Heboh Kasus Sate Beracun, Kenali Tanda-Tanda Orang Keracunan Sianida!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 04 Mei 2021 | 17:18 WIB
Heboh Kasus Sate Beracun, Kenali Tanda-Tanda Orang Keracunan Sianida!
Ilustrasi sate [shutterstock]

Suara.com - Kasus sate beracun sianida yang menewaskan seorang bocah SD asal Sewon, Bantul bernama Naba Faiz Prasetya (10) tengah menjadi perhatian. Kasus ini bermula dari pelaku Nani Aprilliani (25) yang menggunakan jasa Bandiman (47) seorang driver ojol secara offline.

Nani meminta Bandiman untuk mengantarkan sate yang sudah dicampur dengan racun sianida ke rumah Aiptu Tomy, targetnya. Ia juga meminta Bandiman menyampaikan kepada Tomy, bahwa sate itu kiriman dari Hamid, warga Pakualaman.

Karena merasa tak memiliki kerabat bernama Hamid, Tomy pun menolak paket sate yang diantarkan Bandiman. Lantas, Bandiman membawa pulang sate itu untuk dimakan bersama Istri dan anak-anaknya.

Nahasnya, anak bungsu Bandiman justru yang memakan sate beracun itu hingga meninggal dunia. Sebelum meninggal, Naba sempat terjatuh dan dilarikan ke RSUD Kota Yogyakarta, tetapi nyawanya tidak tertolong.

Sebenarnya, orang yang keracunan sianida ini cukup sulit dikenali. Karena, efek sianida sangat mirip dengan efek dari kekurangan napas. Sebab, racun sianida bekerja dengan cara memberhentikan sel pada tubuh dari menggunakan oksigen untuk bertahan hidup.

Polisi menunjukkan NA (25) warga Majalengka terduga pelaku pengiriman sate beracun yang menewaskan Naba Faiz Prasetya (10) saat rilis kasus di Polres Bantul, D.I Yogyakarta, Senin (3/5/2021).  ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko
Polisi menunjukkan NA (25) warga Majalengka terduga pelaku pengiriman sate beracun yang menewaskan Naba Faiz Prasetya (10) saat rilis kasus di Polres Bantul, D.I Yogyakarta, Senin (3/5/2021). ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

Adapun tanda-tanda orang sedang keracunan sianida dilansir dari Hellosehat, antara lain:

  1. Lemas
  2. Bingung
  3. Tingkah laku aneh
  4. Kantuk berlebihan
  5. Koma
  6. Sesak napas
  7. Sakit kepala
  8. Pening

Semua kondisi itu bisa terjadi bersamaan bila seseorang keracunan sianida dalam jumlah tinggi. Pada orang yang keracunan sianida mendadak dan langsung akut, biasanya akan mengalami efek dramatis.

Racun sianida akan langsung menyerang jantung dan menyebabkan korban pingsan. Racun sianida ini juga akan menyerang otak dan mengakibatkan koma.

Sedangkan, keracunan sianida akibat efek jangka panjang atau faktor lingkungan biasanya tidak mendapat serangan yang langsung akut. Selain itu, kulit orang yang keracunan sianida biasanya berubah warna menjadi merah muda atau merah ceri.

Perubahan warna kulit itu disebabkan oleh oksigen yang tidak bisa sampai ke sel dan tetap tinggal di darah. Orang itu juga akan bernapas dengan cepat dan memiliki detak jantung cepat atau sangat lambat.

Satu hal yang bisa menjadi perhatian Anda adalah bau napas orang yang keracunan sianida biasanya seperti almond pahit. Pada kondisi ini, sebaiknya Anda segera mencari pertolongan medis dan jangan bertindak sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta  Baru Sate Sianida Nani Apriliani, Sudah Nikah Siri dengan Aiptu Tomi

Fakta Baru Sate Sianida Nani Apriliani, Sudah Nikah Siri dengan Aiptu Tomi

Bali | Selasa, 04 Mei 2021 | 15:30 WIB

Motif Sakit Hati, Kriminolog UGM Saran Periksa Kejiwaan Pelaku Sate Beracun

Motif Sakit Hati, Kriminolog UGM Saran Periksa Kejiwaan Pelaku Sate Beracun

Jogja | Selasa, 04 Mei 2021 | 15:23 WIB

Ditangkap Saat Ultah, Nani Dikenal Baik Tetangga dan Nikah Siri dengan Tomy

Ditangkap Saat Ultah, Nani Dikenal Baik Tetangga dan Nikah Siri dengan Tomy

Jogja | Selasa, 04 Mei 2021 | 13:57 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB