alexametrics

Dokter: Turun Berat Badan 10 Persen, Kadar Lemak Perut Hilang 30 Persen

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati
Dokter: Turun Berat Badan 10 Persen, Kadar Lemak Perut Hilang 30 Persen
lemak perut, obesitas, perut buncit (Pixabay/jarmoluk)

Dokter mengungkap manfaat besar menurunkan berat badan. Tak butuh diet drastis, turun hanya 10 persen saja bisa sangat membantu tubuh Anda.

Suara.com - Dokter mengungkap manfaat besar menurunkan berat badan. Tak butuh diet drastis, turun hanya 10 persen saja bisa sangat membantu tubuh Anda.

Menjaga berat badan penting untuk kesehatan bukan sekadar untuk penampilan. Kegemukan bisa jadi pertanda bahwa massa lemak dalam tubuh telah berlebih. Area perut bisa jadi salah satu tempat penyimpanan lemak berlebih, sehingga membuat buncit.

Dokter spesialis penyakit dalam prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD-KEMD., mengatakan, perut buncit beresiko sebabkan gangguan metabolisme tubuh.

"Timbunan lemak pada perut itu menyebabkan resiko yang lebih besar terhadap metabolisme, tekanan darah lebih tinggi, gangguan lemak darah. Kemudian terjadi gula darah yang meningkat, kecenderungan menjadi penyakit jantung yang lebih tinggi," jelas dokter Suastika dalam webinar daring bersama klik Dokter, Kamis (29/4/2021).

Baca Juga: Jaga Kekebalan Selama Puasa, Yuk Konsumsi Lima Makanan Kaya Omega-3 Berikut

Memperbaiki timbunan lemak perut bisa dengan cara olahraga atau diet. Tak perlu hingga diet ketat.

Menurut dokyer Suastika, jika bisa menurunkan sebesar 5 sampai 10 persen dari berat badan awal, sebetulnya telah mengurangi 30 persen dari jaringan lemak yang ada di perut.

Sehingga perbaikan juga akan terjadi pada hampir semua faktor resiko terkait kegemukan juga menurunkan resiko penyakit kardiovaskuler.

"Jadi kalau misalnya berat badan awal 70 kilo, ini sudah kelebihan berat badan, kalau 5 sampai 10 persen itu sekitar 3 kilo. Bisa dicapai dalam 6 bulan, itu enggak apa-apa. Secara perlahan yang penting tetap dipertahankan," ucapnya.

Ketua umum Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (Perkeni) itu mengingatkan, tak perlu melakukan diet ketat. Terpenting tetap menerapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan aktivitas fisik secara rutin.

Baca Juga: 3 Manfaat Makan Kelapa Muda Saat Berbuka Puasa, Turunkan Berat Badan!

Komentar