeda dari yang diumumkan pada Februari lalu.

Baca Juga: Jelang Lebaran, Kasus Covid-19 di Kota Solo Melonjak

Studi kali ini berupaya untuk menginfeksi kembali orang-orang yang sebelumnya menderita COVID-19 guna memperdalam pemahaman tentang kekebalan manusia terhadap virus corona.

Pada studi sebelumnya, uji coba seperti itu dilakukan dengan menginfeksi orang untuk pertama kalinya.

"Informasi dari uji coba ini akan memungkinkan kami merancang vaksin dan perawatan yang lebih baik, dan juga untuk memahami apakah orang terlindungi setelah terjangkit COVID, dan untuk berapa lama," kata Helen McShane, ahli vaksinasi Universitas Oxford dan kepala peneliti dalam studi tersebut.

Dia mengatakan bahwa studi itu akan membantu pemahaman tentang tanggapan kekebalan seperti apa yang dapat melindungi diri terhadap infeksi ulang.

Para ilmuwan telah menggunakan uji coba tantangan terhadap manusia selama beberapa dekade untuk mempelajari lebih lanjut tentang penyakit seperti malaria, flu, tifus dan kolera, dan untuk mengembangkan pengobatan dan vaksin guna melawan berbagai penyakit tersebut.

Baca Juga: Dipantau Jokowi, Begini Gaya Keren Nicholas Saputra Saat Divaksin

Tahap pertama uji coba akan berusaha untuk menetapkan dosis terendah dari virus corona yang diperlukan agar dapat mulai bereplikasi pada sekitar 50 persen.

Komentar