Tabung Oksigen di Telah India Tersedia, Tapi Tantangan Covid-19 Belum Usai

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 26 April 2021 | 19:06 WIB
Tabung Oksigen di Telah India Tersedia, Tapi Tantangan Covid-19 Belum Usai
Oksigen. (Elements Envanto)

Suara.com - Mengingat situasi pandemi dan permintaan oksigen medis, pemerintah pada hari Senin mengatakan bahwa India memiliki cukup oksigen medis yang tersedia

Tetapi tantangannya adalah untuk mengangkutnya ke rumah sakit. Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Tambahan MHA Piyush Goyal menginformasikan di tengah lonjakan permintaan.

Sementara itu, berbicara mengenai ketersediaan oksigen di dalam negeri, Direktur AIIMS Randeep Guleria mengatakan, “Kita harus mengurangi jumlah kasus dan menggunakan sumber daya rumah sakit secara optimal. Penggunaan oksigen secara bijak sangat penting. Saat ini, ada kepanikan yang tidak perlu. "

Pemerintah lebih lanjut mengatakan bahwa banyak orang ditemukan menempati ranjang rumah sakit karena panik dan meminta orang untuk masuk hanya atas saran dokter.

Oksigen. (Elements Envanto)
Oksigen. (Elements Envanto)

Pusat tersebut telah meminta rumah sakit untuk penggunaan oksigen yang bijaksana dan untuk menutup kebocoran, jika ada, di tengah kekurangan yang dihadapi oleh pasien Covid-19.

Berbicara kepada pers, kementerian kesehatan serikat pada hari Senin mengatakan bahwa penelitian telah menunjukkan jika tidak ada tindakan jarak fisik yang diikuti, satu orang dapat menginfeksi hingga 406 orang dalam 30 hari, oleh karena itu, pemerintah telah mengimbau masyarakat untuk tidak panik atas Covid-19 saat ini- 19 situasi.

Seperti diketahui, India terus melaporkan penambahan kasus Covid-19 secara signfikan. Bahkan, seperti dilansir dari Aljazeera, sejumlah rumah sakit di Delhi sempat kehabisan tabung oksigen.

Beberapa rumah sakit di ibu kota India, New Delhi, kehabisan oksigen, membahayakan nyawa, kata wakil menteri kepala kota Manish Sisodia, karena kota itu berada dalam cengkeraman infeksi virus korona.

Hingga saat ini India telah melaporkan rekor global lebih dari 314.000 infeksi baru pada hari Kamis.

Sementara gelombang kedua yang brutal dari kasus virus corona membuat lebih banyak orang yang sakit ke dalam sistem perawatan kesehatan yang rapuh, beberapa kekurangan tempat tidur rumah sakit dan oksigen medis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar: 80 hingga 90 Persen Pasien Covid-19 Alami Gejala Ringan

Pakar: 80 hingga 90 Persen Pasien Covid-19 Alami Gejala Ringan

Health | Senin, 26 April 2021 | 18:59 WIB

Kasus KDRT Meningkat Selama Pandemi

Kasus KDRT Meningkat Selama Pandemi

Bekaci | Senin, 26 April 2021 | 18:43 WIB

Beragamnya Vaksin Covid-19 Generasi Baru, Berbentuk Pil hingga Spray Hidung

Beragamnya Vaksin Covid-19 Generasi Baru, Berbentuk Pil hingga Spray Hidung

Health | Senin, 26 April 2021 | 18:42 WIB

Terkini

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB