Waspada, Orang dengan 4 Kondisi Berikut Lebih Mungkin Kena Covid-19 Parah

Cesar Uji Tawakal | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 29 April 2021 | 17:35 WIB
Waspada, Orang dengan 4 Kondisi Berikut Lebih Mungkin Kena Covid-19 Parah
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Semua orang pada dasarnya memiliki risiko terinfeksi Covid-19. Namun orang-orang dengan kondisi tertentu bisa mengalami risiko yang lebih tinggi secara signifikan.

Melansir dari Medical Xpress, berikut beberapa kondisi yang membuat seseorang lebih rentan untuk terinfeksi Covid-19, antara lain:

1. Usia yang lebih tua

Orang dari segala usia, bahkan anak-anak dapat tertular Covid-19. Tapi Covid-19 paling sering menyerang orang dewasa paruh baya dan lebih tua. Risiko munculnya gejala parah meningkat seiring bertambahnya usia dengan mereka yang berusia 85 tahun ke atas berada pada risiko tertinggi gejala serius.

2. Orang dengan masalah paru-paru termasuk asma

Covid-19 menargetkan paru-paru, jadi Anda cenderung mengembangkan gejala yang parah jika Anda sudah memiliki masalah kesehatan paru-paru, seperti:

  • Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)
  • Kanker paru-paru
  • Fibrosis kistik
  • Fibrosis paru
  • Asma sedang sampai berat

2. Orang dengan penyakit jantung

Penyakit jantung dapat membuat Anda lebih mungkin mengembangkan gejala Covid-19 yang parah. Beberapa masalah kesehatan jantung yang bisa meningkatkan risiko antara lain:

  • Kardiomiopati
  • Hipertensi paru
  • Penyakit jantung bawaan
  • Gagal jantung
  • Penyakit arteri koroner

3. Diabetes dan obesitas

Diabetes tipe 1 atau tipe 2 dapat meningkatkan risiko gejala Covid-19 parah. Kelebihan berat badan, obesitas, atau obesitas parah juga meningkatkan risiko ini.

Diabetes dan obesitas sama-sama mengurangi efisiensi sistem kekebalan seseorang.

4. Kanker dan kelainan darah tertentu

Orang yang saat ini menderita kanker berisiko lebih tinggi terkena Covid-19 yang lebih parah. Risiko ini dapat bervariasi, tergantung pada jenis kanker dan jenis perawatan yang Anda terima.

Anemia sel sabit adalah kondisi lain yang meningkatkan risiko gejala Covid-19 yang parah. Kelainan bawaan ini menyebabkan sel darah merah Anda menjadi keras, lengket, dan berbentuk seperti huruf C. Kelainan darah bawaan lainnya yang disebut talasemia juga mungkin membuat Anda mengalami gejala Covid-19 yang serius.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tambah 5.833 Kasus, Pasien Positif Covid-19 Indonesia jadi 1.662.868 Orang

Tambah 5.833 Kasus, Pasien Positif Covid-19 Indonesia jadi 1.662.868 Orang

News | Kamis, 29 April 2021 | 17:08 WIB

Satgas Covid-19 Izinkan Wisata Selama Libur Lebaran, Tapi Ada Syaratnya

Satgas Covid-19 Izinkan Wisata Selama Libur Lebaran, Tapi Ada Syaratnya

Health | Kamis, 29 April 2021 | 17:05 WIB

Wanita Tidak Berisiko Tinggi Alami Pembekuan Darah Usai Vaksin, Kenapa?

Wanita Tidak Berisiko Tinggi Alami Pembekuan Darah Usai Vaksin, Kenapa?

Health | Kamis, 29 April 2021 | 16:45 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB