Hati-hati, Jam Kerja Tak Teratur Bisa Tingkatkan Risiko Masalah Jantung!

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Selasa, 20 April 2021 | 14:51 WIB
Hati-hati, Jam Kerja Tak Teratur Bisa Tingkatkan Risiko Masalah Jantung!
Ilustrasi: Hati-hati Jam Kerja Tak Teratur, Bisa Tingkatkan Risiko Masalah Jantung! (Shutterstock)

Suara.com - Jam kerja yang tak teratur dapat memengaruhi kesehatan jantung. Hal tersebut diungkapkan oleh penelitian yang dipresentasikan dalam ESC Preventive Cardiology 2021.

Dikatakan, jam kerja dapat memengaruhi kesehatan jantung. Tak hanya itu, jam kerja yang berlebih juga bisa berisiko membuat seseorang terserang penyakit kardiovaskular.

"Studi kami menunjukkan bahwa setiap jam kerja sangat tidak sinkron dengan karyawan, sehingga risikonya terkena penyakit jantung yang semakin buruk," ungkap penulis studi Dr. Sara Gamboa Madeira dari Universitas Lisbon, Portugal.

Tercatat, 20 persen karyawan di Eropa yang bekerja dengan shift tidak menentu dikaitkan dengan penyakit kardiovaskular. Selain itu, risiko lain juga diantaranya merusak gangguan tidur dan menimbulkan perilaku yang tidak sehat.

Studi ini melibatkan 301 pekerja gudang distribusi di perusahaan ritel Portugal, mulai dari staf yang bekerja shift pagi (jam 6 pagi-3 sore), staf yang shift malam (jam 3 sore- tengah malam), dan staf yang bekerja larut malam (jam 9 malam-6 pagi).

Peserta diberitakan oleh faktor usia, jenis kelamin, pendidikan, jadwal kerja, dan gaya hidup. Tidak hanya itu, kuesioner peserta dari ChronoType Munich ini juga digunakan untuk mengukur durasi tidur karyawan.

Para peneliti juga menggunakan grafik SCORE untuk melihat risiko gabungan di Eropa, termasuk karyawan yang merokok, tekanan darah, dan tingkat kolestrol.
Sementara hasilnya mengungkap satu karyawan yang tidak merokok relatif sehat, dibanding 12 karyawan yang merokok berisiko kolestrol dan tekanan darah tinggi.

Rata-rata peserta yang dianalisis 56 persen laki-laki, dengan usia 33 tahun. Hasil lain juga menunjukkan, karyawan yang merokok memiliki 49 persen kolestrol tinggi dan 10 persen menderita hipertensi.

Sementara itu, karyawan yang berisiko terkena kardiovaskular sebesar 20 persen, ditambah 40 persen karyawan lain dengan pola tidur yang kurang.

baca juga

Hasilnya cenderung lebih tinggi pada kelompok yang berisiko kardiovaskular, ditambah 31 persen karena faktor pekerjaan, gaya hidup, pola tidur, dan indeks massa tubuh.

“Hasil ini memberi bukti, bahwa ketidaksesuaian jam shift kerja memberi hasil kesehatan yang merugikan. Temuan ini juga memerlukan pemantauan lebih dekat untuk kesehatan jantung, terutama bagi staf dengan jadwal kerja yang tidak menentu,” ungkap Dr. Gamboa Madeira.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas Kebanyakan Makan Daging Olahan dan Merah Lemahkan Fungsi Jantung

Awas Kebanyakan Makan Daging Olahan dan Merah Lemahkan Fungsi Jantung

Health | Senin, 19 April 2021 | 14:00 WIB

Selama Ramadhan, Jam Kerja ASN Pemkab Tangerang Dikurangi 1 Jam

Selama Ramadhan, Jam Kerja ASN Pemkab Tangerang Dikurangi 1 Jam

Jakarta | Sabtu, 17 April 2021 | 05:05 WIB

Ini Jam Kerja ASN Kabupaten Mojokerto Selama Ramadhan, Pulangnya Dipercepat

Ini Jam Kerja ASN Kabupaten Mojokerto Selama Ramadhan, Pulangnya Dipercepat

Jatim | Rabu, 14 April 2021 | 10:31 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB