Varises Bisa Picu Pembekuan Darah, Hindari Faktor Risikonya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 22 April 2021 | 15:12 WIB
Varises Bisa Picu Pembekuan Darah, Hindari Faktor Risikonya!
Ilustrasi varises (shutterstock)

Suara.com - Sebagian besar orang pasti memiliki varises yang terlihat sebagai vena menonjol tak normal di kaki. Varises ini bisa menyebabkan banyak masalah kesehatan, termasuk kaki terasa sakit, pergelangan kaki bengkak, perubahan warna kulit atau gatal, luka terbuka, ulkus kaki, dan pembekuan darah.

Orang dengan varises tersembunyi juga akan mengalami dampak yang sama. Tapi karena varises mereka tersembunyi lebih dalam di bawah kulit, mereka sering tak menyadari adanya varises di kakinya.

Varies ini terjadi ketika katup di pembuluh darah kaki berhenti bekerja dengan baik. Profesor Mark Whiteley, konsultan bedah vena mengatakan varises ini menghentikan aliran satu arah dari kaki ke jantung. Pada gilirannya, varises akan membuat darah turun ke pembuluh darah ketika Anda berdiri.

Whiteley menyebut aliran balik ini refluks, yang bisa meregangkan dinding vena dan menyebabkan peradangan. Whiteley pun membahas kisah seorang wanita tua yang memiliki varises karena kosmetik.

Penelitian telah menunjukkan bahwa varises yang tidak diobati bisa bertambah buruk. Karena, darah di dalam varises bisa menggumpal, menyebabkan benjolan keras, merah dan nyeri di kaki yang disebut flebitis.

Ilustrasi penyakit varises (Shutterstock)
Ilustrasi penyakit varises (Shutterstock)

Walaupun dokter sering memberikan antibiotik untuk mengatasi kondisi ini. Antibiotik tidak berpengaruh sama sekali, karena tidak ada infeksi dan hanya gumpalan. Perawatan medis yang benar adalah rujukan ke spesialis untuk pemindaian ultrasonografi dupleks vena.

Jika bekuan darah sudah jauh dari vena dalam, maka Anda perlu obat anti-inflamasi dan pendukung. Jika bekuan darah berada di dekat vena dalam, maka Anda perlu anti-koagulasi untuk mencegah trombosis vena dalam (DVT) dan emboli paru.

Namun dilansir dari Express, Whiteley percaya sangat sedikit pasien dengan flebitis yang dirujuk untuk melakukan pemindaian tersebut. Sehingga, mereka pun mengembangkan gumpalan di paru-paru yang seharusnya bisa dihindari.

Varises juga dapat menyebabkan ulkus tungkai, yaitu luka terbuka di mana kulit mengalami kerusakan dan sulit disembuhkan. Kondisi ini memungkinkan bakteri masuk ke dalam daging, yang menyebabkan infeksi dan nyeri berulang.

Ada 4 faktor yang meningkatkan risiko seseorang mengembangkan varises, antara lain:

  1. Bertambah usia
  2. Kehamilan
  3. Sejarah keluarga
  4. Duduk terlalu lama

Tapi, pilihan pengobatan varises ini bergantung pada keseluruhan pola masalah untuk mencegah vena datang kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Memburuk, Korban Pembacokan Dioperasi Setelah Darah 1 Liter Siap

Sempat Memburuk, Korban Pembacokan Dioperasi Setelah Darah 1 Liter Siap

News | Kamis, 22 April 2021 | 12:53 WIB

Regulator Obat Eropa Ungkap Kemungkinan Kaitan Vaksin dan Pembekuan Darah

Regulator Obat Eropa Ungkap Kemungkinan Kaitan Vaksin dan Pembekuan Darah

Health | Rabu, 21 April 2021 | 16:55 WIB

Studi: Pembekuan Darah Lebih Sering Karena Covid-19  Dibanding Vaksin

Studi: Pembekuan Darah Lebih Sering Karena Covid-19 Dibanding Vaksin

Health | Rabu, 21 April 2021 | 15:50 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB