Bayi yang Lahir dari Ibu Positif Covid-19 Kecil Kemungkinan Tertular Corona

Bimo Aria Fundrika

Senin, 03 Mei 2021 | 16:30 WIB
Bayi yang Lahir dari Ibu Positif Covid-19 Kecil Kemungkinan Tertular Corona
Ilustrasi perempuan hamil. (Shutterstock)

Suara.com - Selama ini ada kekhawatiran bahwa bayi yang dilahirkan oleh perempuan positif Covid-19 bisa menularkan penyakit tersebut.

Kini sebuah studi baru mendukung pedoman bahwa bayi yang lahir dari ibu yang terinfeksi virus corona tidak boleh dipisahkan setelah melahirkan.

Para peneliti di Karolinska Institutet dan Badan Kesehatan Masyarakat Swedia mengatakan bahwa meski bayi lahir dari ibu yang dites positif Covid-19 kemungkinan besar lahir lebih awal, hanya sedikit yang benar-benar sakit akibat virus corona sendiri.

Studi yang dipublikasikan di JAMA, menganalisis hampir 90.000 kelahiran yang terjadi di Swedia antara 11 Maret 2020 dan 31 Januari 2021. Dalam data tersebut, para peneliti mengidentifikasi 2.323 bayi yang lahir dari ibu yang positif SARS-CoV-2.

Sekitar sepertiga dari ibu dalam subset ini dites positif mendekati atau tepat setelah melahirkan, dan hanya 21 persen bayi yang dites positif terkena virus dalam 28 hari pertama setelah melahirkan. Mayoritas bayi yang dites positif tidak memiliki gejala, menurut penelitian yang dipublikasikan di EurekAlert.org.

Ilustrasi virus corona anak. [Tauseef Mustafa/AFP]
Ilustrasi virus corona anak. [Tauseef Mustafa/AFP]

Para peneliti mengatakan bukti mendukung pedoman yang dikeluarkan WHO bahwa ibu dan bayi baru lahir yang positif COVID-19 tidak perlu dipisahkan setelah lahir.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) telah mengeluarkan panduan untuk ibu yang sakit dengan Covid-19 tetapi memilih untuk bersama dengan bayinya seperti mencuci tangan dengan sabun dan air selama 20 detik, menggunakan pembersih tangan dan memakai masker. dalam jarak 6 kaki dari bayi.

Pedoman terkini di Swedia, tempat studi itu berbasis, juga menyatakan bahwa bayi yang lahir dari perempuan yang dites positif virus Corona saat hamil atau selama persalinan tidak perlu dipisahkan dari ibunya setelah lahir.

“Memisahkan bayi yang baru lahir dari ibunya merupakan intervensi serius dengan konsekuensi negatif bagi kesehatan ibu dan bayinya yang harus ditimbang dengan kemungkinan manfaatnya,” Mikael Norman, profesor pediatri di Departemen Ilmu Klinik, Intervensi dan Teknologi di Karolinska Institutet, dan salah satu peneliti utama mengatakan dalam rilis berita yang diposting ke EurekAlert.org.

baca juga

“Studi kami menunjukkan bahwa ibu dan bayi dapat dirawat bersama dan menyusui dapat direkomendasikan tanpa membahayakan kesehatan bayi. Ini adalah kabar baik bagi semua perempuan hamil, bayinya, serta staf pascakelahiran dan neonatal. "

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Temukan Mumi Perempuan Hamil Pertama di Dunia

Ilmuwan Temukan Mumi Perempuan Hamil Pertama di Dunia

News | Senin, 03 Mei 2021 | 11:59 WIB

Ibu Hamil Pandeglang Jatuh Bayi Kembar Meninggal, Ini Penyebabnya

Ibu Hamil Pandeglang Jatuh Bayi Kembar Meninggal, Ini Penyebabnya

Banten | Senin, 03 Mei 2021 | 11:47 WIB

Viral Wanita Mengaku Giginya Rusak Akibat Efek Samping Hamil, Lho Kok Bisa?

Viral Wanita Mengaku Giginya Rusak Akibat Efek Samping Hamil, Lho Kok Bisa?

Health | Senin, 03 Mei 2021 | 09:58 WIB

Terkini

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:15 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB