Kenali Tanda Gula Darah TInggi dari Mulut, Penderita Diabetes Mesti Tahu

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 20 April 2021 | 19:10 WIB
Kenali Tanda Gula Darah TInggi dari Mulut, Penderita Diabetes Mesti Tahu
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Sekilas diabetes tipe 2 tampaknya tidak berbahaya karena gejalanya belum tentu membuat merasa tidak enak badan.

Padahal, Anda bisa hidup dengan kondisi kronis tersebut selama bertahun-tahun tanpa menyadarinya. Diabetes hanya cenderung menegaskan dirinya sendiri ketika kadar gula darah secara konsisten tinggi dan ketika terjadi mulut kering atau napas berbau buah dapat terjadi.

Dr Ralph Abraham, Konsultan Diabetes, Gangguan Lipid dan Endokrinologi menguraikan beberapa tanda diabetes tipe 2.

Dia berkata, yang paling jelas mungkin adalah mulut kering. Tapi seorang mungkin curiga ada sesuatu yang salah jika sering bangun malam untuk buang air kecil dan merasa haus.

Ilustrasi obat diabetes. [Dok.pixabay/stevepb]
Ilustrasi obat diabetes. [Dok.pixabay/stevepb]

Seperti yang dijelaskannya, rasa haus dan peningkatan buang air kecil akibat diabetes sudah diketahui dan terjadi ketika glukosa darah sangat tinggi.

"Tapi hal pertama di pagi hari, itu adalah mulut dan tenggorokan kering yang harus waspada terhadap diabetes."

Mulut kering secara klinis dikenal sebagai xerostomia dan terjadi jika ada kekurangan air liur di dalam mulut.

Air liur membantu mengontrol kadar bakteri serta menyeimbangkan dan menghilangkan asam di sekitar gigi dan gusi.

Diabetes.co.uk menjelaskan, bahwa orang dengan diabetes lebih rentan terhadap mulut kering dan infeksi jamur seperti sariawan karena kadar glukosa yang tinggi dalam darah dan air liur mereka."

baca juga

Ketika seseorang menderita diabetes tipe 2, tubuh mereka tidak menghasilkan cukup insulin atau tidak menggunakan insulin dengan baik.

Glukosa kemudian tertinggal di dalam darah dan tidak bisa masuk ke dalam sel.

Ketika tubuh tidak dapat memperoleh energi dari glukosa, maka lemak akan dibakar sebagai gantinya.

Proses pembakaran lemak menciptakan penumpukan asam dalam darah Anda yang disebut keton, yang mengarah ke DKA jika tidak ditangani.

Nafas berbau buah merupakan tanda tingginya kadar keton pada seseorang yang sudah mengidap diabetes. Ini juga salah satu gejala pertama yang dicari dokter saat memeriksa DKA.

Gula darah tinggi (hiperglikemia) mempengaruhi orang yang mengidap diabetes, kata Mayo Clinic.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aktivitas Fisik Turunkan Risiko Penyakit Kardiovaskular pada 3 Kondisi Ini

Aktivitas Fisik Turunkan Risiko Penyakit Kardiovaskular pada 3 Kondisi Ini

Health | Selasa, 20 April 2021 | 13:03 WIB

Pasien Diabetes Boleh Puasa, Tapi Perhatikan Batas Gula Darah Berikut!

Pasien Diabetes Boleh Puasa, Tapi Perhatikan Batas Gula Darah Berikut!

Health | Senin, 19 April 2021 | 13:45 WIB

Catat, 5 Waktu yang Terbaik untuk Cek Gula Darah Pasien Diabetes Saat Puasa

Catat, 5 Waktu yang Terbaik untuk Cek Gula Darah Pasien Diabetes Saat Puasa

Health | Senin, 19 April 2021 | 12:57 WIB

Terkini

Pantang Menyerah di Hari Ketujuh, Tim SAR Perlebar Radius Cari 5 Jurnalis hingga Ribuan Mil

Pantang Menyerah di Hari Ketujuh, Tim SAR Perlebar Radius Cari 5 Jurnalis hingga Ribuan Mil

News | Senin, 14 September 2026 | 12:56 WIB

Konser Kotak di Kota Tua Dihentikan akibat Serbuk Misterius, Terduga Pelaku Diciduk

Konser Kotak di Kota Tua Dihentikan akibat Serbuk Misterius, Terduga Pelaku Diciduk

News | Senin, 14 September 2026 | 12:56 WIB

Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai

Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai

Bali | Senin, 14 September 2026 | 12:55 WIB

Komnas HAM usai Penembakan 3 ASN di Jayawijaya: Hentikan Serangan terhadap Warga Sipil!

Komnas HAM usai Penembakan 3 ASN di Jayawijaya: Hentikan Serangan terhadap Warga Sipil!

News | Senin, 14 September 2026 | 12:54 WIB

Aset Korupsi yang Jadi Sekolah dan Pesantren Tetap Difungsikan, Ini Usulan DPR

Aset Korupsi yang Jadi Sekolah dan Pesantren Tetap Difungsikan, Ini Usulan DPR

News | Senin, 14 September 2026 | 12:52 WIB

Samsung Galaxy A07s Resmi Meluncur, Bawa Helio G99+, Baterai 5.000 mAh dan Update OS 6 Tahun

Samsung Galaxy A07s Resmi Meluncur, Bawa Helio G99+, Baterai 5.000 mAh dan Update OS 6 Tahun

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:50 WIB

Betrand Peto Dilaporkan ke Polisi, Ruben Onsu Minta Publik Tak Buru-Buru Menyimpulkan

Betrand Peto Dilaporkan ke Polisi, Ruben Onsu Minta Publik Tak Buru-Buru Menyimpulkan

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 12:46 WIB

Memahami Kesebangunan Segitiga: Panduan Konsep, Rumus, dan Contoh Soal Beserta Pembahasannya

Memahami Kesebangunan Segitiga: Panduan Konsep, Rumus, dan Contoh Soal Beserta Pembahasannya

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 12:45 WIB

Toko Bunga di Lubang Buaya Terbakar, Respon Cepat Damkar Jinakkan Api dalam 15 Menit

Toko Bunga di Lubang Buaya Terbakar, Respon Cepat Damkar Jinakkan Api dalam 15 Menit

News | Senin, 14 September 2026 | 12:44 WIB

Donald Trump Prioritaskan Isu Nuklir Iran dibanding Jalur Selat Hormuz

Donald Trump Prioritaskan Isu Nuklir Iran dibanding Jalur Selat Hormuz

News | Senin, 14 September 2026 | 12:44 WIB

×