Waspada, Minum Alkohol Usai Suntik Vaksin Covid-19 Bisa Turunkan Kemanjuran

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 28 April 2021 | 14:34 WIB
Waspada, Minum Alkohol Usai Suntik Vaksin Covid-19 Bisa Turunkan Kemanjuran
wine, alkohol, minuman beralkohol (Pixabay/stevepb)

Suara.com - Vaksin Covid-19 yang telah diberi izin memang terbukti kemanjuran dan keamananannya. Namun, apa yang Anda lakukan sebelum atau sesudah vaksinasi ternyata bisa memengaruhi kemanjuran vaksin.

Melansir dari Eat This, asupan alkohol usai vaksinasi bisa memengaruhi kemanjuran vaksin. Dalam hal ini, banyak ahli menunjukkan bahwa minum satu atau dua gelas alkohol mungkin tidak akan merugikan. Namun minum berlebihan dapat berdampak negatif pada kekebalan yang mungkin mengganggu respons vaksin.

"Jika Anda benar-benar peminum yang moderat (ringan), maka tidak ada risiko minum-minum sekitar waktu vaksinasi," kata Ilhem Messaoudi, direktur Pusat Penelitian Virus di Universitas California, Irvine yang telah melakukan penelitian tentang efek alkohol pada respons imun.

"Tapi waspadalah dengan meminum alkohol dalam jumlah besar karena efeknya pada semua sistem biologis, termasuk sistem kekebalan," imbuhnya.

Menurut Pedoman Diet untuk Orang Amerika tahun 2020-2025, minum dalam jumlah sedang didefinisikan sebagai 2 minuman atau kurang dalam sehari untuk pria atau 1 minuman atau kurang dalam sehari untuk perempuan. Minum berat dianggap empat minuman atau lebih setiap hari untuk pria dan tiga atau lebih minuman untuk perempuan.

Ilustrasi wanita minum alkohol (Pixabay/Concord90)
Ilustrasi wanita minum alkohol (Pixabay/Concord90)

Meskipun tidak ada penelitian seputar alkohol dan vaksin Covid-19, namun penelitian sebelumnya menemukan bahwa konsumsi alkohol dalam jumlah besar berdampak negatif pada kekebalan dan dapat membuat Anda lebih rentan terhadap infeksi bakteri dan virus. Namun, minum dalam jumlah sedang tidak memiliki efek yang merugikan tersebut.

Dr. Hewlett dari University of Nebraska Medical Center juga menunjukkan bahwa banyak minum dan mabuk sehari usai vaksinasi berpotensi memperkuat efek samping vaksin.

"Meminum segelas sampanye mungkin tidak akan menghambat respons kekebalan apa pun, masalahnya jika minum banyak," kata Hewlett.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai 2 Kali Disuntik Vaksin Covid, Warga AS Bebas Keluar Rumah Tanpa Masker

Usai 2 Kali Disuntik Vaksin Covid, Warga AS Bebas Keluar Rumah Tanpa Masker

News | Rabu, 28 April 2021 | 12:42 WIB

AS Bolehkan Warga yang Sudah 2 Kali Divaksin Lepas Masker di Tempat Terbuka

AS Bolehkan Warga yang Sudah 2 Kali Divaksin Lepas Masker di Tempat Terbuka

News | Rabu, 28 April 2021 | 12:05 WIB

Angka Kematian Kanker Serviks Meningkat, Banyak Perempuan Belum Vaksin HPV

Angka Kematian Kanker Serviks Meningkat, Banyak Perempuan Belum Vaksin HPV

Health | Rabu, 28 April 2021 | 10:35 WIB

Terkini

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB