Oxford Lakukan Uji Coba Vaksin Malaria, Terbukti Ampuh Hingga 77 Persen

Risna Halidi | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Senin, 26 April 2021 | 14:05 WIB
Oxford Lakukan Uji Coba Vaksin Malaria, Terbukti Ampuh Hingga 77 Persen
Ilustrasi vaksin malaria. (Shutterstock)

Suara.com - Vaksin malaria terbukti efektif 77 persen pada uji coba awal dan diklaim dapat menjadi terobosan untuk melawan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk tersebut.

Hal ini diungkap oleh tim peneliti dari Universitas Oxford, Inggris. Uji coba vaksin telah dilakukan pada 450 anak di Burkina Faso, Afrika Barat, dengan hasil menunjukkan adanya kemanjuran selama 12 bulan masa tindak lanjut.

Tidak hanya itu, uji coba juga dilakukan hampir 5.000 anak yang berusia antara lima bulan dan juga tiga tahun.

Melansir dari BBC, penyakit malaria telah membunuh lebih dari 400.000 orang dalam setahun di seluruh dunia. Penyakit ini juga lebih banyak menyerang pada anak-anak di benuda Afrika, tempat di mana akses kesehatan masih minim.

Meski banyak vaksin yang sudah uji coba selama bertahun-tahun, target uji coba pertama ini dapat menjadi andalan untuk menangkal penyakit malaria.

Penyakit malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit yang ditularkan manusia lewat gigitan nyamuk. Meski bisa dicegah dan disembuhkkan, namun WHO mengungkap ada 299 juta kasus di seluruh dunia pada tahun 2019, dan diikuti angka kematian sebesar 409.000 orang.

Penyakit ini umumnya memiliki gejala seperti demam, sakit kepala, dan badan menggigil. Jika tanpa adanya pengobatan, penyakit ini dapat berkembang cepat, sehingga bisa berakhir dengan risiko kematian.

Menurut direktur Jenner Institute dan profesor vaksinologi Universitas Oxford Adrian Hill, ia yakin vaksin malaria memiliki tingkat efektivitas sebesar 75 persen.

Pada tahun 2019, uji coba vaksin malaria telah dilakukan sebelum virus COVID-19 muncul. Bahkan, vaksin malaria butuh waktu lebih lama untuk memberi hasil yang kuat, karena adanya ribuan gen malaria.

Adrian Hill mengatakan, meski vaksin malaria butuh waktu yang lama, namun potensi vaksin tersebut memiliki dampak besar bagi kesehatan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisa Jadi Terobosan Baru, Peneliti Inggris Kembangkan Vaksin Malaria!

Bisa Jadi Terobosan Baru, Peneliti Inggris Kembangkan Vaksin Malaria!

Health | Senin, 26 April 2021 | 10:00 WIB

Pemerintah Targetkan Eliminasi Malaria 2030, Begini Strateginya

Pemerintah Targetkan Eliminasi Malaria 2030, Begini Strateginya

Health | Jum'at, 23 April 2021 | 20:10 WIB

Kemenkes: 80 Persen Kasus Malaria Terjadi di Papua

Kemenkes: 80 Persen Kasus Malaria Terjadi di Papua

Health | Jum'at, 23 April 2021 | 17:10 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB